ASPEK.ID, JAKARTA – Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), Rudiyanto mengatakan, kolaborasi tiga BUMN dalam satu holding akan menguatkan posisi Jasa Survei, khususnya di era VUCA (volatility, uncertainty, complexity dan ambiguity).
Ketiganya, PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT Sucofindo (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero) melaksanakan Sosialisasi Persiapan Holding BUMN Jasa Survei.
Kegiatan Sosialisasi Persiapan Holding BUMN Jasa Survei yang digelar di Hotel Shangrila Surabaya, Kamis (28/4/2021) fokus pada wilayah Regional Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.
“Jika saling berkolaborasi, menguatkan dan meningkatkan strategi bisnis, dan dengan komitmen yang terjaga, kami optimis BUMN Jasa Survei dapat menjadi top 5 market leader di Asia Tenggara. Hal ini pun menjadi target bersama di 2024,” kata Rudiyanto dalam keterangannya, Sabtu (1/5/2021).
Direktur Utama PT Sucofindo, Bachder Djohan Buddin optimistis bahwa holding ini mampu membawa BUMN Jasa Survei bersaing dengan perusahaan asing lainnya.
“Sinergi dan kolaborasi ini mampu menguatkan kapasitas dan kapabilitas BUMN Jasa Survei, sehingga kami optimis mampu berkompetisi dengan perusahaan-perusahaan TIC global,” katanya.
Direktur Komersial 2 PT Surveyor Indonesia (Persero), Darwin Abas menambahkan, kunci keberhasilan yang harus dipegang bersama dalam menyukseskan holding adalah kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi (3K).
“Dengan berkolaborasi, kita dapat saling melengkapi, baik dari segi layanan jasa, kompetensi sumber daya manusia, maupun peralatan dan aset,” ujar Darwin.
Acara sosialisasi ini sebelumnya telah berlangsung di area Sumatera dan Kalimatan. Proses pembentukan holding saat ini telah memasuki tahap penetapan rancangan peraturan pemerintah (RPP) menjadi peraturan pemerintah oleh Presiden Republik Indonesia (RI).
“Ketika PP telah ditandatangani, maka strategi bisnis kita akan dijalankan bersama-sama. Untuk menyiapkan hal tersebut, kita juga telah membentuk PMO (project management office). Tim ini dibentuk untuk mengintegrasikan seluruh aspek dari 3 BUMN Jasa Survei menjadi satu, sehingga kelak mampu meningkatkan revenue serta efisiensi sistem operasional,” kata Direktur Pengembangan dan Sumber Daya PT BKI, Saifuddin Wijaya.
Tim PMO beranggotakan perwakilan masing-masing BUMN Jasa Survei yang bertugas menginisiasi mulai dari level strategis hingga level pelaksana dalam seluruh aspek pengelolaan dan bisnis perusahaan ketiga anggota holding BUMN Jasa Survei.
Kementerian BUMN menjalankan pembentukan holding BUMN yang merupakan program menyatukan beberapa BUMN tertentu dengan karakteristik bisnis serupa.
Rencana tersebut bertujuan memperbesar skala dan daya saing usaha serta meningkatkan kontribusi BUMN terhadap pembangunan Nasional. Program pembentukan holding di antaranya dilakukan pemerintah terhadap BUMN klaster jasa survei.






















