Jakarta – Dr. Ir. Hamdani Bantasyam, S.T., M.MT., IPU., ASEAN Eng., Managing Director PT Energi Quarto Indonesia meraih Energy Executive Award 2026 yang diselenggarakan oleh Listrik Indonesia. Dalam malam penganugerahan di Assembly Hall Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, pada Rabu malam (22/7/2026), Dr. Hamdani Bantasyam menerima penghargaan bergengsi Strategic Leadership in Energy Infrastructure and Sustainable Water Solutions sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung kemajuan sektor energi & industrial water di Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Prof. Dr. Cuk Supriyadi, S.T., M.Eng., Kepala Riset Energi dan Manufaktur Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), disaksikan oleh para tokoh nasional, regulator, akademisi, serta pimpinan perusahaan energi terkemuka di Indonesia.
Mengusung tema “Leadership Towards Energy Sustainability”, Energy Executive Award 2026 merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada para pemimpin perusahaan maupun institusi yang dinilai berhasil menghadirkan kepemimpinan yang visioner, inovatif, dan memberikan dampak nyata terhadap pembangunan sektor energi dan ketenagalistrikan nasional.
Dr. Hamdani Bantasyam menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan amanah sekaligus motivasi untuk terus memberikan kontribusi bagi kemajuan sektor energi Indonesia.
“Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk terus berinovasi. Saya meyakini bahwa masa depan energi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh teknologi pembangkit, tetapi juga oleh kualitas kepemimpinan, kolaborasi lintas sektor, penguatan sumber daya manusia, serta keandalan infrastruktur pendukung, termasuk sistem pengelolaan air yang berkelanjutan. Penghargaan ini saya persembahkan kepada seluruh tim, mitra kerja, dan insan energi Indonesia yang setiap hari bekerja menghadirkan solusi terbaik bagi negeri,” ujar Dr. Hamdani.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan energi berkelanjutan membutuhkan sinergi antara pemerintah, industri, lembaga riset, dan dunia pendidikan agar Indonesia mampu menghadapi tantangan transisi energi global sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Proses Seleksi yang Objektif dan Berbasis Prestasi
Dewan Pakar Listrik Indonesia, Prof. Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D., IPU, menjelaskan bahwa Energy Executive Award merupakan bentuk apresiasi kepada para pemimpin yang memiliki rekam jejak, karya, dan kontribusi terbaik dalam memajukan sektor energi nasional.
Menurut Prof. Tumiran, proses penentuan penerima penghargaan dilakukan secara objektif melalui kajian mendalam oleh dewan pakar dan tim Listrik Indonesia. Penilaian tidak hanya mempertimbangkan keberhasilan perusahaan yang dipimpin, tetapi juga mencakup kualitas kepemimpinan, inovasi, rekam jejak profesional, serta dampak nyata yang telah diberikan bagi perkembangan sektor energi Indonesia.
“Pemilihan para penerima penghargaan didasarkan pada prestasi, rekam jejak, dan karya yang telah ditorehkan. Seluruhnya diteliti serta dianalisis oleh Dewan Pakar & Tim Listrik Indonesia sehingga penghargaan ini benar-benar diberikan kepada tokoh maupun perusahaan yang layak mendapat apresiasi,” ujar Prof. Tumiran.
Penghargaan Strategic Leadership in Energy Infrastructure and Sustainable Water Solutions diberikan kepada Dr. Hamdani Bantasyam atas kepemimpinannya dalam pengembangan sektor operasi, pemeliharaan (operation & maintenance), logistik, dan manajemen rantai pasok (supply chain) energi, yang dipadukan dengan inovasi dalam solusi pengelolaan air industri sebagai bagian penting dari infrastruktur energi modern.
Selama lebih dari dua dekade berkarier di sektor energi dan pengelolaan air industri, Dr. Hamdani dikenal aktif mendorong peningkatan keandalan sistem utilitas pada pembangkit listrik dan industri strategis melalui penerapan teknologi pengolahan air, optimalisasi operasi, efisiensi pemeliharaan, serta penguatan sistem logistik dan rantai pasok. Pendekatan tersebut dinilai memberikan kontribusi terhadap peningkatan reliabilitas fasilitas energi, efisiensi biaya operasional, dan keberlanjutan lingkungan.
Dalam era transisi energi saat ini, pengelolaan air menjadi salah satu aspek yang semakin strategis. Air merupakan utilitas utama dalam berbagai fasilitas pembangkit listrik & energi lainnya, sehingga keandalan industrial water management memiliki peran penting dalam menjaga kontinuitas operasi sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya.
Energy Executive Award 2026 juga memberikan penghargaan kepada 20 pemimpin perusahaan nasional, baik dari BUMN maupun perusahaan swasta, termasuk eksekutif dari PLN Group, PGN, PT Timah, Pupuk Indonesia Utilitas, Medco Energy, Siemens, Andritz, dan sejumlah perusahaan energi terkemuka lainnya.
Berbagai kategori penghargaan diberikan kepada para penerima yang dinilai berhasil menunjukkan kepemimpinan strategis dalam bidang dekarbonisasi, inovasi teknologi energi, pengembangan pembangkit, transformasi bisnis, elektrifikasi nasional, hingga penguatan infrastruktur energi Indonesia.
Ajang ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, antara lain Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., M.A., Ph.D., IPU, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU selaku Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Dr. Bambang Patijaya selaku Ketua Komisi XII DPR RI yang membidangi energi, serta Dr. Eddy Soeparno, Wakil Ketua MPR RI. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan lembaga penelitian dalam mempercepat transformasi energi Indonesia menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
























