• Latest
  • Trending
Daily Economic Review: Profitabilitas Bank-Bank Besar Dianggap Masih Cukup Baik

OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global

Singapore Airlines Dilarang Masuk Hongkong

10 Maskapai dengan Layanan Wi-Fi Terbaik Dunia

Panglima TNI Rotasi Sejumlah Kabinda, Termasuk Jawa Barat, Tengah dan Timur

Beredar Info Panglima TINI Mutasi Pangdam

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Targetkan RI Punya 5 Bank Syariah Raksasa pada 2027

Persis Solo Genjot Kondisi Fisik Jelang Laga Perdana Championship 2026/27

Persis Solo Usung Misi 3 Poin Saat Kontra Kendal Tornado

2 Kali Kalahkan Corona, Ini Rahasia Vietnam

Ekonomi Vietnam Tancap Gas, Tumbuh 9,95% pada Kuartal III 2026

Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priok, Ada Misi Apa?

Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priok, Ada Misi Apa?

3 Pola Makan Picu Kencing Manis

Ahli Gizi Kupas Simpan Nasi di Kulkas, Aman atau Bahaya?

Cetak Rekor, Krakatau Steel Produksi Baja 203,3 Ribu Ton

Krakatau Steel Lebur 4 Anak Usaha Jadi Satu Entitas

Alasan Sprei Hotel Selalu Putih

Alasan Sprei Hotel Selalu Putih

Target 200 Juta Penduduk Punya Buku Bank,  Usia 17 Tahun Otomatis Punya Rekening dan Saldo Rp50 Ribu

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Pemerintah Mulai Oktober 2026

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Kapolri Suyudi Mutasi 19 Kapolda

Jokowi: Tunjukkan KTA PSI, Politik Itu Soal Momentum

Pengamat: 3 Faktor Jokowi Deklarasi Sebagai Anggota PSI

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global

by Zamzami Ali
November 25, 2019
in EKONOMI, PERBANKAN
Daily Economic Review: Profitabilitas Bank-Bank Besar Dianggap Masih Cukup Baik

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. Foto: dok. Aspek.id

ASPEK.ID, JAKARTA – Dalam laporan terbarunya pada 21 November 2019, Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global tahun ini hanya mencapai 2,91% yang merupakan level terendah sejak krisis finansial.

OECD menilai konflik perdagangan, investasi usaha yang melemah, dan ketidakpastian politik yang terus berlanjut menjadi sumber utama perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan meningkatkan risiko pertumbuhan yang stagnan dalam jangka panjang.

OECD melihat perlambatan ekonomi terjadi di negara maju maupun negara berkembang. demikian, tingkat keparahannya bervariasi tergantung pada peran perdagangan internasional dalam struktur ekonomi masing-masing negara.

BacaJuga

OJK Targetkan RI Punya 5 Bank Syariah Raksasa pada 2027

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Pemerintah Mulai Oktober 2026

BI: Program Ketahanan Pangan Nasional Ikut Berdampak Terjaganya Inflasi September 2026

2.259 Mobil Mitsubishi Diekspor dari Patimban ke Meksiko

Gaji di Bawah Rp10 Juta/Bulan Bebas Pajak

Prabowo Akan Bagi Tunai Rp 900.000 kepada 13,3 Juta Pekerja

Dalam hal ini, pertumbuhan ekonomi AS diproyeksikan sebesar 2,3% pada tahun ini dan turun menjadi 2,0% pada 2020 dan 2021. Selain itu, perekonomian Tiongkok diperkirakan tumbuh sebesar 6,2% tahun ini kemudian melambat masing-masing menjadi 5,7% dan 5,5% pada 2020 dan 2021.

OECD memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia flat sebesar 5,0% hingga tahun depan dan meningkat menjadi 5,1% pada 2021. Sebagai informasi, pada proyeksi sebelumnya (Mei 2019), OECD memperkirakan perekonomian Indonesia dapat tumbuh sebesar 5,1% pada 2019.

Sementara itu, Pemerintah menilai bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak akan serendah proyeksi OECD meskipun tertekan pelemahan ekonomi global. Pemerintah meyakini perekonomian Indonesia masih mampu tumbuh pada kisaran 5,1% di tahun ini, ditopang pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang masih solid.

Tim riset ekonomi Bank Mandiri memperkirakan perekonomian Indonesia hingga akhir tahun ini sebesar 5,06%. Tingkat pertumbuhan tersebut lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang sebesar 5,17%.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan kami perkirakan lebih baik, yaitu sebesar 5,14%. Hal tersebut ditopang oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang tetap kuat, ekspektasi meningkatnya investasi pasca tahun politik, tingkat inflasi yang masih terjaga, dan terus membaiknya neraca perdagangan.

Komentar
Share68Tweet43SendShareShare12Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Istana Bahas Desil Tak Sesuai Ekonomi Warga

  ASPEK.ID, JAKARTA- Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto mengatakan pemerintah tengah mengevaluasi data desil yang menjadi salah...

Menkeu Purbaya Siapkan Bersih-Bersih Bea Cukai, Pejabat Pelabuhan Diganti Total

Purbaya: Kesejahteraan Masyarakat Membaik

ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan sejumlah indikator yang menunjukkan adanya perbaikan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Anggaran...

Studi: Penyebab Utama Perceraian  Bukan Orang Ketiga

MUI  Ungkap Penyebab Tingginya Perceraian

  ASPEK.ID, SEMARANG - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M. Anwar Iskandar menyoroti tingginya dan terus meningkatnya angka perceraian...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In