ASPEK.ID, JAKARTA – PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan atau ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan bahwa saat ini tidak ada penutupan penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, Provinsi Lampung.
Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap mengatakan bahwa, saat ini, operasional Pelabuhan Bakauheni berjalan normal seperti biasa.
“Tidak ada penutupan. Nggak ada arahan penutupan atau pembatasan,” kata Maslul Harahap sebagaimana dilansir dari laman Antara di Bandar Lampung, Sabtu (25/4).
Dijelaskan, sampai saat ini aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni yang menghubungkan Pulau Sumatera dengan Pulau Jawa itu, masih berjalan normal.
Selain itu wewenang untuk menyetop kendaraan roda dua dan empat yang akan menyeberang itu adalah hak dari pihak pengamanan dan bukan wewenang dari ASDP.
“Bila ada penumpang yang beli tiket ya kami seberangkan, karena tugas kami hanya sebagai pelayanan. Jadi aktivitas kapal seperti biasanya, walaupun untuk angkutan barang dan kebutuhan logistik lebih diprioritaskan,” katanya.
Saiful mengungkapkan bahwa dari informasi yang diperoleh untuk Pelabuhan Merak kemungkinan ada pembatasan.
“Cuma untuk di (Pelabuhan) Merak mungkin ada pembatasan karena di sana kan zona merah. Tren mudik juga itu kan dari Jawa ke Sumatera. Kalau di Merak bisa jadi dilakukan pembatasan,” tambahnya.
“Pembatasan kendaraan pribadi, orang, kecuali logistik ya. Pengendara kendaraan pribadi juga akan ditanya dulu, kalau tidak diperbolehkan (menyeberang ke Bakauheni) ya diputar balik. Sudah ada koordinasi ASDP Merak, BPTD, dan Dirlantas. Infonya begitu yang saya peroleh,” pungkasnya.
























