Jakarta – Temuan terkait merosotnya elektabilitas dan tingkat kepuasan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo menjadi sorotan media internasional. Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mengalami penurunan tajam dalam sembilan bulan terakhir.
Kantor berita Reuters melaporkan temuan tersebut dalam artikel berjudul “Indonesia’s Prabowo approval rating drops to 51.1% in survey finds”.
Survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terbaru, angka kepuasan publik merosot dari 81,2 persen pada survei November 2025 menjadi 51,1 persen pada survei Juli 2026.
Penurunan ini dibarengi dengan merosotnya penilaian positif masyarakat terhadap berbagai sektor krusial. Penilaian positif atas kondisi ekonomi nasional anjlok dari 40 persen pada November 2025 menjadi 15,7 persen pada Juli 2026.
Tren negatif serupa terjadi pada sektor politik dan penegakan hukum. Penilaian positif terhadap kondisi politik nasional turun dari 35,8 persen menjadi 13,5 persen, sementara penilaian positif atas penegakan hukum merosot dari 42,5 persen menjadi 26,4 persen dalam periode yang sama.























