• Latest
  • Trending
Ada 25 Formasi, Kementerian BUMN Buka Lowongan CPNS 2019

Anak Cucu BUMN Sekarat Mungkin Dialihkan ke Pemda atau Dijual ke UKM

Hari ini Lalin Bundaran HI  Dialihkan ke Patung Kuda

Gubernur DKI Renovasi Bundaran HI hingga Semanggi Tanpa APBD

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

NASA Beri Peringatan Khusus Karthula di Ri

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Alasan Investor Global Lirik RI

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

BI : :Efek MSCI Meluas, Asing Keluar dari Saham

Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

Jusuf Kalla: Saya Justru Bela Jokowi

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Anak Cucu BUMN Sekarat Mungkin Dialihkan ke Pemda atau Dijual ke UKM

by Zamzami Ali
Februari 22, 2020
in BUMN
Ada 25 Formasi, Kementerian BUMN Buka Lowongan CPNS 2019

[Twitter BUMN]

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir berencana untuk mengalihkan kepemilikan anak dan cucu perusahaan pelat merah yang merugi kepada pemerintah daerah atau menjualnya ke Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Pendiri Mahaka Group itu menilai bahwa rencana tersebut tidak hanya membuat kondisi perusahaan menjadi sehat tetapi memberikan kesempatan kepada pengusaha kecil di daerah untuk membangun bisnis.

“Ada yang pendapatan Rp 10 miliar, laba Rp 500 juta, sayang nggak ditutup? Mungkin saja jika diberi kesempatan untuk diambil alih oleh pemda atau UKM,” kata Erick Thohir di Jakarta, Jum’at (22/2).

Sebelumnya, Erick Thohir mengatakan bahwa Kementerian BUMN sedang mencari jalan keluar terhadap nasib perusahaan pelat merah yang kondisinya saat ini sedang ‘sekarat’.

BacaJuga

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

Danantara Siapkan Rp 1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

131 CEO Ikuti Investor Global dan BUMN DTIIF 2026

KAI dan INKA Investasi Rp14,88 Triliun, Ini Daftar Kereta Baru dan Rute yang Dilayani

Danantara Bakal Akuisisi Sritex, Pemerintah Siapkan Investasi US$ 6 Miliar

Survei: Pertamina BUMN yang Paling Diingat Publik

Sejumlah opsi sedang dipertimbangkan, mulai dari penyehatan kondisi keuangan hingga likuidasi. Perusahaan ini kemungkinan juga akan ditutup atau digabungkan (merger).

Namun, Kementerian BUMN hingga saat ini masih meninjau kembali agar diketahui ada berapa BUMN yang berstatus ‘sekarat’.

“Kita sedang mengelompokkan, BUMN mana yang secara bisnis dan keuangan yang terus menurun,” kata Erick Thohir dalam Rapat Kerja bersaam Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (20/2).

Erick Thohir lantas menyebutkan sejumlah nama BUMN yang saat ini sudah menyandang status ‘BUMN sekarat’. Dia menyebut nama PT Industri Sandang Nusantara (Persero), PT Kertas Kraft Aceh dan PT PANN.

“Nanti akan kita putuskan, apakah bisa diperbaiki atau masuk kategori yang memang tidak ada pilihannya. Kalau harus dilikuidasi ya harus dilikuidasi,” jelasnya.

Erick Thohir juga mengaku bahwa saat ini Kementerian BUMN sedang menunggu keputusan dari Presdien Jokowi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, terkait merger dan likuidasi BUMN-BUMN yang sekarat itu.

“Target kita sebelum pertengahan 2020 sudah selesai, kalau bisa lebih cepat,” imbuhnya.

Komentar
Share20Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Laba Bersih BUMN Rp61 Triliun di Kuartal III 2021

Erick Thohir Pangkas Anak-Cucu BUMN 173 Perusahaan

Banyaknya anak dan cucu usaha BUMN menjadi sorotan dalam rapat kerja antara Komisi VI DPR Ridan Menteri BUMN Erick Thohir....

Telkomsel Luncurkan Logo Baru

Telkom Bentuk Anak Usaha Ekosistem Digital

PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) melalui PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan PT Telkomsel Mitra Inovasi membentuk anak perusahaan baru bernama...

Erick Bakal Wajibkan Anak-Cucu BUMN Lapor LHKPN

Menteri BUMN Erick Thohir mengaku akan menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) yang mewajibkan penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bagi...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In