• Latest
  • Trending
Komdigi Luncurkan e-Katalog Prangko 2025 Berbasis NFT dan AR

Menkomdigi: Radikalisme Digital Disamarkan dalam Bentuk Janji Bantuan

Masyarakat Pilih Bawa Tumbler Dapat Potongan Harga Kopi

Masyarakat Pilih Bawa Tumbler Dapat Potongan Harga Kopi

Dari Bendungan hingga Labuan Bajo, Jejak Jokowi yang Sulit Dipisahkan dari NTT

Dari Bendungan hingga Labuan Bajo, Jejak Jokowi yang Sulit Dipisahkan dari NTT

Eks Jubir KPK Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie

Kuasa Hukum Febrie Diansyah Tantang Kejagung Ungkap Pemilik 74 Kg Emas

Istana Janjikan Tukin Guru dan Nakes 3T Naik

Istana Janjikan Tukin Guru dan Nakes 3T Naik

Radio Merah Putih Promosi Kopdes Mengudara

Kemenhan Wisuda 33.785 Calon Manajer Kopdes

Beda Penampilan, Jokowi Berangkat ke NTT Tanpa Kemeja dan Topi PSI

Beda Penampilan, Jokowi Berangkat ke NTT Tanpa Kemeja dan Topi PSI

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Pilot Maskapai Asing Diciduk di Soetta, Selundupkan 25 Kg Ekstasi

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Bank Indonesia Sulap 5 Ton Uang Rupiah Tak Layak Edar Jadi Bahan Bakar Semen

Bank Indonesia Sulap 5 Ton Uang Rupiah Tak Layak Edar Jadi Bahan Bakar Semen

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Jelaskan  OTT Lebih Banyak Jerat Bupati daripada Gubenur

Mensesneg: Prabowo Terima Pengunduran Gubernur BI; Destry Damayanti Ganti Perry Warjiyo

Prabowo Beri Sinyal Usulkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Definitif

3 Faktor Proyek MRT Jakarta Fase 2 Bakal Molor

MRT Jakarta Investasi Rp 300 Miliar Bangun Pedestrian Deck

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Juli 31, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Menkomdigi: Radikalisme Digital Disamarkan dalam Bentuk Janji Bantuan

by Aspek
Juli 30, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM
Komdigi Luncurkan e-Katalog Prangko 2025 Berbasis NFT dan AR

Dok. Komdigi

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan pola baru penyebaran radikalisme di ruang digital kini muncul dalam bentuk baru dengan modus perekrutan dengan menjanjikan bantuan untuk membangun kepercayaan korbannya.

Ia menjelaskan, penyebaran faham radikalisme kini tidak lagi melalui ajakan kebencian atau kekerasan, melainkan pendekatan yang tampak baik, seperti menawarkan bantuan, membangun kedekatan, hingga memberi harapan hidup yang lebih baik. Setelah kepercayaan terbentuk, korban perlahan diarahkan pada paham ekstrem.

BacaJuga

Masyarakat Pilih Bawa Tumbler Dapat Potongan Harga Kopi

Dari Bendungan hingga Labuan Bajo, Jejak Jokowi yang Sulit Dipisahkan dari NTT

Kuasa Hukum Febrie Diansyah Tantang Kejagung Ungkap Pemilik 74 Kg Emas

Istana Janjikan Tukin Guru dan Nakes 3T Naik

Kemenhan Wisuda 33.785 Calon Manajer Kopdes

Beda Penampilan, Jokowi Berangkat ke NTT Tanpa Kemeja dan Topi PSI

“Kekerasan dimulai dengan sebuah uluran tangan, bantuan pengobatan, pelunasan utang, pengiriman bantuan yang bersifat personal, lalu disusul janji-janji kesejahteraan. Setelah kepercayaan terbentuk, barulah mereka diarahkan pada paham yang ekstrem,” kata Meutya di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, kelompok radikal kini memanfaatkan pendekatan yang lebih halus dan personal untuk memengaruhi calon korbannya, terutama anak-anak dan kelompok rentan.

“Jadi janji-janji terhadap kesejahteraan sebagai contoh misalnya disini janji sekolah gratis sampai disana malah disuruh kawin,” ujar Meutya.

Meutya mengungkapkan bahwa pada Mei lalu, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berhasil menggagalkan upaya perekrutan terhadap 112 anak melalui satu platform digital.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa ruang digital terus dimanfaatkan kelompok radikal untuk mencari sasaran baru dengan berbagai modus yang semakin sulit dikenali.

Ia menilai perubahan perilaku pada anak akibat paparan konten di ruang digital tidak terjadi secara tiba-tiba. Perubahan perilaku terjadi secara perlahan sehingga sering kali tidak disadari oleh keluarga.

“Sedikit demi sedikit hubungan dengan orang tua mulai renggang. Cerita yang dulu terbuka menjadi semakin sedikit, hingga akhirnya tidak ada lagi komunikasi. Saat itulah kita sering terlambat menyadari bahwa telah terjadi perubahan yang serius,” ujarnya.

Menurut Meutya, perkembangan teknologi membuat radikalisasi semakin sulit dikenali. Kekuatan narasi yang berpadu dengan algoritma di ruang digital mampu membentuk ruang informasi sesuai preferensi pengguna.

Akibatnya, seseorang dapat terus menerima informasi yang memperkuat keyakinannya, meski tidak sesuai dengan fakta.

“Narasi dan algoritma ketika bersatu memunculkan sebuah ilusi algoritma sehingga fakta kemudian kalah dengan emosi atau keyakinan,” kata Meutya.

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Komdigi Beberkan Penyebab Kebocoran Data dan Serangan Siber di RI

Komdigi Beberkan Penyebab Kebocoran Data dan Serangan Siber di RI

Kebocoran data--terutama data pribadi--hingga serangan siber menjadi momok yang belum terselesaikan di era kemajuan digital Indonesia saat ini. Direktur Jenderal...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gibran Ungkap Kondisi Prabowo Usai Operasi Besar

Besok Sidang Kabinet Paripurna di Istana, 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Masyarakat Pilih Bawa Tumbler Dapat Potongan Harga Kopi

Masyarakat Pilih Bawa Tumbler Dapat Potongan Harga Kopi

Dari Bendungan hingga Labuan Bajo, Jejak Jokowi yang Sulit Dipisahkan dari NTT

Dari Bendungan hingga Labuan Bajo, Jejak Jokowi yang Sulit Dipisahkan dari NTT

Eks Jubir KPK Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie

Kuasa Hukum Febrie Diansyah Tantang Kejagung Ungkap Pemilik 74 Kg Emas

Istana Janjikan Tukin Guru dan Nakes 3T Naik

Istana Janjikan Tukin Guru dan Nakes 3T Naik

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In