ASPEK.ID, JAKARTA – Sejak KB Kookmin Bank menjadi Pemegang Saham Pengendali (PSP), pembukaan rekening dari perusahaan dan individu Korea di Bank Bukopin melonjak tajam hingga Rp1,6 triliun.
Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk Rivan Achmad Purwantono mengatakan, tingginya nasabah Korea Selatan yang bergabung menjadi salah satu bukti tingginya kepercayaan dan kredibilitas KB Kookmin Bank di pasar keuangan global.
Saat ini terdapat sekitar 2.000 perusahaan besar, kecil, dan menengah asal Korea Selatan seperti Samsung, Hyundai Motor, LG dan lain-lain.
Dari jumlah tersebut, sekitar 190 perusahaan merupakan nasabah Kookmin di Korea Selatan.
“Nasabah asal Korea yang bergabung di Bukopin terus meningkat. Dana simpanan dari nasabah asal Korea ini bertambah lebih dari Rp1,6 triliun dalam dua bulan terakhir,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (20/11).
Dukungan Kookmin ini dikatakan Rivan sangat penting dalam upaya perseroan memperbesar peran Bukopin untuk memperkuat ekonomi Indonesia.
“Adanya kesamaan pengalaman di bisnis UMKM, kami harapkan dapat mempercepat transformasi bisnis yang saat ini sudah berjalan,” ungkapnya.
Di Korea Selatan, Kookmin menjadi bank komersial pertama yang berhasil menyalurkan kredit UKM hingga 100 triliun Won Korea (KRW) dan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar pada segmen kredit UKM pada 2019.
Sebagai bagian dari komitmennya untuk mendukung transformasi bisnis di Bukopin, Kookmin juga terus menambah dananya ke Bank Bukopin.
Dana Kookmin yang telah masuk Bukopin mencapai 780 juta dolar AS atau setara Rp11,08 triliun (kurs Rp14.200 per dolar AS). Sebagian merupakan setoran modal dan sisanya dana simpanan.




















