• Latest
  • Trending
RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

KPAI Ingatkan Ortu Jangan Jadikan HP Sebagai Pengasuh Anak

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Pertamina Isi 92.901 Liter Avtur ke Pesawat Terbesar di Dunia

Pertamina Isi 92.901 Liter Avtur ke Pesawat Terbesar di Dunia

Media Asing Kupas Kebakaran Hutan di Taman Nasional Bromo

Media Asing Kupas Kebakaran Hutan di Taman Nasional Bromo

Teken Gross Split Blok Selat Panjang, RI Terima Bonus Rp 70 M

Selat Hormuz  Belum Dibuka, Harga Minyak Dunia Naik

Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Politikus: Wajar Elektabilitas Prabowo Tinggi

 100 Sekolah Rakyat Beroperasi pada Akhir Agustus

 100 Sekolah Rakyat Beroperasi pada Akhir Agustus

Zulhas: HET Minyakita Naik Minggu Depan

Zulhas Akui Ada Program Pemerintah Belum Optimal

Prabowo Minta Anak Cucu Perusahaan BUMN Dipangkas

Prabowo Minta Anak Cucu Perusahaan BUMN Dipangkas

Kenapa Upacara Bendera Selalu Digelar Setiap Senin? Ini Alasannya

Kenapa Upacara Bendera Selalu Digelar Setiap Senin? Ini Alasannya

Cerita Sopir Truk Lompat ke Laut Saat KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar

Publik Diminta Tunggu Hasil Investigasi KNKT Soal Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Garudayaksa FC Boyong Paulo Ricardo dari Persija

Garudayaksa FC Boyong Paulo Ricardo dari Persija

Malaysia Airlines Terancam Tutup

Malaysia Airlines Wajibkan 1.260 Pilot Tes Narkoba Usai Kopilot Ditangkap di Soetta

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

KPAI Ingatkan Ortu Jangan Jadikan HP Sebagai Pengasuh Anak

by Aspek
Agustus 10, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

Jakarta – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kawiyan mengingatkan orangtua agar tidak menjadikan ponsel sebagai “pengasuh” ketika anak rewel atau membutuhkan hiburan.

Menurut Kawiyan, orangtua perlu menyediakan aktivitas alternatif bagi anak, seperti bermain, membaca, berolahraga, berkesenian, hingga berinteraksi bersama keluarga.

BacaJuga

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Pertamina Isi 92.901 Liter Avtur ke Pesawat Terbesar di Dunia

Media Asing Kupas Kebakaran Hutan di Taman Nasional Bromo

Selat Hormuz  Belum Dibuka, Harga Minyak Dunia Naik

Politikus: Wajar Elektabilitas Prabowo Tinggi

 100 Sekolah Rakyat Beroperasi pada Akhir Agustus

“Jangan berikan ponsel sebagai ‘pengasuh’, jangan setiap anak rewel langsung diberikan ponsel. Anak harus mempunyai aktivitas alternatif,” kata Kawiyan, Minggu (10/8/2026) malam.

Pernyataan tersebut disampaikan merespons Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang mengungkapkan anak-anak Indonesia menghabiskan waktu menggunakan ponsel atau screen time selama 5-7 jam sehari.

Kawiyan meminta orangtua membuat aturan penggunaan gawai di rumah. Orangtua perlu menentukan waktu anak boleh menggunakan ponsel dan kapan harus berhenti. Selain itu, orangtua disarankan memanfaatkan fitur parental control atau pengawasan yang tersedia pada perangkat dan platform digital.

Orangtua juga perlu mengetahui game dan media sosial yang digunakan anak. Menurut dia, orangtua tidak cukup hanya mengawasi durasi penggunaan ponsel. Mereka juga perlu mengetahui aktivitas anak selama menggunakan perangkat tersebut. “Orangtua jangan hanya bertanya,

‘Sudah berapa jam main ponsel?’ tetapi juga ‘Kamu melihat apa? Bermain apa? Berinteraksi dengan siapa?’,” kata dia dikutip dari kompas.

Kawiyan menekankan pentingnya membangun komunikasi dengan anak, bukan sekadar menerapkan larangan. Anak perlu memahami alasan penggunaan ponsel harus dibatasi.

“Jangan sampai orangtua melarang tetapi dirinya sendiri terus-menerus menggunakan ponsel,” ujar dia.

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Menjaga Mata Lelah karena Layar

Menjaga Mata Lelah karena Layar

Jakarta- Mata kita kini terus-menerus terpapar layar gawai, polusi lingkungan, dan berbagai faktor lain yang dapat memengaruhi kesehatan penglihatan. Berikut...

RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

Anak Indonesia Habiskan Waktu 5-7 Jam/Hari Tatap Layar Hp

Jakarta - Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Pemuda dan Startup, Alfreno Kautsar Ramadhan, mengatakan penggunaan perangkat digital oleh...

Ayo Daftar, Facebook Bantu UKM Rp12,5 Miliar

Perusahaan Induk FB Didenda Rp10 Triliun karena Dinilai merusak Mental Anak

Amerika - Hakim Bryan Biedscheid dari pengadilan New Mexico, Amerika Serikat, menjatuhkan perintah kepada Meta pada Kamis (7/8/2026). Perusahaan induk...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In