ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa Pemerintah membuka seluas-luasnya masukan dari masyarakat terkait RUU Cipta Kerja yang telah diajukan ke DPR.
“DPR juga saya kira juga akan membuka seluas-luasnya masukan-masukan mungkin bisa lewat dengar pendapat,” ujar Presiden Jokowi usai menghadiri Rakornas Investasi di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (20/2).
Artinya, menurut Presiden, Pemerintah bersama DPR itu selalu terbuka. “Ini masih baru awal, mungkin masih 3 bulan, mungkin masih 4 bulan baru selesai atau 5 bulan baru selesai ya kan,” tambahnya.
Pemerintah, lanjut Presiden, ingin terbuka baik DPR maupun kementerian-kementerian, terbuka untuk menerima masukan-masukan, menerima input-input, dan mendengar keinginan-keinginan masyarakat.
“Sehingga kita nanti bisa mengakomodasi lewat kementerian kemudian persetujuan di DPR,” tuturnya.
Mengenai kritikan masyarakat, Presiden meminta agar RUU Cipta Kerja dibaca satu per satu sehingga jangan sampai belum melihat tetapi sudah mengkritik.
“Ini belum, sekali lagi ini belum undang-undang loh ya, rancangan undang-undang yang baik asosiasi, baik serikat, baik masyarakat bisa memberikan masukan sekali lagi kepada pemerintah, kementerian, maupun kepada DPR. Ini yang ditunggu,” pungkas Presiden.
















