ASPEK.ID, JAKARTA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi melantik 555 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Mereka menjadi angkatan pertama ASN yang direkrut khusus untuk mendukung pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan di ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono pada Selasa (9/6). Basuki mengatakan seluruh PNS yang dilantik akan bertugas di lingkungan Otorita IKN.
“CPNS yang dilantik menjadi PNS angkatan pertama bertugas di Otorita IKN,” katanya.
Menurut Basuki, tantangan yang dihadapi para ASN tersebut bukan hanya terkait pembangunan fisik Nusantara, tetapi juga membangun ekosistem pemerintahan dan kehidupan masyarakat di ibu kota negara yang baru.
Karena itu, ia meminta para ASN menginternalisasi empat karakter utama sebagai insan Otorita IKN. Keempatnya meliputi kompetensi, keberanian yang dilandasi integritas, loyalitas profesional, serta kemampuan berinovasi.
Basuki menegaskan integritas harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas. Sebab, jabatan yang diemban ASN bukan sekadar status administratif, melainkan amanah yang harus dijaga selama masa pengabdian.
Selain itu, loyalitas profesional juga dinilai penting. Loyalitas tersebut harus ditujukan pada profesi, tugas, dan tanggung jawab yang diemban, bukan pada kepentingan lain di luar pekerjaan.
Ia juga mendorong ASN Otorita IKN untuk mampu berpikir kreatif dan menghadirkan berbagai terobosan dalam menyelesaikan tantangan pembangunan di lapangan.
Sebanyak 555 PNS yang dilantik berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan rentang usia 20 hingga 35 tahun. Kehadiran mereka menjadi tonggak awal bagi Otorita IKN dalam membangun birokrasi yang direkrut dan dibina secara khusus untuk kebutuhan ibu kota baru.
“Pegawai direkrut dan dibina secara khusus untuk mendukung pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan di IKN,” ujarnya.
Sebelum resmi menyandang status PNS, para CPNS tersebut lebih dulu menjalani pembinaan dan persiapan yang didampingi Grup 4 Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Program itu ditujukan untuk membentuk kedisiplinan, kekompakan, serta karakter sebagai aparatur negara yang akan bertugas di IKN.
Basuki menambahkan ASN Otorita IKN tidak hanya berperan sebagai pegawai pemerintah, tetapi juga menjadi representasi identitas dan semangat baru yang tengah dibangun di Nusantara. []
























