ASPEK.ID, JAKARTA – Gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat dan sekitarnya pada Jumat 15 Januari 2021 pukul 01.28 WIB.
Berdasarkan data yang dirilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), titik pusat gempa di 4 kilometer barat laut Majene dengan kedalaman 10 kilometer.
Data sementara, musibah tersebut merenggut korban jiwa 45 orang. Korban meninggal diantaranya 36 orang ditemukan di Kabupaten Mamuju dan 9 orang ditemukan di Majene. Ribuan lainnya mengungsi.
Atas kejadian tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir melalui Yayasan BUMN langsung memerintahkan untuk bergerak cepat segera menyalurkan bantuan kepada korban bencana dengan berkolaborasi dengan Posko I Satgas Bencana BUMN Provinsi Sulawesi Barat, Kota Mamuju.
“Salah satu upaya yang sudah terealisasi, pada Jumat 15 Januari 2021, Yayasan BUMN mulai mengirimkan 5 set tenda pleton untuk dikriimkan ke lokasi gempa. Pengiriman tenda ini dilakukan dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU yang berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta,” ungkap Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto dalam keterangan yang dikutip, Sabtu (16/1/2021).
Hari ini tim BUMN lain melalui jalur darat dari Palu juga mengangkut bantuan bahan makanan 1 truk. Bantuan ini berisi 2 ton beras, 100 dus mie instan, sarden, minyak goreng, biskuit, obat-obatan dan tenda darurat terpal 20 set.
Seluruh bantuan dari Yayasan BUMN ini diharapkan sudah bisa tiba di lokasi bencana pada Sabtu sore, sehingga bisa difungsikan untuk membantu para korban.
“Langkah cepat ini akan segera diikuti dan dikoordinasikan dengan BUMN lain dibawah Kementerian BUMN untuk berperan aktif dan cepat dalam membantu misi kemanusiaan dalam memberikan bantuan ke lokasi bencana,” pungkas Sesmen.
























