• Latest
  • Trending
Pertama di Indonesia, BNI Terbitkan AT-1 Bond Rp8,6 Triliun

BNI Raih Rp10,8 Triliun di semester I 2026

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Heboh Makalah MBG Cantumkan Nama Prabowo, Qodari Buka Suara

Profil Pasek Senjaya Putra & Luki Theta Handayani, Direksi Baru Waskita Karya

Waskita MoU ANRI Perkuat Tata Kelola Kearsipan

Prabowo Kumpulkan Panglima TNI hingga Kepala Staf di Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Kumpulkan Panglima TNI hingga Kepala Staf di Istana, Ini yang Dibahas

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Kembali Panggil Rudy Tanoe di Kasus Korupsi Bansos Beras PKH

Rosan: RI-Arab Saudi Teken MoU Investasi

Rosan: RI-Arab Saudi Teken MoU Investasi

Peluang Said Iqbal Masuk Kabinet Menguat, Istana Masih Bahas Jabatan yang Cocok

Said Iqbal: Tidak ada Demo Buruh Selama Agustus – September

Gibran Tinjau Rehab Rekon Aceh

Gibran Tinjau Rehab Rekon Aceh

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

BRIN Paparkan Hasil Riset di depan Prabowo

Menkominfo: 3 Jurus Lawan Judi Online, Alamat IP Pindah-pindah

Kemensos: 1,49 Juta Penerima Bansos Main Judi Online

Prabowo Minta Antisipasi Dampak El Nino, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca

El Nino Hingga 2027, 49 Juta Warga Dunia Berisiko Rawan Pangan

AP I Sebut PCR Tak Turunkan Minat Turis ke Bali

Pasar Eropa Melemah, Turis Asing ke Bali Menurun

Sekjen DPR Indra Iskandar Menang Praperadilan, Status Tersangka Gugur

Hakim Tak Terima Praperadilan Ketiga Roy Suryo

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

BNI Raih Rp10,8 Triliun di semester I 2026

by Aspek
Agustus 5, 2026
in BERITA TERBARU, PERBANKAN
Pertama di Indonesia, BNI Terbitkan AT-1 Bond Rp8,6 Triliun

Menara BNI di Tanah Abang, Jakarta Pusat. [Dok. BNI]

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatat pertumbuhan kredit sebesar 24,4 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp968,5 triliun, yang juga mempengaruhi pertumbuhan laba perseroan menjadi Rp10,8 triliun di semester I 2026.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan perseroan terus memperkuat fundamental bisnis melalui strategi pertumbuhan yang berorientasi pada kualitas, penguatan bisnis inti, serta transformasi organisasi dan digital secara berkelanjutan.

BacaJuga

Heboh Makalah MBG Cantumkan Nama Prabowo, Qodari Buka Suara

Waskita MoU ANRI Perkuat Tata Kelola Kearsipan

Prabowo Kumpulkan Panglima TNI hingga Kepala Staf di Istana, Ini yang Dibahas

KPK Kembali Panggil Rudy Tanoe di Kasus Korupsi Bansos Beras PKH

Rosan: RI-Arab Saudi Teken MoU Investasi

Said Iqbal: Tidak ada Demo Buruh Selama Agustus – September

“Di tengah perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis, BNI mengarahkan sumber daya pada sektor dan ekosistem yang memiliki prospek pertumbuhan sehat. Pendekatan ini memungkinkan perseroan menjaga produktivitas aset sekaligus meningkatkan relevansi layanan bagi nasabah di setiap segmen,” ujar Putrama dalam pernyataan di Jakarta, Rabu (5/8/2026)

Ia menjelaskan arah pengembangan bisnis tersebut sejalan dengan agenda transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia yang menitikberatkan pada penguatan fundamental perusahaan, penerapan tata kelola yang profesional, serta penciptaan nilai secara berkelanjutan.

Dengan pertumbuhan kredit 24,4 persen, BNI mencatat rasio kredit bermasalah (non-performingloan/NPL) terjaga pada level 1,9 persen.

Direktur Keuangan dan Strategi BNI Hussein Paolo Kartadjoemena menjelaskan pertumbuhan kredit tersebut ditopang portofolio yang semakin terdiversifikasi pada berbagai sektor ekonomi dan segmen bisnis, mulai dari korporasi, menengah, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga konsumer.

“Peningkatan pendapatan tidak hanya berasal dari ekspansi kredit, tetapi juga dari pertumbuhan transaksi, solusi cashmanagement, layanan digital, serta aktivitas berbasis komisi lainnya. Diversifikasi sumber pendapatan ini penting untuk menjaga ketahanan profitabilitas BNI dalam berbagai kondisi siklus ekonomi,” kata Paolo.

Menurut dia, ekspansi kredit dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan prospek industri serta profil risiko masing-masing debitur guna menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas portofolio.

Komentar
Share11Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

BCA Kantongi Laba Rp29,5 Triliun pada semester I-2026

Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama entitas anak membukukan laba Rp29,5 triliun pada semester I-2026, ditopang pertumbuhan...

BNI Gulung Lapak 96 Kantor Cabang

BNI Bantah Minta Siswa Sakit ke Kantor BNI Urus PIP

Lubuk Pakam - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membantah pihaknya meminta seorang siswa yang sakit dibawa dengan...

Waspadai, Deflasi 5 Bulan Picu Lonjakan Kredit Bermasalah

Fenomena deflasi yang terjadi di Indonesia selama 5 bulan beruntun nyatanya dapat memicu kenaikan rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) perbankan. ...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In