ASPEK.ID, SEKADAU – Tim SAR gabungan memastikan seluruh korban helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air yang jatuh di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, telah ditemukan. Total delapan orang di dalam helikopter dilaporkan meninggal dunia.
Per Jumat (17/4) dini hari WIB, lima korban telah berhasil dievakuasi. Sementara tiga lainnya masih berada di dalam badan helikopter yang mengalami kerusakan parah.
“Total delapan penumpang sudah ditemukan, semuanya dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kasat Reskrim Polres Sekadau Iptu Zainal Abidin, yang turut ikut proses pencarian di lokasi kejadian, Jumat (17/4).
Proses evakuasi menghadapi kendala berat. Lokasi jatuhnya helikopter berada di medan terjal, sehingga tim harus menggunakan peralatan khusus untuk memotong badan pesawat.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, hingga tim gabungan lainnya.
Saat ini, fokus utama tim adalah mengevakuasi seluruh korban agar bisa segera dibawa keluar dari lokasi kejadian.
“Karena kondisinya tidak memungkinkan, kami lanjutkan [Jumat] pagi nanti,” ujar Zainal.
Helikopter tersebut diketahui mengangkut delapan orang, terdiri dari dua kru yakni Capt. Marindra W sebagai pilot dan Harun Arasyid sebagai engineer on board (EOB). Selain itu, terdapat enam penumpang, yakni Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito. []
























