ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Jokowi seolah sedang ‘berjudi’ dengan menunjuk Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, menggantikan Terawan Agus Putranto.
Budi Gunadi Sadikin sebelumnya menjabat Wakil Menteri BUMN dan tidak memiliki latar belakang pendidikan medis.
Demikian kata analis Politik UIN Syarif Hidayatullah sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno.
“Penunjukan Budi sangat riskan. Pasalnya, masyarakat membutuhkan orang yang sangat paham dengan dunia medis untuk mengatasi penyebaran COVID-19,” kata Adi dalam keterangannya, Minggu (27/12/2020).
Adi menilai Jokowi salah langkah dengan menunjuk Budi sebagai penerus Terawan Agus Putranto.
Menurut dia, Budi kurang mantap untuk menjadi leading sector bidang kesehatan di tengah pandemi. Dia juga memprediksi Budi tak akan lebih baik dari Terawan.
Adi menjelasksn siapa pun tak bisa mengintervensi Presiden dalam memilih menterinya. Penunjukan menteri merupakan hak prerogatif Presiden.
“Budi harus bekerja sungguh-sungguh. Jika tidak, masalah baru akan muncul di tengah pandemi,” tandasnya.























