• Latest
  • Trending

Lapangan Gas Peusangan B di Aceh Produksi Awal 2023

 100 Sekolah Rakyat Beroperasi pada Akhir Agustus

 100 Sekolah Rakyat Beroperasi pada Akhir Agustus

Zulhas: HET Minyakita Naik Minggu Depan

Zulhas Akui Ada Program Pemerintah Belum Optimal

Prabowo Minta Anak Cucu Perusahaan BUMN Dipangkas

Prabowo Minta Anak Cucu Perusahaan BUMN Dipangkas

Kenapa Upacara Bendera Selalu Digelar Setiap Senin? Ini Alasannya

Kenapa Upacara Bendera Selalu Digelar Setiap Senin? Ini Alasannya

Cerita Sopir Truk Lompat ke Laut Saat KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar

Publik Diminta Tunggu Hasil Investigasi KNKT Soal Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Garudayaksa FC Boyong Paulo Ricardo dari Persija

Garudayaksa FC Boyong Paulo Ricardo dari Persija

Malaysia Airlines Terancam Tutup

Malaysia Airlines Wajibkan 1.260 Pilot Tes Narkoba Usai Kopilot Ditangkap di Soetta

Prabowo Panggil Dirut Pertamina ke Hambalang, Ini yang Dibahas

Prabowo Panggil Dirut Pertamina ke Hambalang, Ini yang Dibahas

Selama Covid, Airbus Ekspor 560 Pesawat Kalahkan Boeing

Pesawat Terbesar di Dunia Mendarat Mulus di Soekarno Hatta

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Survei IPO Ungkap Menteri Berkinerja Positif dan Negatif

3 Faktor Proyek MRT Jakarta Fase 2 Bakal Molor

Rp 1 Tarif MRT, LRT & Transjakarta, pada 17 Agustus

Daftar Lengkap Reshuffle Pejabat yang Dilantik Prabowo

PKS Dorong Prabowo Pilih Profesional untuk Kabinet: Tak Harus Orang Partai

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Lapangan Gas Peusangan B di Aceh Produksi Awal 2023

by Zamzami Ali
Oktober 13, 2019
in BERITA TERBARU, ENERGI

ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian ESDM telah menyetujui rencana pengembangan pertama atau Plan of Development I Lapangan Gas Peusangan B di lepas pantai Lhokseumawe yang dioperasikan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Zaratex NV.

Lapangan gas tersebut menjadi lapangan migas pertama yang disetujui rencana pengembangannya setelah dikeluarkan PP Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Bersama Sumber Daya Alam Minyak dan Gas Bumi di Aceh serta terbentuknya Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPMA, Azhari Idris menyebutkan, lapangan gas yang terletak sekitar 7 kilometer (km) lepas Pantai Lhokseumawe ini ditargetkan akan memulai produksi pertamanya pada awal 2023.

BacaJuga

 100 Sekolah Rakyat Beroperasi pada Akhir Agustus

Zulhas Akui Ada Program Pemerintah Belum Optimal

Prabowo Minta Anak Cucu Perusahaan BUMN Dipangkas

Kenapa Upacara Bendera Selalu Digelar Setiap Senin? Ini Alasannya

Publik Diminta Tunggu Hasil Investigasi KNKT Soal Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Garudayaksa FC Boyong Paulo Ricardo dari Persija

Disebutkan, saat ini lapangan gas Peusangan B sedang dilakukan serangkaian kegiatan persiapan termasuk penyelesaian kajian AMDAL dan persiapan engineering design.

“Persiapan lainnya juga sedang dilakukan untuk mendukung pembangunan anjungan lepas pantai dan pemasangan pipa gas bawah laut sepanjang 7 km. Selain itu juga ada pembangunan fasilitas separator gas di darat dilengkapi dengan CO2 Removal dan Gas Dryer,” kata Azhari Idris dalam keterangan tertulis, Minggu (13/10/2019).

Pengembangan lapangan gas ini dikatakannya akan berlangsung selama 13 tahun. Namun, KKKS Zaratex juga akan melakukan kegiatan eksplorasi lanjutan dengan melakukan pengeboran tambahan minimal dua sumur lagi untuk memastikan usia produksi gas bisa lebih lama dan volume produksi juga diharapkan bisa bertambah.

“Dari produksi ini, pada tahap awal diperkirakan akan mampu memproduksi gas sebanyak 14,5 MMSCFD dan produksi puncak mencapai 19,4 MMSCFD selama masa produksi 13 tahun,” imbuhnya.

Dari produksi tersebut juga, negara diperkirakan akan mendapatkan pendapatan sebesar USD$ 156.557.974 pada harga gas USD$ 6,5 per MMBTU (flat) dan asumsi rata-rata harga kondensat sebesar USD$ 65 per BBL.

“Pengembangan lapangan gas tersebut juga akan mendukung program pemerintah dalam rangka penyediaan gas bumi antara lain untuk rumah tangga (city gas), bahan bakar gas untuk transportasi jalan dan kebutuhan lainnya seperti industry,” pungkas Azhari Idris.

Komentar
Share164Tweet42SendShareShare12Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Harga LPG Non Subsidi Naik Mulai 18 April 2026, Ini Rinciannya

Pertamina Patra Niaga Lestarikan Warisan Kuliner Nusantara

Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga melestarikan warisan kuliner nusantara lewat ajang kompetisi memasak Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026....

Mubadala Energy Mulai Garap Gas Tangkulo pada September 2026

Mubadala Energy Mulai Garap Gas Tangkulo pada September 2026

Jakarta -  Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) mendapatkan kepastian bahwa keputusan investasi final atau Final...

PHE WMO Operasikan Kembali Anjungan PHE 12

Impor Migas Ri HabiskanUS$ 22 Miliar

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia sepanjang Januari–Juni 2026 mencapai US$ 137,24 miliar, melonjak 18,69% dibandingkan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In