ASPEK.ID, JAKARTA – Apple mengantongi pendapatan hingga US$ 111,4 miliar atau setara dengan Rp 1.559 triliun (kurs Rp14.000 per USD) hingga Kuartal IV-2020.
Pendapatan dengan angka fantastis itu merupakan rekor tertinggi sepanjang perusahaan teknologi multinasional itu.
Capaian tersebut, sebagaimana dilansir dari laman CNBC merupakan yang pertama kalinya Apple melewati angka torehan pendapatan US$ 100 miliar dalam satu kuartal.
Angka penjualan itu naik 21% dari tahun sebelumnya. Meski begitu saham Apple kemarin turun 2% di hari yang sama perusahaan mengumumkan kinerja keuangannya.
Pendapatan Apple didorong oleh penjualan iPhone dan produk lainnya. Penjualan untuk setiap kategori produk naik dua digit poin persentase.
Apple adalah perusahaan teknologi multinasional yang berpusat di Cupertino, California, yang merancang, mengembangkan, dan menjual barang elektronik konsumen, perangkat lunak komputer, dan layanan daring.
Apple didirikan oleh Steve Jobs, Steve Wozniak, dan Ronald Wayne pada April 1976 untuk mengembangkan dan menjual komputer pribadi Apple I buatan Wozniak. Perusahaan ini resmi berdiri dengan nama Apple Computer, Inc. pada Januari 1977.
Apple merupakan perusahaan teknologi informasi terbesar di dunia menurut pendapatan dan produsen telepon genggam terbesar ketiga di dunia setelah Samsung dan Huawei. Pada Agustus 2018, Apple menjadi perusahaan terbuka AS pertama yang nilainya di atas US$1 triliun.
Perusahaan ini mempekerjakan 123.000 karyawan purnawaktu dan memiliki 504 toko ritel di 24 negara per 2018. Apple mengoperasikan iTunes Store, penjual musik terbesar di dunia. Per Januari 2018, lebih dari 1,3 miliar produk Apple dipakai secara aktif di seluruh dunia























