• Latest
  • Trending
Penjualan Pupuk Indonesia Tumbuh 17,7 Persen

Di Masa Covid, Pupuk Indonesia Raih Peringkat dari Fitch Ratings

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Alasan Investor Global Lirik RI

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

BI : :Efek MSCI Meluas, Asing Keluar dari Saham

Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

Jusuf Kalla: Saya Justru Bela Jokowi

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Di Masa Covid, Pupuk Indonesia Raih Peringkat dari Fitch Ratings

by Aspek
Januari 30, 2021
in BUMN
Penjualan Pupuk Indonesia Tumbuh 17,7 Persen

Dok. PT Pupuk Indonesia (Persero).

ASPEK.ID, JAKARTA – PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih peringkat korporasi dan obligasi rupiah perusahaan ‘AAA(idn)’ dari lembaga pemeringkat Fitch Ratings Indonesia.

Peringkat ini adalah peringkat tertinggi yang dapat diberikan kepada entitas perusahaan di Indonesia, dan diberikan kepada penerbit obligasi dengan ekspektasi risiko gagal bayar utang yang sangat rendah.

“Kami sangat mengapresiasi peningkatan rating yang diberikan kepada Pupuk Indonesia, karena menunjukkan bahwa kami adalah perusahaan yang kredibel serta sehat secara finansial,” kata Direktur Keuangan Pupuk Indonesia Eko Taufik Wibowo, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/1/2021).

BacaJuga

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

Danantara Siapkan Rp 1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

131 CEO Ikuti Investor Global dan BUMN DTIIF 2026

KAI dan INKA Investasi Rp14,88 Triliun, Ini Daftar Kereta Baru dan Rute yang Dilayani

Danantara Bakal Akuisisi Sritex, Pemerintah Siapkan Investasi US$ 6 Miliar

Survei: Pertamina BUMN yang Paling Diingat Publik

Keberhasilan itu jelas merupakan sebuah prestasi tersendiri. Pasalnya, di tengah pandemi justru banyak perusahaan yang peringkatnya menurun.

“Di saat banyak perusahaan mengalami penurunan peringkat karena kinerja tertekan saat pandemi, Pupuk Indonesia justru bisa mempertahankan kinerja dan kepercayaan investor, kreditur, maupun masyarakat luas,” jelasnya.

Fitch Ratings menerangkan, Pupuk Indonesia meraih peringkat tersebut berkat sejumlah faktor. Pertama adalah status Pupuk Indonesia yang termasuk sepuluh besar produsen pupuk di dunia.

Pupuk Indonesia juga merupakan badan usaha yang ditunjuk sebagai mitra utama produsen dan distributor pupuk bersubsidi milik negara, serta memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional sehingga mendapatkan dukungan dari pemerintah.

Meskipun diterpa pandemi, kinerja perusahaan masih dinilai cukup stabil dan masih mampu meningkatkan kinerja penjualan domestik serta volume ekspor.

Ke depannya, Pupuk Indonesia berencana meningkatkan kinerja melalui program transformasi yang berbasis customer centric model.

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pupuk Indonesia Sudah Salurkan 4,73 Juta Ton Pupuk Subsidi

Pupuk Indonesia Cetak Laba Rp 8,51 Triliun, Transformasi Danantara Jadi Kunci

ASPEK.ID, JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) membukukan lonjakan laba bersih hingga 253% pada semester I 2026. Kinerja tersebut disebut...

Pupuk Kaltim Terus Dorong Semangat Pejuang Covid-19

Menteri BUMN Lantik Rahmad Pribadi Jadi Dirut PT Pupuk Indonesia

Menteri BUMN  Erick Thohir mengangkat Rahmad Pribadi sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pupuk Indonesia (Persero). Rahmad menggantikan posisi Bakir Pasaman...

Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk Bersubsidi Musim Tanam Baru

Pupuk Indonesia Harus Benahi Distribusi Pupuk Bersubsidi

Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono meminta agar PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) membenahi berbagai macam permasalahan distribusi,...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In