• Latest
  • Trending
Media China: Orang Aceh Ramah Senang Pesta

Media China: Orang Aceh Ramah Senang Pesta

Tunjangan Khusus Pegawai PPATK Naik hingga Rp47,5 Juta

PPATK Tidak Blokir Rekening Donasi Demo Pati ke Jakarta

Kejagung Telusuri Aset Eks Stafsus Nadiem Meski Masih Buron

Kejagung Limpahkan Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra ke Kejari Jakpus

Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan XXXIII

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Ditutup 30 Agustus, Ini Daftar Kampus yang Masih Sepi Peminat

Adhi Karya Ajukan PMN Rp 3 Triliun untuk 2021

BEI Suspensi Saham ADHI Imbas Tunda Bayar Bunga Dua Obligasi

Survei Indikator: Dedi Mulyadi Salip Prabowo di Bursa Capres

Gerindra Jabar Buka Suara soal Rumor Dedi Mulyadi Hijrah ke PSI

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dibawa ke Jakarta

Pesawat Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin

Pesawat Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin

Siaga Tempur, 600 Prajurit TNI dan 5 Kapal Perang ke Natuna

TNI Kerahkan 8.012 Prajurit dan 27 Alutsista untuk Penanganan Gempa NTT

Pandemi Tak Hilangkan Makna & Kesyahduan Ramadan

Pramono Luruskan Isu Soal Tarif Parkir Mobil Jakarta Naik Rp 60 Ribu per Jam

Jelang 100 Hari, Begini Penilaian Prabowo Terhadap Kabinetnya

Prabowo Kumpulkan Kepala BIN hingga Menhan di Hambalang, Ini yang Dibahas

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Jelang Championship, Ricky Nelson Siapkan Senjata Baru Persis Solo

Prabowo ke Riau, Pastikan Karhutla Padam

Prabowo ke Riau, Pastikan Karhutla Padam

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Media China: Orang Aceh Ramah Senang Pesta

by Aspek
Juni 18, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, GLOBAL
Media China: Orang Aceh Ramah Senang Pesta

Kasus turis Australia yang mabuk di Simeuleu Aceh mendapat perhatian dunia. South China Morning Post memuat catatan penulisnya ke  Aceh yang dimuat pada edisi 12 Juni 2023 dengan judul “The truth about travelling in Aceh, Indonesia’s marijuana-crazy, ultraconservative Muslim-majority province, where sharia law rules. Selama seminggu, penulis  itu keliling Aceh.

Kalimat pembuka dimulai dengan kasus Bodhi Mani Risby-Jones, turis Australia yang memukul nelayan Aceh karena mabuk. Turis ini hendak dihukum cambuk sesuai dengan hukum Syariah, namun berakhir damai.

BacaJuga

PPATK Tidak Blokir Rekening Donasi Demo Pati ke Jakarta

Kejagung Limpahkan Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra ke Kejari Jakpus

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Ditutup 30 Agustus, Ini Daftar Kampus yang Masih Sepi Peminat

BEI Suspensi Saham ADHI Imbas Tunda Bayar Bunga Dua Obligasi

Gerindra Jabar Buka Suara soal Rumor Dedi Mulyadi Hijrah ke PSI

Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dibawa ke Jakarta

Sejak itu, ada banyak berita asing yang mulai menyoroti tentang hukum Syariah. Pelanggaran seperti pacaran, minum alkohol, judi dan homoseksual adalah ‘dosa’ umum yang kerap mendapatkan cambuk.

Setelah itu, penulis Dave Smith, menceritakan perjalanannya ke Lhokseumawe dan menginap di Lido Grand Hotel. Smith langsung ditegur oleh staf hotel karena memakai celana renang yang kependekan.

Keesokan harinya, Smith ke Banda Aceh  ke Masjid Raya Baiturrahman. Smith dihampiri Satpol PP. Tidak ada kesalahan yang diperbuatnya, petugas itu hanya ingin menyapa. Smith bertanya-tanya soal hukum Syariah. Dari percakapan itu didapati bahwa pelancong hanya perlu berpakaian sopan seperti warga lokal.

