ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menerima kunjungan Bupati Kabupaten Biak Numfor Herry Ario Naap, Ketua DPRD Kabupaten Biak Numfor, Milka Rumaropen, Tokoh Adat Yosef Korwa, beserta rombongan lainnya.
Mereka hadir untuk membahas pengembangan wilayah Kabupaten Biak Numfor, khususnya terkait sektor maritim dan investasi.
Luhut mendukung penuh Kabupaten Biak Numfor untuk menjadi sentra pangan dengan ikan sebagai komoditas utama. Hadirnya Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) diharapkan dapat menjadi pemicu kemajuan perekonomian di daerah Biak Numfor, mengingat besarnya potensi perikanan di wilayah tersebut.
“Biak Numfor ini potensinya besar dan posisinya sangat strategis, jadi nanti fasilitas pendukung untuk memungkinkan ekspor langsung seperti kargo itu akan segera kita siapkan. Sehingga ke depan ekspor ikan segar bisa langsung dikirim ke Hawaii, Jepang, atau Hongkong,” kata Luhut, di Kantor Marves, Senin (22/3/2021).
Bupati Herry menyampaikan kepada Menko Luhut bahwa dibutuhkan dukungan dari kehadiran investor di bidang perikanan untuk mendorong dan mempercepat pembangunan di sana.
Herry menyampaikan bahwa ia bersama segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Biak Numfor termasuk Ketua DPRD Milka Rumaropen siap menyambut segala bentuk investasi yang akan masuk ke wilayah Biak Numfor. Ia menegaskan, isu penolakan terhadap investasi yang beredar belakangan ini datang bukan dari masyarakat Biak Numfor.
“Saya sampaikan, Pak Menko, ini juga ada ketua DPRD, ada juga tokoh adat Biak yang sudah kami datangkan. Kami siap untuk menerima dan menyetujui kehadiran investasi di Biak, Pak. Itu orang-orang yang komplain itu bukan tinggal di Biak,” pungkas Herry.















