Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan bersama Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kembali menyelenggarakan Konferensi Pers Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Senin, (11/10/2021).
“Dibandingkan dengan negara-negara tetangga di ASEAN, Indonesia mengalami perkembangan pesat dengan kasus konfirmasi harian yang terus turun hingga 98,9 persen pada 15 Juli lalu, menurunnya angka kematian, dan terdongkraknya kecepatan vaksinasi yang ada,” buka Menko Luhut.
Menurutnya, syarat penurunan level PPKM dengan meningkatkan vaksinasi lansia memperlihatkan keberhasilannya.
Luhut menuturkan, pelaksanaan PON Papua memang meningkatkan mobilitas dari berbagai daerah, tetapi tidak menciptakan lonjakan kasus yang besar.
“Adanya SE Satgas No. 17/2021 membantu mencegah terjadinya penyebaran kasus setelah kepulangan kontingen dari seluruh panitia ke daerah asal,” ungkapnya.
Sejauh ini, ada sekitar 83 orang yang terpapar. Walaupun begitu, penyelenggaraan ini dapat dijadikan contoh bagi penyelenggaraan acara besar lainnya kedepannya.
Menteri Kesehatan Budi Sadikin menjelaskan kedepannya beberapa acara besar seperti PON harus menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.
“Tempat tinggal, makanan, PCR Test random, dan Isolasi terpusat akan terus diketatkan,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan secara ilmiah mengenai kasus di Indonesia yang turun dengan drastis salah satunya karena kekebalan yang timbul baik secara alami maupun buatan.
“Bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri kami telah menyiapkan Survei Prevalensi Antibodi Masyarakat Untuk 21.880 sampel di 34 Provinsi seluruh Indonesia,” jelasnya.
Survei ini, menurutnya, akan memberikan gambaran kedepannya mengenai peta penanganan covid-19 sehingga pencegahan akan dilaksanakan dengan lebih maksimal.
Bekerja sama dengan Universitas dan WHO, survey ini akan memperlihatkan pula kepada dunia atas kesiapan Indonesia dalam menghadapi Covid-19.
Indonesia menempati urutan ke-5 terbanyak yang telah melaksanakan vaksinasi di seluruh dunia. Diharapkan kedepannya penanganan Covid-19 akan lebih maksimal dan Indonesia mampu menghadapi tantangan ini dengan lebih baik.













