ASPEK.ID, JAKARTA – Pasar dan penjualan mobil diIndoensia diperkirakan masih tumbuh pada kuartal I tahun 2021, meski pandemi Covid-19 masih belum menunjukkan tanda-tanda akan membaik.
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto mengaui, pihaknya optimistis pertumbuhan di kuartal I 2021lebih baik dibandingkan kuartal IV 2020.
Disebutkan Henry, sejak kuartal III seiring membaiknya ekonomi Indonesia yang terpukul akibat pandemi, pasar mobil Indonesia tumbuh dibanding kuartal II 2020 dan terus membaik sampai kuartal IV 2020.
“Kami optimistis pasar mobil secara nasional lebih baik dari kuartal IV tahun lalu, karena indikator ekonomi juga membaik dan kepercayaan konsumen naik,” kata Henry Tanoto dilansir laman Antara di Jakarta, Minggu (3/1).
Toyota Indonesia disebutkan Henry, mengalami pertumbuhan penjualan penjualan sejak kuartal III dibanding kuartal II saat awal pandemi.
Pada kuartal III penjualan mobil Toyota mencapai 35.111 unit naik dibandingkan kuartal II yang hanya 26.366 unit.
Pada Oktober dan November 2020 penjualan Toyota juga terus meningkat dibanding rata-rata bulan sebelumnya di kuartal III, yaitu 13.466 dan 17.908 unit, sehingga total penjualan Toyota saja pada Januari-November mencapai 159.450 unit.
Henry mengatakan bahkan penjualan mobil Desember juga terus membaik dibanding November 2020. Namun ia tidak mau menyembut angka persis karena masih dalam perhitungan.
“Kemungkinan penjualan mobil secara nasional (untuk semua merek) tahun 2020 hanya mencapai 560.000 unit turun tajam dibandingkan 2019 yang mencapai di atas satu juta unit,” kata Henry.
Henry memperkiran kuartal I 2021 penjualan mobil tumbuh dibanding kuartal IV 2021.
“Tetap turun dibandingkan periode yang sama 2020, tapi penurunannya lebih rendah dari 46 persen,” tandasnya.























