ASPEK.ID, JAKARTA – Chief Engineer Inovasi Charging Station BPPT Ir Riza M Eng menyebutkan pihaknya segera meluncurkan Fast Charger untuk KBL Roda Dua yang akan selesai pada akhir Juli ini.
BPPT juga akan menbangun Charging Station untuk KBL Roda Dua yang selesai pada awal Agustus 2021.
Dengan demikian, konsumen tidak perlu menunggu terlalu lama jika ingin mengisi ulang baterai motor listrik GESITS
“Charging Station ini memiliki spesifikasi AC 220V 1-phase, 10A, 2 kW dan 2 outlet yang aplikatif untuk colokan baterai GESITS,” kata Riza dalam diskusi diskusi virtual Electric Vehicle Charging Station (EVCS) yang diselenggarakan PLN, Rabu (28/7/2021).
Dalam paparannya, Riza mengatakan berkat Charging Station itu waktu pengisian baterai motor listrik GESITS akan lebih menghemat waktu 50 persen.
Waktu pengisian baterai motor listrik GESITS hingga penuh berdasarkan klaim selama 3 jam. Jika menggunakan Charging Station KBL Roda Dua milik BPPT maka waktunya jadi lebih singkat mencapai 1,5 jam.
“Kami akan mendukung kendaraan roda dua listrik yang sudah dibangun oleh industri dalam negeri,” ungkap Riza.
Riza mengatakan saat ini tidak semua motor listrik di Indonesia bisa memanfaatkan charging station dengann arus yang cepat atau yang besar. Sementara motor listrik GESITS memiliki kemampuan untuk meneima arus listrik besar dan cepat.
Saat ini BPPT akan menghadirkan dua Charging Station KBL Roda Dua di Jakarta dan Surabaya. Charging station di Jakarta merupakan hasil kerja sama BPPT dengan B2TKE dan yang di Surabaya merupakan kerja sama dengan PT Wiksa Daya Pratama.





















