• Latest
  • Trending
5 Orang Terkaya Pemilik Air Kemasan

Retno Marsudi Perkembangan AI Picu 2 Kali Kebutuhan Air

WNI Nomor 1 di Dunia Paling Malas Berjalan

Pejalan Kaki: Zebra Cross Lebih Dibutuhkan Daripada JPO

Cerita Sopir Truk Lompat ke Laut Saat KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar

Cerita Sopir Truk Lompat ke Laut Saat KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar

Persis Solo Rekrut 2 Pemain Asing Baru

Persis Solo Rekrut 2 Pemain Asing Baru

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

Dewas KPK Segera Periksa Staf Admin yang Jadi Tersangka Pemerasan

Usia 80 Tahun, Lula da Silva Maju Nyapres Lagi demi Periode Keempat

Usia 80 Tahun, Lula da Silva Maju Nyapres Lagi demi Periode Keempat

Prabowo Targetkan BUMN Tinggal 350 Unit Akhir 2026

Prabowo Terima PM Thailand Anutin di Istana Merdeka Sore Ini

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Bupati Bekasi Ade Kuswara Dituntut 7 Tahun Penjara, Abah Kunang 4 Tahun

Bupati Bekasi Ade Kuswara Dituntut 7 Tahun Penjara, Abah Kunang 4 Tahun

Ekspor Juli 2020 Lebih Tinggi dari Juni 2020

BPS: RI Inflasi Tahunan 2,88 Persen pada Juli 2026

33 Juta Keluarga Terima Beras pada 17 Agustus

33 Juta Keluarga Terima Beras pada 17 Agustus

HKI Sebutkan  Tantangan Utama Investasi di RI

HKI Sebutkan Tantangan Utama Investasi di RI

Harga Kopi Arabica Gayo Stabil

Enam Faedah Ngopi Saat Pagi Bagi Tubuh

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 3, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Retno Marsudi Perkembangan AI Picu 2 Kali Kebutuhan Air

by Aspek
Agustus 2, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
5 Orang Terkaya Pemilik Air Kemasan

Jakarta – Utusan Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Isu Air, Retno Marsudi mengungkapkan air merupakan salah satu elemen utama yang menopang pertumbuhan ekonomi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Bahkan, perkembangan AI saja diperkirakan mendorong kenaikan kebutuhan air hingga 129 persen di seluruh rantai nilainya (value chain).

BacaJuga

Pejalan Kaki: Zebra Cross Lebih Dibutuhkan Daripada JPO

Cerita Sopir Truk Lompat ke Laut Saat KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar

Persis Solo Rekrut 2 Pemain Asing Baru

Dewas KPK Segera Periksa Staf Admin yang Jadi Tersangka Pemerasan

Usia 80 Tahun, Lula da Silva Maju Nyapres Lagi demi Periode Keempat

Prabowo Terima PM Thailand Anutin di Istana Merdeka Sore Ini

“Artinya, kebutuhan air akan meningkat lebih dari dua kali lipat,” ungkapnya dalam Indonesia Net Zero Summit 2026, di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Sabtu (1/8/2026).

Sekitar 40 persen pusat data (data center) di dunia saat ini berada di kawasan yang mengalami tekanan ketersediaan air (high water stress). Tidak hanya itu, jumlah air tawar yang tersedia dan dapat dimanfaatkan manusia pun terus berkurang.

Kondisi ini praktis menjadi tantangan besar bagi pengembangan AI dan data center yang diprediksi akan menjadi tulang punggung ekonomi masa depan.

“Karena itu, tantangan terbesar bagi pengembangan AI dan pusat data—yang akan menjadi tulang punggung ekonomi masa depan—adalah bagaimana menggunakan air secara jauh lebih efisien,” tutur dia.

Selain ledakan AI, kebutuhan akan air juga terus meningkat untuk memenuhi kebutuhan penduduk, pertanian, pertanian, industri, maupun demi mendukung pertumbuhan ekonomi. Di sektor pangan misalnya, pada 2050 jumlah penduduk diperkirakan akan mencapai 9,7 miliar jiwa.

Untuk memenuhi kebutuhan seluruh penduduk tersebut, produksi pangan dunia harus meningkat sekitar 50 persen dibandingkan saat ini. Sebab, menurut Global Commission on the Economics of Water, untuk menjalani kehidupan yang layak (a dignified life), setiap orang membutuhkan sekitar 4.000 liter air setiap hari.

“Angka tersebut bukan hanya untuk kebutuhan air minum atau sanitasi. Jumlah itu juga mencakup seluruh air yang dibutuhkan untuk memproduksi makanan yang kita konsumsi, pakaian yang kita kenakan, energi yang kita gunakan, dan berbagai kebutuhan hidup sehari-hari,” sambungnya.

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bantu UMKM Indonesia, Google Kucurkan Rp155 Miliar

Google Perbaiki Celah Keamanan Chrome Berkat AI

Jakarta,- Google mengeklaim kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah membantu perusahaan menemukan dan memperbaiki lebih banyak celah keamanan di browser Chrome...

Alasan Investor Global Lirik RI

Alasan Investor Global Lirik RI

Jakarta - CEO Lippo Group, James Riady, menegaskan lanskap bisnis global saat ini tengah menaruh perhatian besar terhadap potensi ekonomi...

Bisnis di Indonesia Nomor 3 Siap Digitalisasi di Asia Tenggara

Menaker: Skill AI Kunci Kerja di Era Digital

Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli berbicara dalam pembukaan Pameran Kesempatan Kerja/Job Fair bertajuk AI Career Boost Day 2026 yang digelar...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In