• Latest
  • Trending
Susul Singapura, Korea Selatan Alami Resesi

Prof Brian: Jika RI Mau Lepas dari Jebakan Kelas Menengah Harus Tiru Korea Selatan, India atau China

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

Prabowo Tambah Bedah Rumah dari 45 Ribu Jadi 400 Ribu Rumah

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Dua Anak Menteri Mundur dari Tenaga Ahli

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

KA Cepat Whoosh Obral Diskon Tiket Jakarta-Bandung

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

RI Impor BBM dari Singapura

13 Napi Lapas Narkotika Jakarta Dapat Kesempatan Kuliah S1 Teologi

WJP: Indeks Negara Hukum RI Anjlok

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

Di Mana MK  Cari Bukti Wapres Gibran Tidak Ditemukan Ijazah  Setara SMA?

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

KPK Janji Segera Panggil Ketiga Kali Menteri Nusron Wahid

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka, Hotman Paris Turun Mendampingi

Hotman Paris: Cara Singapura Melawan Indonesia

Wamen Nezar: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Lebih Solid

Wamen Nezar Patria: Komdigi Cermati Penyebaran Mini Drama Unsur Pornografi, Kekerasan Seksual, Hingga Perjudian

Wapres Gibran Minta Penguatan dari Pertamina untuk Pelaku UMKM

Wapres Gibran Minta Penguatan dari Pertamina untuk Pelaku UMKM

Perusahaan Tommy Soeharto IPO September

Bahlil: Pengurangan Gas ke Singapura Tak Langgar Kontrak

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Singapura Naikkan Usia Pensiun Hingga Umur 70 Tahun

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Prof Brian: Jika RI Mau Lepas dari Jebakan Kelas Menengah Harus Tiru Korea Selatan, India atau China

by Aspek
Oktober 27, 2026
in BERITA TERBARU, TEKNOLOGI
Susul Singapura, Korea Selatan Alami Resesi

[Image: Flickr]

 

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa percepatan pembangunan industri menjadi kunci utama bagi Indonesia untuk memanfaatkan bonus demografi dan keluar dari jebakan kelas menengah (middle-income trap).

Menurutnya, periode menuju tahun 2045 merupakan jendela kritis karena bonus demografi diperkirakan akan berakhir di sekitar waktu tersebut.

BacaJuga

Prabowo Tambah Bedah Rumah dari 45 Ribu Jadi 400 Ribu Rumah

Dua Anak Menteri Mundur dari Tenaga Ahli

KA Cepat Whoosh Obral Diskon Tiket Jakarta-Bandung

RI Impor BBM dari Singapura

WJP: Indeks Negara Hukum RI Anjlok

Di Mana MK  Cari Bukti Wapres Gibran Tidak Ditemukan Ijazah  Setara SMA?

Berbicara dalam forum Danantara Technology & Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta pada Senin (26/10/2026) Brian menyatakan penguatan industrialisasi adalah salah satu kunci untuk lepas dari jebakan kelas menengah.

Oleh karena itu, ia menekankan bahwa Indonesia harus menghentikan deindustrialisasi dan mendorong pembangunan sektor industri.

Brian mengutip pengalaman Korea Selatan, China, dan India yang mengembangkan sektor industri mereka sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi.

“Kita harus mendirikan industri secepat mungkin; itulah kuncinya. Begitu industri ada, inovasi akan mengikuti,” ujarnya.

Selain mempercepat pembangunan industri, Brian menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan universitas dalam penelitian dan pengembangan teknologi. Ia menyoroti bahwa penelitian akademis harus menghasilkan inovasi yang dapat digunakan oleh industri, bukan hanya berakhir sebagai publikasi ilmiah semata.

Di sisi lain, ia mencatat bahwa para pelaku industri perlu memainkan peran yang lebih besar dalam mendanai dan melaksanakan riset bersama dengan universitas.

“Kami juga ingin sektor industri berkolaborasi dengan universitas karena di sebagian besar negara maju, riset yang didanai industri jauh lebih besar daripada pengeluaran pemerintah untuk riset,” tambahnya.

Brian mencontohkan Turki, di mana hingga 70 persen pendanaan risetnya berasal dari sektor industri. Menteri tersebut juga menekankan pentingnya meningkatkan jumlah lulusan dari bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja sejalan dengan pengembangan industri berbasis sains dan teknologi.

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

  ASPEK.ID, JAKARTA - Berdasarkan data Bank Dunia dalam International Debt Statistics yang dikutip dari Visual Capitalist , Pakistan menjadi...

Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

    ASPEK.ID, CHINA- Seorang pemilik Taman Kanak-kanak (TK) di China beserta lima stafnya dijatuhi hukuman penjara setelah terbukti meracuni...

Cegah QRIS Palsu di Masjid, Ini Saran untuk Jamaah

RI Dorong QRIS Bisa Dipakai Antarnegara BRICS

Jakarta - Staf Khusus Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Tri Tharyat mengatakan Indonesia mendorong kerja sama sistem pembayaran digital antarnegara BRICS....

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In