ASPEK, ID, JAKARTA- Pemerintah diminta mewaspadai terjadinya krisi politik sebagai dampak dari pandemi covid-19.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, potensi ancamankrisis politik yang bersumber dari kegagalan mereka dalam mengatasi krisis kesehatan dan ekonomi akibat virus corona.
Pasalnya, jika hal tersebut terjadi, maka dampaknya terhadap perekonomian akan lebih buruk jika dibandingkan saat ini. Wimboh memberikan peringatan itu berkaca dari pengalaman saat krisis moneter 1998.
“Tapi kalau kita lihat dampak pada kegiatan sosial ekonomi lebih besar sekarang. Kenapa karena pada saat 1998 itu ada krisis multidimensi termasuk kirisis politik, ini yang membuat kita sangat hati-hati jangan sampai itu terjadi,” ujar Wimboh dalam diskusi virtual Jumat (19/9).
Kendati demikian, Wimboh menilai kini Indonesia lebih siap dalam menghadapi krisis dibandingkan saat 1998.
Karena saatbini Pemerintah memiliki berbagai regulasi sudah lengkap dan tertata serta memudahkan pemerintah untuk mengambil langkah-langkah mitigasi dari ancaman yang membahayakan perekonomian.
“Regulasi saat ini sudah tertata akibat krisis 98, kita sudah global standa. Sudah complydan anggota G20 yang menjadi contoh negara lain,” tuturnya.






















