ASPEK.ID, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia II atau Pelindo II (Persero) menyebut upaya antisipasi dampak cuaca buruk serta kejadian luar biasa di Terusan Suez pada akhir Maret lalu yang menimbulkan efek domino terhadap perubahan jadwal kapal.
Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) atau IPC, Arif Suhartono menjelaskan dalam waktu dekat pihaknya akan mengalihkan kapal-kapal yang tiba bersamaan ke beberapa terminal serta mengosongkan lapangan yang digunakan untuk menampung kontainer.
Selain itu, IPC juga akan berupaya untuk meningkatkan pelayanan di masa sibuk ini melalui penyediaan lebih banyak area penyangga di pelabuhan.
“IPC juga akan mengoptimalkan implementasi Single Truck ID (TID), melakukan pengaturan jadwal kedatangan truk ke dalam area terminal, serta rencana re-layout pelabuhan,” kata Arif Suhartono dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (7/4).
Kegiatan perekonomian dan industri yang pulih, baik secara nasional maupun global pada 2021, kata Arif, mulai berdampak pada kegiatan ekspor dan impor.
Dampak lain yang dirasakan adalah peningkatan volume barang di pelabuhan-pelabuhan besar, termasuk Pelabuhan Tanjung Priok, pelabuhan terbesar yang dikelola oleh perusahaan pelat merah tersebut.
Kendati demikian, peningkatan kegiatan ekspor dan impor ditambah dengan cuaca buruk serta kejadian luar biasa di Terusan Suez menimbulkan efek domino terhadap perubahan jadwal kapal
Efek domino tersebut termasuk kongesti di pelabuhan keberangkatan sebelumnya, di antaranya dari Pelabuhan di Singapura, yang mengakibatkan keterlambatan jadwal kedatangan kapal di Pelabuhan Tanjung Priok.
Akibatnya, terjadi antrian pelayanan menuju pelabuhan untuk proses penerimaan barang dari pengguna jasa ke lapangan penumpukan sementara dan pengiriman barang dari lapangan penumpukan sementara ke gudang.
Sebagai strategi jangka panjang, IPC akan membangun New Priok Eastern Access (NPEA) sebagai akses baru menuju ke Terminal Kalibaru dari wilayah timur dan terkoneksi langsung dengan jalan tol.
“Akses baru ini diharapkan membuat lalu lintas dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok ini menjadi lebih baik,” tandasnya.
