“Saya mengalami sambutan hangat yang sama di mana-mana di Aceh: orang-orang mendatangi saya di jalan, di restoran dan di hotel dan bertanya dari mana saya berasal dan apakah saya bersedia untuk selfie dengan mereka,” tulis Smith dikutip dari detik, Sabtu (17/6/2023)

Dari Banda Aceh, Smith meneruskan perjalanan ke Gayo. Di sini, Smith merasakan hal yang berbeda dari Aceh.

“Aspal hitam yang berkelok di pagari dengan pakis raksasa dan pohon kayu kuno, aliran sungai deras dan pegunungan diatapi oleh awan yang menjulang sejauh mata memandang,” katanya.

Di lintas gunung pertama, ia singgah untuk makan mie Aceh. Dirinya cukup terkejut mengetahui bahwa makanan tersebut mengandung ganja. Meski ganja dilarang di Indonesia, namun penggunaannya di Aceh tidak dibatasi karena sudah masuk dalam budaya.

Smith bertemu dengan seorang pemandu, Dicky, yang akan membawanya ke Taman Nasional Gunung Leuser. Dia kembali terkejut, ketika Dicky muncul dengan membawa alkohol. Minuman itu disebut susu, karena berwarna putih. Namun minuman itu dibuat dari santan dan dijual di kedai-kedai. Dari percakapan itu, munculah pengakuan.

“Orang-orang mengira kami semua begitu serius di Aceh, seakan yang kami lakukan hanyalah berdoa dan pergi ke masjid,” katanya.

“Tapi kami orang Aceh, kami sangat senang berpesta,” tambahnya.

Dirinya bertemu bule lain Australia yakni  Dian, insinyur bergelar master dari Universitas di Melbourne. Dian bercerita bahwa di Aceh dia merasa sangat aman.

“Di Melbourne, laki-laki sering mengganggu saya ketika saya sendirian di kafe atau perpustakaan. Tapi di Aceh, laki-laki tidak pernah mengganggu saya,” ucapnya.

Dian mengaku bahwa dirinya tidak setuju dengan hukum cambuk, kecuali untuk kejahatan ekstrem seperti pelecehan anak dan pemerkosaan. Tapi kalau ingat lagi bagaimana dirinya diganggu oleh banyak pria di Aussie, pikiran tentang hukum cambuk seakan jadi penenang.

“Saya pikir jika ada kemungkinan dia bisa dicambuk, dia mungkin akan meninggalkan saya sendiri,” ungkapnya.

Di balik hukum Syariah, Aceh menyimpan banyak potensi untuk pariwisata. Smith mengaku bahwa setelah seminggu di Aceh, hidupnya telah diwarnai dengan wajah-wajah ramah, budaya, dan tempat-tempat indah di Aceh.

“Meskipun ada hukuman fisik, Aceh sangat kaya, penuh warna dan ramah seperti daerah lain di Indonesia,” pungkasnya.

Komentar
Share36Tweet23SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Berakhir Ricuh, Kendaraan Dirusak

Usai Rusuh Aceh, Menkum Bakal Tuntaskan Pembahasan UU Otsus

  Jakarta - Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas mengatakan sudah menemui Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem terkait pembahasan...

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Berakhir Ricuh, Kendaraan Dirusak

Forkompimda Aceh Bahas Akar Kerusuhan pada Hari Damai Aceh

  ASPEK,ID, ANDA ACEH – Dinamika kerusuhan yang diwarnai penaikan Bendera Bulan Bintang pada Hari Damai Aceh menjadi fokus diskusi...

Gibran Tinjau Rehab Rekon Aceh

Gibran Tinjau Rehab Rekon Aceh

 Bireuen - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Aceh, Kamis (6/8/2026). Dalam kunjungan kerja ini,...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In