ASPEK.ID, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 235 gempa bumi susulan terjadi setelah gempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, data tersebut tercatat hingga pukul 14.00 WIB, Sabtu (15/8/2026). Gempa susulan memiliki magnitudo mulai dari 2,5 hingga yang terbesar mencapai 6,8.
“Terhitung jam 14.00 WIB, terdapat 235 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo 2,5 hingga 6,8. Utamanya berada di bagian utara dari Pulau Flores,” kata Faisal dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Faisal, rangkaian gempa susulan biasanya akan berangsur-angsur mengalami penurunan aktivitas. Namun, hingga saat ini, BMKG masih melihat aktivitas gempa susulan tersebut belum menunjukkan tanda-tanda peluruhan.
“Ini dari jam ke jam kita perhatikan, kita amati, hingga saat ini belum mengalami peluruhan,” ujarnya.
Faisal menjelaskan, proses peluruhan aktivitas gempa susulan dapat berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Berdasarkan pola umum, aktivitas tersebut dapat berangsur meluruh dalam kurun waktu sekitar dua hingga tiga pekan.
“Umumnya peluruhan akan terjadi 2 sampai 3 minggu. Jadi dibutuhkan waktu hingga gempa-gempa susulan ini akan meluruh setelah 2 atau 3 minggu,” jelasnya.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal akibat gempa M 7 di NTT telah mencapai 38 orang.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, selain korban meninggal, terdapat dua orang yang mengalami luka berat dan 11 orang luka ringan.
“Korban jiwa sampai dengan pukul 15.00 sore ini, terdata ada 38 jiwa yang meninggal dunia,” kata Suharyanto dalam konferensi pers, Sabtu (15/8/2026).
Selain korban jiwa dan luka-luka, sekitar 2.000 warga tercatat mengungsi secara mandiri akibat gempa tersebut.
“Kemudian dua jiwa luka berat, 11 luka ringan, kemudian kurang lebih ada 2.000 jiwa yang melaksanakan mengungsi secara mandiri,” pungkasnya. []















