• Latest
  • Trending
Ada 25 Formasi, Kementerian BUMN Buka Lowongan CPNS 2019

Anak Cucu BUMN Sekarat Mungkin Dialihkan ke Pemda atau Dijual ke UKM

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

Gerindra Tetapkan 6 Cagub dari Aceh ke Maluku

Survei: Elektabilitas Gerindra Teratas, PSI 4 Persen

Kartika Wirjoatmodjo Jadi Komut Mandiri, Chatib Basri Wakomut

Intip Laba Bank Himbara Tertinggi Hingga Agustus 2026

Jokowi Beri Sinyal Duetkan Prabowo dan Erick Thohir

Jokowi Nonton Langsung Final Indonesia Vs Thailand Malam Ini

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Periksa Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai

IRT Pinjam Rp5 Juta Bayar Rp200 Juta

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp 106,9 T, Kredit Macet 4,73%

Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Tumbang Tipis dari Bulgaria

Head to Head Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jadi Wamentan, Saleh Mustafa Ajukan Mundur dari Wakasad

Jadi Wamentan, Saleh Mustafa Ajukan Mundur dari Wakasad

Kawasan  Candi Borobudur Jadi Percontohan BLK Komunitas

Stupa Candi Borobudur Masih Dipugar

Kereta Api Ganti Logo dan Visi

Ketua Serikat Pekerja Jadi Komisaris KAI

The Atjeh Connection Buka Cabang ke-10 di Serpong, Perluas Diplomasi Budaya Aceh dari Indonesia ke Dunia

The Atjeh Connection Buka Cabang ke-10 di Serpong, Perluas Diplomasi Budaya Aceh dari Indonesia ke Dunia

Gibran Di-bully di Medsos,  Jangan Apatis

MDIS Tegaskan Gibran Mahasiswa Penuh Waktu, Tempuh Pendidikan hingga S1

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Anak Cucu BUMN Sekarat Mungkin Dialihkan ke Pemda atau Dijual ke UKM

by Zamzami Ali
Februari 22, 2020
in BUMN
Ada 25 Formasi, Kementerian BUMN Buka Lowongan CPNS 2019

[Twitter BUMN]

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir berencana untuk mengalihkan kepemilikan anak dan cucu perusahaan pelat merah yang merugi kepada pemerintah daerah atau menjualnya ke Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Pendiri Mahaka Group itu menilai bahwa rencana tersebut tidak hanya membuat kondisi perusahaan menjadi sehat tetapi memberikan kesempatan kepada pengusaha kecil di daerah untuk membangun bisnis.

“Ada yang pendapatan Rp 10 miliar, laba Rp 500 juta, sayang nggak ditutup? Mungkin saja jika diberi kesempatan untuk diambil alih oleh pemda atau UKM,” kata Erick Thohir di Jakarta, Jum’at (22/2).

Sebelumnya, Erick Thohir mengatakan bahwa Kementerian BUMN sedang mencari jalan keluar terhadap nasib perusahaan pelat merah yang kondisinya saat ini sedang ‘sekarat’.

BacaJuga

Presiden KSPN Ristadi Diangkat Jadi Komisaris KAI

Cara InJourney Airports Dukung MotoGP Mandalika di Lombok, 9-11 Oktober

Danantara Masuk ke Proyek Etanol, ini Alasannya 

Krakatau Steel Lebur 4 Anak Usaha Jadi Satu Entitas

Anak Usaha Pertamina TUGU Angkat Komisaris Independen Baru

Pelindo Bikin Platform ADHARA untuk Integrasikan Sistem Logistik Nasional

Sejumlah opsi sedang dipertimbangkan, mulai dari penyehatan kondisi keuangan hingga likuidasi. Perusahaan ini kemungkinan juga akan ditutup atau digabungkan (merger).

Namun, Kementerian BUMN hingga saat ini masih meninjau kembali agar diketahui ada berapa BUMN yang berstatus ‘sekarat’.

“Kita sedang mengelompokkan, BUMN mana yang secara bisnis dan keuangan yang terus menurun,” kata Erick Thohir dalam Rapat Kerja bersaam Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (20/2).

Erick Thohir lantas menyebutkan sejumlah nama BUMN yang saat ini sudah menyandang status ‘BUMN sekarat’. Dia menyebut nama PT Industri Sandang Nusantara (Persero), PT Kertas Kraft Aceh dan PT PANN.

“Nanti akan kita putuskan, apakah bisa diperbaiki atau masuk kategori yang memang tidak ada pilihannya. Kalau harus dilikuidasi ya harus dilikuidasi,” jelasnya.

Erick Thohir juga mengaku bahwa saat ini Kementerian BUMN sedang menunggu keputusan dari Presdien Jokowi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, terkait merger dan likuidasi BUMN-BUMN yang sekarat itu.

“Target kita sebelum pertengahan 2020 sudah selesai, kalau bisa lebih cepat,” imbuhnya.

Komentar
Share19Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Laba Bersih BUMN Rp61 Triliun di Kuartal III 2021

Erick Thohir Pangkas Anak-Cucu BUMN 173 Perusahaan

Banyaknya anak dan cucu usaha BUMN menjadi sorotan dalam rapat kerja antara Komisi VI DPR Ridan Menteri BUMN Erick Thohir....

Telkomsel Luncurkan Logo Baru

Telkom Bentuk Anak Usaha Ekosistem Digital

PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) melalui PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan PT Telkomsel Mitra Inovasi membentuk anak perusahaan baru bernama...

Erick Bakal Wajibkan Anak-Cucu BUMN Lapor LHKPN

Menteri BUMN Erick Thohir mengaku akan menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) yang mewajibkan penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bagi...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In