• Latest
  • Trending
Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Milisi Irak Pasang Imbalan Rp 179 M untuk Bunuh Donald Trump

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Tekankan BUMN Jangan Cuma Jadi Pemain Lokal

RI Kena Tarif AS 10 persen, Mendag; Negara Lain 12 Persen

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

MK Tak Terima Gugatan Penghapusan Kuota Haji Khusus

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

RI Punya Potensi Besar Mineral Tanah Jarang, Danantara Ungkap Kendalanya

Sakit Hati Kerap Diejek, Pria di Kukar Bakar Kantor Diskominfo

Sakit Hati Kerap Diejek, Pria di Kukar Bakar Kantor Diskominfo

Aspal Merah Putih Segera Diluncurkan, Segini Harganya

Aspal Merah Putih Segera Diluncurkan, Segini Harganya

7 Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

7 Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

KAI Catat Pertumbuhan Pengguna LRT Jabodebek pada Triwulan III 2024

LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai mulai Beroperasi 26 Agustus

Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Pilihan Prabowo

Alasan Istana Kirim 1 Nama Jadi Gubernur BI ke DPR

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

OJK Tetapkan Alex Jadi Komisaris BEI

Indonesia Borong 36 Jet Tempur Rafale dan 8 F-15EX

Jelang HUT ke-81 RI, 2 Rafale Indonesia Unjuk Aksi di Langit Istana

Komisi III DPR Minta Jaksa Agung Tegur JPU Kasus ABK Fandi Ramadhan

Komisi III DPR Uji 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc MA

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Agustus 12, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Milisi Irak Pasang Imbalan Rp 179 M untuk Bunuh Donald Trump

by Muhammad Fadhil
Juli 18, 2026
in BERITA TERBARU, GLOBAL, NEWS
Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. [Foto: AP/ Mark Schiefelbein]

ASPEK.ID, JAKARTA – Kelompok Perlawanan Islam di Irak mengumumkan hadiah sebesar US$ 10 juta atau sekitar Rp 179,4 miliar bagi siapa saja yang berhasil membunuh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Tawaran tersebut disebut sebagai bentuk “kutukan” terhadap Trump atas kematian dua komandan yang mereka hormati.

Dikutip dari Press TV dan Middle East Monitor, Sabtu (18/7/2026), pengumuman itu disampaikan kelompok tersebut pada Kamis (16/7). Dana hadiah diklaim berasal dari sumbangan anggota dan para pendukung Kelompok Perlawanan Islam di Irak.

Dalam pernyataannya, kelompok itu menyebut hadiah tersebut diperuntukkan bagi siapa pun yang berhasil membunuh Trump maupun pihak yang menyalurkan dana tersebut kepada individu, kelompok, lembaga, atau institusi yang dianggap dapat mewujudkan tujuan tersebut.

BacaJuga

Danantara Tekankan BUMN Jangan Cuma Jadi Pemain Lokal

MK Tak Terima Gugatan Penghapusan Kuota Haji Khusus

RI Kena Tarif AS 10 persen, Mendag; Negara Lain 12 Persen

RI Punya Potensi Besar Mineral Tanah Jarang, Danantara Ungkap Kendalanya

Sakit Hati Kerap Diejek, Pria di Kukar Bakar Kantor Diskominfo

Aspal Merah Putih Segera Diluncurkan, Segini Harganya

Kelompok Perlawanan Islam di Irak merupakan salah satu komponen utama dalam Poros Perlawanan (Axis of Resistance). Selama konflik yang melibatkan Iran dengan AS, kelompok ini diketahui beberapa kali mengklaim melancarkan serangan terhadap aset-aset militer Amerika di kawasan Timur Tengah.

Mereka menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan respons atas tewasnya Mayor Jenderal Qasem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis dalam serangan drone AS di dekat Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari 2020. Serangan itu dilakukan atas perintah langsung Donald Trump saat masih menjabat sebagai Presiden AS.

Dalam pernyataannya, kelompok tersebut menilai tindakan Trump menjadi simbol dari apa yang mereka sebut sebagai kemerosotan moral pemerintahan Amerika Serikat.

“Kesombongan kriminal” Trump terkait pembunuhan “komandan-komandan kemenangan”, Mayor Jenderal Qasem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis, menjadi “tanda paling nyata dari runtuhnya moral pemerintah AS”.

Soleimani merupakan Komandan Pasukan Quds Iran, sementara al-Muhandis menjabat sebagai Wakil Komandan Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) Irak. Keduanya memiliki pengaruh besar dalam jaringan milisi yang berafiliasi dengan Iran di kawasan Timur Tengah.

Selain mengumumkan hadiah tersebut, Kelompok Perlawanan Islam di Irak juga mengeluarkan pernyataan bernada ancaman terhadap pihak-pihak yang mereka anggap bertanggung jawab atas kematian para komandan mereka.

“Orang-orang yang bebas di seluruh dunia akan terus memburu pembunuh anak-anak dan ilmuwan. Para tiran tidak akan pernah merasakan kedamaian, dan sang penjahat tidak akan menemukan tempat berlindung yang aman dari kemurkaan orang-orang yang terhormat,” tegas Kelompok Perlawanan Islam di Irak.

“Pembalasan adalah janji yang mengikat bagi para pejuang, dan darah para syuhada akan tetap menjadi kutukan yang mengguncang takhta orang-orang yang angkuh hingga para agresor dikalahkan dan benteng-benteng tirani runtuh,” imbuh pernyataan kelompok tersebut.

Pengumuman itu disampaikan ketika ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat. Konflik antara Iran dengan AS dan Israel memasuki fase baru setelah gencatan senjata berakhir. Pertempuran kembali pecah menyusul perselisihan mengenai pengaturan di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu urat nadi distribusi energi dunia. []

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Tekankan BUMN Jangan Cuma Jadi Pemain Lokal

ASPEK.ID, JAKARTA - Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, menegaskan perusahaan-perusahaan pelat merah tidak boleh hanya bermain...

RI Kena Tarif AS 10 persen, Mendag; Negara Lain 12 Persen

Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menjelaskan perkembangan terbaru tarif perdagangan Amerika Serikat (AS) terhadap Indonesia. Menurutnya, tarif yang...

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

MK Tak Terima Gugatan Penghapusan Kuota Haji Khusus

ASPEK.ID, JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menerima gugatan calon jemaah haji bernama Hermawanto yang meminta penghapusan kuota haji khusus....

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In