• Latest
  • Trending
DPR Resmikan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI 2026-2031

Mau Ikut Skema LCT RI-China, Himbara Minta Dukungan Penuh BI

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

OJK Perkuat Stabilitas Keuangan dan Reformasi Pasar Modal

LRT Cibubur-Cawang Segera Uji Coba

Subsidi Transjakarta, MRT & LRT di Jakarta Habiskan Rp6,5 Triliun

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BGN Percepat Buka Dapur di Daerah 3T

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Eks Mendag Lufti: Perusahaan Berkantor di Singapura Terlibat Karhutla di RI

Ini Program Prioritas Rosan Roeslani Wamen BUMN

2 Tahun Prabowo-Gibran Investasi Rp3.923 Triliun Serap 5 Juta Pekerja

Kabar Duka, Mantan KSAD di Era Tiga Presiden Dikabarkan Meninggal Dunia

Jenderal (Purn) Subagyo HS Dimakamkan di Taman Kalibata

Survei: Kepercayaan Publik Terhadap Prabowo-Gibran  63,2%, Modal Sosial yang Sangat Berharga

2 Tahun Prabowp-Gibran 20 Oktober Mahasiswa Demo di 2 Lokasi

Kabar Duka, Mantan KSAD di Era Tiga Presiden Dikabarkan Meninggal Dunia

Kabar Duka, Mantan KSAD di Era Tiga Presiden Dikabarkan Meninggal Dunia

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

Survei BI: Aktivitas Bisnis RI Tetap Tumbuh, tapi Melambat

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Maruli Simanjutak Terima Jabatan Kepala BNPP

Maruli Simanjutak Terima Jabatan Kepala BNPP

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

DPR Desak Menhut Mundur Jika Tak Bisa Tangani Karhutla

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Mau Ikut Skema LCT RI-China, Himbara Minta Dukungan Penuh BI

by Muhammad Fadhil
Juni 3, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI, NEWS
DPR Resmikan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI 2026-2031

Thomas Djiwandono, deputi gubernur Bank Indonesia. Foto: Akmalal Hamdhi

ASPEK.ID, JAKARTA – Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam skema local currency trade (LCT) antara Indonesia dan China. Namun, bank-bank pelat merah itu mengajukan syarat berupa dukungan penuh likuiditas mata uang yuan dari Bank Indonesia (BI).

Perwakilan Himbara yang juga Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Putrama Wahju Setyawan, mengatakan kebutuhan dukungan tersebut telah disampaikan langsung kepada Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono.

“Ada sebuah syarat yang saya sampaikan kepada Pak Thomas Djiwandono, yaitu bahwa bank di dalam negeri nanti yang akan terlibat dalam LCT ini, membutuhkan 100% dukungan likuiditas CNY atau Yuan dari Bank Indonesia,” ujar Putrama, Rabu (3/6).

BacaJuga

OJK Perkuat Stabilitas Keuangan dan Reformasi Pasar Modal

Subsidi Transjakarta, MRT & LRT di Jakarta Habiskan Rp6,5 Triliun

BGN Percepat Buka Dapur di Daerah 3T

Eks Mendag Lufti: Perusahaan Berkantor di Singapura Terlibat Karhutla di RI

2 Tahun Prabowo-Gibran Investasi Rp3.923 Triliun Serap 5 Juta Pekerja

Jenderal (Purn) Subagyo HS Dimakamkan di Taman Kalibata

Menurut Putrama, dukungan likuiditas diperlukan agar perbankan nasional dapat berperan optimal dalam menjaga kelancaran transaksi perdagangan menggunakan mata uang lokal. Terlebih, nilai perdagangan antara Indonesia dan China tergolong sangat besar.

Ia menjelaskan pengembangan skema LCT saat ini dilakukan bersama BI dan nantinya akan melibatkan tiga otoritas moneter, yakni Bank Indonesia, Bank Sentral China, dan Bank Sentral Hong Kong.

“Kita memahami bahwa beberapa transaksi kita cukup besar katakanlah dengan china cukup besar, sehingga saat ini kami mengembangkan bersama dengan BI local currency trade. Ini melibatkan, nanti akan melibatkan tiga otoritas, tiga sentral bank, yaitu Bank Indonesia, kemudian Sentral Bank China, dan juga Sentral Bank Hong Kong untuk kita bisa melakukan local currency trade,” jelasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang pada penutupan perdagangan Selasa (2/6) berada di level Rp 17.839 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sebagai informasi, Indonesia dan China telah menyepakati penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan dan investasi bilateral. Gubernur BI Perry Warjiyo sebelumnya mengungkapkan bahwa nilai transaksi LCT antara kedua negara terus meningkat.

Pada tahun lalu, nilai transaksi LCT Indonesia-China tercatat melampaui US$ 25 miliar per tahun. Sementara pada tahun ini, nilai transaksi bulanannya telah mencapai sekitar US$ 3,7 miliar.

BI juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah bank dan otoritas moneter di China agar transaksi yuan dapat dilakukan secara langsung di Indonesia. Dengan skema tersebut, masyarakat maupun pelaku usaha dapat melakukan transaksi yuan di dalam negeri, baik untuk transaksi spot, swap, maupun forward. []

Komentar
Share19Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

OJK Perkuat Stabilitas Keuangan dan Reformasi Pasar Modal

ASPEK.IF, JAKARTA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan kesiapannya mengawal stabilitas sektor finansial agar semakin berdampak langsung pada pembangunan nasional.  ...

LRT Cibubur-Cawang Segera Uji Coba

Subsidi Transjakarta, MRT & LRT di Jakarta Habiskan Rp6,5 Triliun

ASPEK.ID, Jakarta - Pemprov Jakarta diminta memperketat efisiensi dan efektivitas alokasi Public Service Obligation (PSO) sektor transportasi. Demikian permintaan Fraksi...

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BGN Percepat Buka Dapur di Daerah 3T

ASPEK.ID, JAKARTA, – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan Badan Gizi Nasional (BGN) mempercepat aktivasi Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In