ASPEK.ID – Amerika Serikat (AS) dan Iran bersiap melanjutkan negosiasi damai dalam waktu dekat. Putaran kedua pembicaraan disebut-sebut bisa digelar paling cepat pada Kamis (16/4).
Informasi ini dilaporkan oleh media AS, Associated Press (AP) dan Reuters, Selasa (14/4), mengutip pernyataan pejabat pemerintah AS.
“Kedua pihak bisa menuju putaran kedua pembicaraan paling cepat hari Kamis,” lapor keduanya.
Upaya lanjutan ini muncul setelah pembicaraan awal yang berlangsung pekan lalu belum menghasilkan kesepakatan konkret. Meski begitu, komunikasi antara kedua negara masih terus dibuka.
Sementara itu, laporan Al-Jazeera menyebut Pakistan ikut menawarkan diri sebagai tuan rumah untuk putaran berikutnya. Negosiasi tersebut direncanakan bisa digelar di Islamabad dalam beberapa hari ke depan.
Dua pejabat Pakistan yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa opsi lokasi masih bersifat fleksibel.
“Para pejabat tersebut mengatakan bahwa usulan tersebut akan bergantung pada apakah pihak-pihak terkait meminta lokasi yang berbeda,” tambahnya.
Sebelumnya, perundingan damai antara AS dan Iran telah dimulai pada Jumat pekan lalu. Namun proses tersebut berakhir tanpa kesepakatan, dan situasi sempat memanas setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade Selat Hormuz.
Di tengah ketegangan itu, kedua negara akhirnya menyepakati gencatan senjata yang mulai berlaku sejak Selasa pekan lalu. Kesepakatan tersebut direncanakan berlangsung selama dua minggu dan berpotensi diperpanjang tergantung perkembangan situasi.
Negosiasi lanjutan pekan ini diharapkan bisa membuka jalan menuju penyelesaian konflik yang lebih permanen. []
























