• Latest
  • Trending
Laba Menurun, Phapros Harus Perbaiki Kinerja

Laba Menurun, Phapros Harus Perbaiki Kinerja

Pabrik BYD di Subang Serap 20 Ribu Tenaga Kerja Lokal

Ketua Periklindo Curhat di DPR: Mobil & Motor Listrik Dilarang Naik Kapal Laut

Muazin Masjidil Haram Syekh Ibrahim Al Madani Wafat

Muazin Masjidil Haram Syekh Ibrahim Al Madani Wafat

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Loyo di Akhir Perdagangan, 354 Saham Ditutup Melemah

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Resmi Terbitkan Aturan Demutualisasi BEI

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

Eks Bupati Pati Sudewo Dituntut Penjara 8,5 Tahun

Biaya Perjalanan Haji 2020 Tidak Naik

Dana Haji Rp 184 Triliun Disimpan di Mana? Ini Penjelasan Lengkap BPKH

Sore Ini, PT Angkasa Pura II Gelar RUPS RKAP

Putra Karni Ilyas Jadi Komisaris Independen Angkasa Pura

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Kader PSI: Politik Jokowi Bukan Oligarki

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

Baleg DPR Sepakat Bawa RUU Reforma Agraria ke Paripurna

Laba Bersih Siloam Hospitals Rp150 Miliar Selama Covid

Siloam Bakal Akuisisi 14 RS, Nilainya Tembus Rp6,91 Triliun

Rumah Mewah Silmy Karim Digeledah KPK, Puluhan Brimob Turun Mengawal

Silmy Karim Gugat KPK ke PN Jaksel, Persoalkan Penetapan Tersangka

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, September 21, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Laba Menurun, Phapros Harus Perbaiki Kinerja

by Zamzami Ali
Juli 27, 2020
in BUMN
Laba Menurun, Phapros Harus Perbaiki Kinerja

ASPEK.ID, JAKARTA – Laba tahun berjalan yang dihasilkan salah satu BUMN Farmasi, PT Phapros Tbk, pada Tahun 2019 lalu mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Diketahui, penurunan laba tahun berjalan dari Rp 133,29 miliar pada tahun 2018 menjadi Rp 102,31 tahun 2019 sehingga terjadi penurunan sekitar Rp 31 miliar.

Anggota Komisi VI DPR RI Amin AK meminta agar kedepan manajemen PT Phapros Tbk dikelola secara lebih baik dan efisien lagi agar tidak terjadi penurunan laba yang cukup besar.

BacaJuga

Putra Karni Ilyas Jadi Komisaris Independen Angkasa Pura

Prabowo Sebut Penghasilan Danantara Naik 400% dalam 1,5 Tahun

Prabowo: Ekspor Satu Pintu Lewat BUMN untuk Cegah Laporan Palsu

Waskita Karya: LRT Jakarta Aman Beroperasi

Prabowo Targetkan Dividen Danantara Tembus Rp 200 Triliun Tahun Ini

R. Mahelan Prabantarikso Ditunjuk Jadi Direktur Utama Askrindo

“Ini perlu mendapat perhatian serius,” ujar Amin usai mengikuti kunjungan kerja Komisi VI DPR RI di Kantor PT Phapros Semarang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Legislator dapil Jawa Timur IV ini membandingkan, saat Phapros masih perusahaan swasta justru terbilang bagus kinerjanya, tapi setelah menjadi BUMN justru menurun dan kondisi ini tidak bagus untuk masa depan.

Dengan menjadi BUMN tentu ada fasilitas dari negara, ada modal dari negara, ada sumber daya dari negara, bahkan ada kebijakan-kebijakan negara yang berpihak.

Ia menguraikan, laba bersihnya sebuah perusahaan merupakan salah satu parameter keberhasilan atau kegagalan manajemen.

Penurunan laba bersih mencapai sekitar 30 persen mengundang tanda tanya besar, sebelum menjadi BUMN sempat menorehkan keuntungan Rp 133 miliar lalu pada tahun 2019 justru menurun menjadi Rp 102 miliar.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini juga mengkritisi alasan pihak manajemen Phapros bahwa penurunan laba diakibatkan adanya bunga hutang jatuh tempo.

Namun menurut Amin, lebih disebabkan oleh manajemen operasional perusahaan yang kurang baik dan ini menjadi tantangan tersendiri.

“Jangan sampai BUMN selalu identik dengan perusahaan plat merah yang kalah dengan swasta,” tegasnya.

Ia menerangkan, Komisi VI DPR RI akan mendukung dari sisi kebijakan tapi manajemen Phapros harus bisa menunjukkan kinerja yang lebih bagus.

“Kita akui pemain di bisnis farmasi ini sangat banyak, dari pangsa pasar sebesar Rp 88 triliun ada sekitar 250 pemain di bidang farmasi ini. Dan perusahaan terbesar saja menguasai tak lebih dari 6 persen share market-nya,” jelas Amin.

Politisi yang memiliki latar belakang Akuntan ini mengatakan bahwa persaingan di bidang farmasi di tengah pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi Phapros dan Kimia Farma selaku induknya.

“Industri farmasi ini menjadi salah satu kebutuhan pokok rakyat harus bisa menerapkan tata kelola perusahaan yang baik atau GCG (Good Corporate Government). Bila ini ditegakkan maka akan meningkatkan kinerjanya menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Phapros, Hadi Kardoko dalam paparannya mengakui adanya penurunan laba tahun berjalan pada tahun 2019 dibandingkan tahun 2018. Hal tersebut menurutnya disebabkan adanya pembayaran hutang jatuh tempo dan juga akuisisi PT Lucas Djaja.

“Implementasi Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) pada tahun 2018 skornya sebesar 479,75 meningkat menjadi 523,25 pada tahun 2019. Sementara peningkatan skor perolehan GCG tahun 2018 sebesar 86,72 menjadi 90,09 (very good/sangat baik) pada tahun 2019,” ulas Hadi.

Langkah sinergi ketika masuk dalam Kimia Farma Group antara lain penjualan produk Phapros melalui jaringan Kimia Farma, penetrasi pasar ekspor, ekspansi pasar melalui penetrasi digital, efisiensi dalam pengadaan bahan baku melalui joint procurement.

“Serta refinancing pinjaman kepada pihak ketiga melalui line Kimia Farma,” pungkasnya.

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Mekanisme Program & Pembiayaan Tapera

Niat Pemerintah agar hak kepemilikan rumah seluruh rakyat Indonesia terpenuhi melalui program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Hal itu sebagaimana diatur...

Indofarma Gelar RUPSLB Ubah Komisaris & Direksi

Kejagung Harus Tindaklanjuti Indikasi Kerugian Negara Ratusan Miliar di Indofarma

Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina mendesak Kejaksaan Agung (Kejakgung) untuk menindaklanjuti temuan indikasi kerugian negara sebesar ratusan miliar...

Komisi VI Bahas Kesiapan BUMN Transportasi Hadapi Mudik Lebaran

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal mengingatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) transportasi agar tidak menganggap remeh persoalan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In