ASPEK.ID, JAKARTA -Sekretaris Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Loto Srinaita Ginting mengatakan UMKM memiliki peran penting dalam menyerap tenaga kerja nasional.
Dikutip dari laman Kementerian UMKM, sektor ini menyerap sekitar 119 juta tenaga kerja. Kontribusi tersebut menjadikan UMKM sebagai salah satu penopang utama perekonomian Indonesia.
Berdasarkan data pemerintah, sektor UMKM menyerap hampir 97 persen tenaga kerja nasional.
Kontribusi tersebut menunjukkan besarnya peran UMKM dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Pasalnya, UMKM seringkali membuka kesempatan kerja bagi kelompok masyarakat yang kerap menghadapi keterbatasan akses terhadap pekerjaan formal, seperti lulusan baru, tenaga kerja dengan keterampilan terbatas, hingga masyarakat di daerah dengan lapangan kerja yang minim.
“Kami melihat ternyata UMKM kita itu masih sangat berperan signifikan. Penciptaan lapangan kerja itu 97 persen,” ujar Loto dalam acara Economic Briefing 2026 di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, (3/11/2026).
Ia mencontohkan hal tersebut melalui pengalamannya saat mengunjungi pelaku usaha mikro pengolahan ikan bandeng tanpa duri. Menurutnya, usaha tersebut mampu mempekerjakan sekitar 10 hingga 11 warga di lingkungan sekitar setiap hari untuk membantu proses produksi.
“Jadi, saya melihat memang porsi untuk menyerap tenaga kerja itu nyata di lapangan, ini potensial,” kata dia.













