Makassar – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, setiap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memperoleh fasilitas senilai Rp 3 miliar untuk menunjang operasional koperasi.
Nilai tersebut bukan diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan diwujudkan menjadi aset dan perlengkapan yang langsung dapat digunakan.
Pernyataan itu disampaikan Zulhas saat Seminar KDKMP di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (4/8/2026).
“Kita jelaskan uang Rp 3 miliar untuk apa, Rp 3 miliar itu dapat gedung 600 meter dengan segala perlengkapannya di situ, dapat mobil truk satu, dapat pikap satu, dapat bentor dua. Lumayan kan, ada barangnya,” ujar Zulhas dikutip dari TribunMakassar, Selasa.
Menurut Zulhas, paket fasilitas senilai Rp 3 miliar disiapkan agar Koperasi Merah Putih memiliki sarana memadai sejak awal beroperasi.
Gedung akan menjadi pusat kegiatan, sementara kendaraan digunakan untuk memperlancar distribusi barang, pengangkutan hasil pertanian, hingga pelayanan kepada masyarakat desa.
Mobil pikap disiapkan untuk mengantar barang ke rumah warga, sedangkan bentor atau becak motor roda tiga dapat dimanfaatkan sebagai kendaraan distribusi di wilayah desa. Zulhas juga menegaskan, seluruh aset koperasi menjadi milik desa dan masyarakat, bukan pemerintah pusat maupun pihak lain.
“Koperasi desa miliknya desa, bukan milik siapa-siapa karena uangnya desa, kopdes itu milik desa,” jelas Zulhas.
Pada masa awal operasional, pemerintah akan menugaskan Agrinas untuk mendampingi pengelolaan Koperasi Merah Putih selama dua tahun. Pendampingan tersebut mencakup penyediaan seorang manajer yang gajinya ditanggung negara.
“Cuma ini kan perlu diurus, tidak mungkin kades urus satu-satu makanya Agrinas minta waktu dua tahun bantu urus ini. Tapi saya sudah minta ke Agrinas, memang dibantu manajer 1 dibayar negara,” ungkap Zulhas.
Zulhas juga meminta seluruh pegawai Koperasi Merah Putih direkrut dari warga setempat agar dapat membuka lapangan pekerjaan baru di desa.
“Tapi saya minta seluruh pegawai lainnya nanti diputuskan bersama-sama pengurus koperasi yang di situ. Saya minta dilibatkan kades karena kades dewas,” imbuhnya.













