• Latest
  • Trending
Kepala Komunikasi, Tapi Gagal Berkomunikasi?

Kepala Komunikasi, Tapi Gagal Berkomunikasi?

Pertamina Diskon LPG Bright Gas Sambut HUT RI

Pertamina Diskon LPG Bright Gas Sambut HUT RI

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Tekankan BUMN Jangan Cuma Jadi Pemain Lokal

RI Kena Tarif AS 10 persen, Mendag; Negara Lain 12 Persen

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

MK Tak Terima Gugatan Penghapusan Kuota Haji Khusus

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

RI Punya Potensi Besar Mineral Tanah Jarang, Danantara Ungkap Kendalanya

Sakit Hati Kerap Diejek, Pria di Kukar Bakar Kantor Diskominfo

Sakit Hati Kerap Diejek, Pria di Kukar Bakar Kantor Diskominfo

Aspal Merah Putih Segera Diluncurkan, Segini Harganya

Aspal Merah Putih Segera Diluncurkan, Segini Harganya

7 Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

7 Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

KAI Catat Pertumbuhan Pengguna LRT Jabodebek pada Triwulan III 2024

LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai mulai Beroperasi 26 Agustus

Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Pilihan Prabowo

Alasan Istana Kirim 1 Nama Jadi Gubernur BI ke DPR

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

OJK Tetapkan Alex Jadi Komisaris BEI

Indonesia Borong 36 Jet Tempur Rafale dan 8 F-15EX

Jelang HUT ke-81 RI, 2 Rafale Indonesia Unjuk Aksi di Langit Istana

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Agustus 12, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kepala Komunikasi, Tapi Gagal Berkomunikasi?

by REDAKSI
Juli 18, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS, OPINI
Kepala Komunikasi, Tapi Gagal Berkomunikasi?

Socrates pernah mengingatkan, kebijaksanaan tidak lahir dari hasrat untuk selalu menjawab, melainkan dari kesediaan untuk memahami. Dalam komunikasi publik, prinsip itu bahkan lebih sederhana, “orang yang ingin didengar, harus lebih dulu mampu mendengar.”

Ironisnya, pelajaran itu seolah menguap ketika Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari, berdebat dengan Wakil Ketua Dewan Mahasiswa UI di sebuah televisi nasional.

Yang viral bukan kekuatan argumennya.

BacaJuga

Pertamina Diskon LPG Bright Gas Sambut HUT RI

Danantara Tekankan BUMN Jangan Cuma Jadi Pemain Lokal

MK Tak Terima Gugatan Penghapusan Kuota Haji Khusus

RI Kena Tarif AS 10 persen, Mendag; Negara Lain 12 Persen

RI Punya Potensi Besar Mineral Tanah Jarang, Danantara Ungkap Kendalanya

Sakit Hati Kerap Diejek, Pria di Kukar Bakar Kantor Diskominfo

Yang menjadi perbincangan justru cara berkomunikasinya.

Potongan demi potongan interupsi. Pertanyaan yang berulang, “mana datanya?”. Ruang dialog yang berubah menjadi arena pembuktian. Pada titik itu, publik berhenti menilai isi perdebatan. Yang mereka nilai adalah bagaimana pemerintah memilih berbicara kepada rakyatnya.

Di situlah persoalannya.

Seorang Kepala Badan Komunikasi bukan sekadar pejabat yang pandai berbicara. Ia adalah representasi bagaimana negara mendengar, menjelaskan, dan merespons kritik. Ketika yang tampil justru kesan defensif, gemar menyela, dan lebih sibuk menguji lawan bicara daripada memahami kegelisahannya, publik menangkap sinyal yang jauh lebih besar daripada sekadar sebuah debat televisi.

Komunikasi berubah menjadi relasi kuasa.

Yang satu bertanya.

Yang lain seolah sedang diuji.

Padahal komunikasi negara bukan sidang skripsi, apalagi ruang interogasi. Rakyat bukan peserta ujian yang setiap keresahannya harus disertai tabel, grafik, dan statistik agar layak didengar.

Tentu data penting. Sangat penting.

Tetapi dalam komunikasi publik, data adalah alat menjelaskan, bukan senjata untuk membungkam. Sebab keresahan masyarakat sering kali hadir lebih dulu daripada angka-angka yang kemudian membuktikannya.

Ironi terbesar justru ada pada lahirnya Badan Komunikasi Pemerintah itu sendiri. Lembaga ini dibentuk karena pemerintah menyadari satu hal, “kepercayaan publik tidak cukup dibangun melalui kebijakan, tetapi juga melalui cara berkomunikasi.”

Namun ketika wajah komunikasi pemerintah tampil layaknya peserta lomba debat yang sibuk mengejar kemenangan argumentasi, publik melihat paradoks yang sulit diabaikan. Negara tampak lebih ingin memenangkan perdebatan daripada memenangkan kepercayaan.

Dalam ilmu komunikasi politik, kredibilitas berdiri di atas tiga kaki: kompetensi, empati, dan integritas. Kompetensi membuat orang percaya bahwa pejabat memahami persoalan. Integritas membuat publik yakin ia jujur. Tetapi empati membuat masyarakat merasa dihargai.

Tanpa empati, kompetensi mudah berubah menjadi kesombongan intelektual.

Tanpa kemampuan mendengar, komunikasi hanya menjadi monolog yang dipaksakan kepada publik.

Karena itu, ukuran keberhasilan Kepala Badan Komunikasi bukanlah seberapa sering ia berhasil mematahkan argumen lawan di televisi.

Melainkan seberapa banyak masyarakat merasa dipahami setelah mendengar penjelasannya.

Sebab sejarah komunikasi politik mengajarkan satu hal yang sederhana, “pemerintah jarang kehilangan legitimasi karena kekurangan data. Pemerintah kehilangan legitimasi ketika rakyat merasa tidak lagi didengar.”

Dan jika wajah komunikasi pemerintah justru membuat perasaan itu semakin kuat, maka yang layak dievaluasi bukan hanya gaya komunikasinya, tetapi juga apakah figur yang memimpin komunikasi negara masih tepat untuk menjalankan mandat tersebut.

OPINIO REDAKSI

Komentar
Share12Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pertamina Diskon LPG Bright Gas Sambut HUT RI

Pertamina Diskon LPG Bright Gas Sambut HUT RI

Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga memberikan program diskon harga pembelian isi ulang LPG nonsubsidi jenis Bright Gas hingga Rp8.100...

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Tekankan BUMN Jangan Cuma Jadi Pemain Lokal

ASPEK.ID, JAKARTA - Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, menegaskan perusahaan-perusahaan pelat merah tidak boleh hanya bermain...

RI Kena Tarif AS 10 persen, Mendag; Negara Lain 12 Persen

Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menjelaskan perkembangan terbaru tarif perdagangan Amerika Serikat (AS) terhadap Indonesia. Menurutnya, tarif yang...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In