• Latest
  • Trending

Lapangan Gas Peusangan B di Aceh Produksi Awal 2023

Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Pemadaman Listrik di Batam

Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Pemadaman Listrik di Batam

Greenpeace Pasang Spanduk di Bundaran HI Kritik Pemerintah

6 Aktivis Greenpeace Dibawa ke Biddokkes Polda Metro

Prabowo-Gibran Lawan Kelompok Radikal, Sindir Siapa?

2 Tahun Prabowo-Gibran, Kepercayaan Publik di Angka 64,8 Persen

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Istana: Kita Semua Kerja Keras Padamkan Karhutla

Dari Bendungan hingga Labuan Bajo, Jejak Jokowi yang Sulit Dipisahkan dari NTT

Statemen Terbaru Jokowi Tentang Operasi Politik

PPh Perusahaan Turun 19%, Ini Syaratnya

Eks Mendag Sebut Singapura di Balik Jatuh IHSG

IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

Menko Airlangga: Banyak yang Tak Suka RI Maju Seperti IMF

Elektabilitas PDIP dan Gerindra Turun Tajam

2 Tahun Prabowo-Gibran, PDIP: Ekonomi Anjlok, Negara Sedang Tidak Baik-baik Saja

Prabowo Usul Wisata Berkuda di 5 Destinasi Prioritas

2 Tahun Jadi RI 1, Kekayaan Prabowo Nambah Jadi Rp 2,066 Triliun

Greenpeace Pasang Spanduk di Bundaran HI Kritik Pemerintah

Greenpeace Pasang Spanduk di Bundaran HI Kritik Pemerintah

KPK Sita Rp800 Juta dari Hercules

Urus Sengketa Lahan, Hercules Datangi Kantor Kementerian ATR/BPN

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

OJK Perkuat Stabilitas Keuangan dan Reformasi Pasar Modal

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Lapangan Gas Peusangan B di Aceh Produksi Awal 2023

by Zamzami Ali
Oktober 13, 2019
in BERITA TERBARU, ENERGI

ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian ESDM telah menyetujui rencana pengembangan pertama atau Plan of Development I Lapangan Gas Peusangan B di lepas pantai Lhokseumawe yang dioperasikan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Zaratex NV.

Lapangan gas tersebut menjadi lapangan migas pertama yang disetujui rencana pengembangannya setelah dikeluarkan PP Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Bersama Sumber Daya Alam Minyak dan Gas Bumi di Aceh serta terbentuknya Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPMA, Azhari Idris menyebutkan, lapangan gas yang terletak sekitar 7 kilometer (km) lepas Pantai Lhokseumawe ini ditargetkan akan memulai produksi pertamanya pada awal 2023.

BacaJuga

Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Pemadaman Listrik di Batam

6 Aktivis Greenpeace Dibawa ke Biddokkes Polda Metro

2 Tahun Prabowo-Gibran, Kepercayaan Publik di Angka 64,8 Persen

Istana: Kita Semua Kerja Keras Padamkan Karhutla

Statemen Terbaru Jokowi Tentang Operasi Politik

Eks Mendag Sebut Singapura di Balik Jatuh IHSG

Disebutkan, saat ini lapangan gas Peusangan B sedang dilakukan serangkaian kegiatan persiapan termasuk penyelesaian kajian AMDAL dan persiapan engineering design.

“Persiapan lainnya juga sedang dilakukan untuk mendukung pembangunan anjungan lepas pantai dan pemasangan pipa gas bawah laut sepanjang 7 km. Selain itu juga ada pembangunan fasilitas separator gas di darat dilengkapi dengan CO2 Removal dan Gas Dryer,” kata Azhari Idris dalam keterangan tertulis, Minggu (13/10/2019).

Pengembangan lapangan gas ini dikatakannya akan berlangsung selama 13 tahun. Namun, KKKS Zaratex juga akan melakukan kegiatan eksplorasi lanjutan dengan melakukan pengeboran tambahan minimal dua sumur lagi untuk memastikan usia produksi gas bisa lebih lama dan volume produksi juga diharapkan bisa bertambah.

“Dari produksi ini, pada tahap awal diperkirakan akan mampu memproduksi gas sebanyak 14,5 MMSCFD dan produksi puncak mencapai 19,4 MMSCFD selama masa produksi 13 tahun,” imbuhnya.

Dari produksi tersebut juga, negara diperkirakan akan mendapatkan pendapatan sebesar USD$ 156.557.974 pada harga gas USD$ 6,5 per MMBTU (flat) dan asumsi rata-rata harga kondensat sebesar USD$ 65 per BBL.

“Pengembangan lapangan gas tersebut juga akan mendukung program pemerintah dalam rangka penyediaan gas bumi antara lain untuk rumah tangga (city gas), bahan bakar gas untuk transportasi jalan dan kebutuhan lainnya seperti industry,” pungkas Azhari Idris.

Komentar
Share165Tweet43SendShareShare12Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pertamina Kembali Kapalkan LNG dari Kilang Arun ke Pasar Internasional

Terminal LNG PT Perta Arun Gas di Aceh Jadi Pusat Baru Bisnis GUCD

  ASPEK.ID, ACEH UTARA - PT Perta Arun Gas (PAG) yang merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina dan anak perusahaan...

AMDAL Masela Terbit, SKK Migas Siapkan Groundbreaking Proyek Gas Terbesar RI

Pakar: Gas Andaman Dapat Dialirkan ke Daratan Aceh

ASPEK.ID, JAKARTA - Temuan gas Tangkulo di South Andaman dapat dialirkan ke daratan Aceh setelah diproses melalui fasilitas offshore atau...

Eksplorasi di Blok Rokan Berbuah Hasil, Pertamina Konfirmasi Hidrokarbon di Sumur MTH-001

BPMA Percepat Legalisasi Sumur Minyak Masyarakat

ASPEK.ID, ACEH TIMUR - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT Medco E&P...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In