ASPEK.ID, JAKARTA – Direktur Utama Sinarmas Sekuritas Hermawan Hosein meninggal dunia pada Senin (23/11/2020) malam di Jakarta. Dia meninggal di usia 46 tahun.
Managing Director Sinar Mas, Gandi Sulistiyanto melalui keterangan tertulisnya mengatakan, almarhum meninggal dunia karena sakit kanker liver.
“Keluarga besar Sinar Mas berduka. Almarhum meninggal karena sakit kanker liver,” ujar Gandi di Jakarta, Selasa (24/11).
Jenazah disemayamkan di Rumah Duka Dharmais, Jakarta Barat dan akan dimakamkan pada Kamis (26/11/2020) di TPU Petamburan, Jakarta Pusat.
Dikutip dari situs resmi perseroan, Hermawan Hosein meraih gelar Bachelor of Mathematical and Computer Sciences dari University of Western Australia-Perth, Western Australia.
Dia berpengalaman di PT Information For Competitive Advantage sebagai Software Engineer sejak tahun 1995-1996, pada PT Askomindo Dinamika sebagai System Support Manager dari tahun 1996-1997.
Lalu berpengalaman juga di PT Bank Internasional Indonesia pada tahun 1998-1999 sebagai Kepala Bagian Electronic Banking.
Sejak 2000-2001, dia kemudian bekerja pada PT Sinarmas Multiartha dengan posisi terakhir sebagai General Manager. Kemudian pada 2002-2003 menjabat sebagai General Manager PT. Sinarmas Sekuritas.
Setelah itu, dia dipercaya sebagai Direktur utama PT Sinarmas Asset Management pada tahun 2003-2017.
Sejak Agustus 2017, Hermawan menjabat sebagai Direktur Utama PT Sinarmas Sekuritas dan telah memiliki izin sebagai Manajer Investasi dari Bapepam dengan no. KEP-05/PM/WMI/2003, dan berlisensi sebagai Wakil Penjamin Emisi Efek dengan no.KEP-33/BL/WPEE/2010.























