• Latest
  • Trending
Ada 25 Formasi, Kementerian BUMN Buka Lowongan CPNS 2019

Anak Cucu BUMN Sekarat Mungkin Dialihkan ke Pemda atau Dijual ke UKM

Erick Minta PLTS Terapung Cirata Ditiru di Seluruh Sungai Indonesia

Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp di Bali

Pembangunan PLTS 100 GWp di Bali Dimulai, Target Hemat Rp 73,9 T/Tahun

Pembangunan PLTS 100 GWp di Bali Dimulai, Target Hemat Rp 73,9 T/Tahun

Anwar Ibrahim Ungkap Kesepakatan Strategis dengan Prabowo soal Krisis Timur Tengah

PM Malaysia Anwar Ibrahim Surati Prabowo soal Investasi Felda

3 Investasi Ala Nabi Muhammad SAW yang Bisa Jadi Inspirasi Mengelola Harta

3 Investasi Ala Nabi Muhammad SAW yang Bisa Jadi Inspirasi Mengelola Harta

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Emas Antam Cetak Rekor Baru, Harga Hari Ini Naik Jadi Rp 2,768 Juta per Gram

STY Ungkap Tantangan Persija Usai Libur Panjang Jelang Piala Presiden

STY Sebut Level Permainan Persija Sudah Mencapai 70-80 Persen

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan di Kalimantan Terkait Karhutla

Studi: Penyebab Utama Perceraian  Bukan Orang Ketiga

MUI  Ungkap Penyebab Tingginya Perceraian

Kemenhan-TNI Siapkan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Kapal Induk Pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi Berlayar ke Ibu Pertiwi

Hera Handayani Mengundurkan Diri dari Direksi Elnusa

Hera Handayani Mengundurkan Diri dari Direksi Elnusa

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Alasan Prabowo Tak Ajak Menhut Raja Juli dan Menteri Jumhur Cek Karhutla 

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Korban Gempa NTT: 100 Warga Meninggal Dunia

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Anak Cucu BUMN Sekarat Mungkin Dialihkan ke Pemda atau Dijual ke UKM

by Zamzami Ali
Februari 22, 2020
in BUMN
Ada 25 Formasi, Kementerian BUMN Buka Lowongan CPNS 2019

[Twitter BUMN]

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir berencana untuk mengalihkan kepemilikan anak dan cucu perusahaan pelat merah yang merugi kepada pemerintah daerah atau menjualnya ke Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Pendiri Mahaka Group itu menilai bahwa rencana tersebut tidak hanya membuat kondisi perusahaan menjadi sehat tetapi memberikan kesempatan kepada pengusaha kecil di daerah untuk membangun bisnis.

“Ada yang pendapatan Rp 10 miliar, laba Rp 500 juta, sayang nggak ditutup? Mungkin saja jika diberi kesempatan untuk diambil alih oleh pemda atau UKM,” kata Erick Thohir di Jakarta, Jum’at (22/2).

Sebelumnya, Erick Thohir mengatakan bahwa Kementerian BUMN sedang mencari jalan keluar terhadap nasib perusahaan pelat merah yang kondisinya saat ini sedang ‘sekarat’.

BacaJuga

Hera Handayani Mengundurkan Diri dari Direksi Elnusa

Danantara Umumkan Jajaran Komisaris dan Direksi, ada WNA

Danantara Bakal Samakan Sistem Grading Pegawai di Semua BUMN

BEI Suspensi Saham ADHI Imbas Tunda Bayar Bunga Dua Obligasi

Pertamina Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Palue NTT

Harris Abdi Sembiring Meliala Resmi Pimpin Pertamina Trans Kontinental

Sejumlah opsi sedang dipertimbangkan, mulai dari penyehatan kondisi keuangan hingga likuidasi. Perusahaan ini kemungkinan juga akan ditutup atau digabungkan (merger).

Namun, Kementerian BUMN hingga saat ini masih meninjau kembali agar diketahui ada berapa BUMN yang berstatus ‘sekarat’.

“Kita sedang mengelompokkan, BUMN mana yang secara bisnis dan keuangan yang terus menurun,” kata Erick Thohir dalam Rapat Kerja bersaam Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (20/2).

Erick Thohir lantas menyebutkan sejumlah nama BUMN yang saat ini sudah menyandang status ‘BUMN sekarat’. Dia menyebut nama PT Industri Sandang Nusantara (Persero), PT Kertas Kraft Aceh dan PT PANN.

“Nanti akan kita putuskan, apakah bisa diperbaiki atau masuk kategori yang memang tidak ada pilihannya. Kalau harus dilikuidasi ya harus dilikuidasi,” jelasnya.

Erick Thohir juga mengaku bahwa saat ini Kementerian BUMN sedang menunggu keputusan dari Presdien Jokowi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, terkait merger dan likuidasi BUMN-BUMN yang sekarat itu.

“Target kita sebelum pertengahan 2020 sudah selesai, kalau bisa lebih cepat,” imbuhnya.

Komentar
Share19Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Laba Bersih BUMN Rp61 Triliun di Kuartal III 2021

Erick Thohir Pangkas Anak-Cucu BUMN 173 Perusahaan

Banyaknya anak dan cucu usaha BUMN menjadi sorotan dalam rapat kerja antara Komisi VI DPR Ridan Menteri BUMN Erick Thohir....

Telkomsel Luncurkan Logo Baru

Telkom Bentuk Anak Usaha Ekosistem Digital

PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) melalui PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan PT Telkomsel Mitra Inovasi membentuk anak perusahaan baru bernama...

Erick Bakal Wajibkan Anak-Cucu BUMN Lapor LHKPN

Menteri BUMN Erick Thohir mengaku akan menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) yang mewajibkan penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bagi...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In