• Latest
  • Trending
Penonton Bioskop Indonesia Turun 16,7 Persen Selama Paruh Pertama 2026

PFN Bakal Luncurkan Jaringaan Bioskop Negara Sinewara pada 2027

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

DPR Targetkan RUU Perampasan Aaset disahkan Sebelum Desember

Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

BI-ASPI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Respons Wacana Pengadilan Ad Hoc Usut Korupsi BUMN

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Pemerintah Siapkan Rp 5 Triliun untuk Penanganan Bencana

Dirut Pertamina Turun Langsung ke Flores, Pastikan Pasokan BBM Aman

Dirut Pertamina Turun Langsung ke Flores, Pastikan Pasokan BBM Aman

BEM UI Demo di Bundaran HI, Ajukan 8 Tuntutan

BEM UI Demo di Bundaran HI, Ajukan 8 Tuntutan

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing untuk Tangani Gempa NTT

Pertamina Gelar Upacara HUT RI di Dasar Laut

Pertamina Gelar Upacara HUT RI di Dasar Laut

Merah Putih Dikibarkan di Dasar Laut

Merah Putih Dikibarkan di Dasar Laut

Direktur Freeport Achmad Didi Ardianto Mundur

Freeport Targetkan Produksi 700 Ribu Ons Emas hingga Akhir 2026

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Update Jumlah Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Berakhir Ricuh, Kendaraan Dirusak

Usai Rusuh Aceh, Menkum Bakal Tuntaskan Pembahasan UU Otsus

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

PFN Bakal Luncurkan Jaringaan Bioskop Negara Sinewara pada 2027

by Aspek
Agustus 18, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
Penonton Bioskop Indonesia Turun 16,7 Persen Selama Paruh Pertama 2026

 

ASPEK.ID, JAKARTA – PT Produksi Film Negara (Persero)  (PFN)  menargetkan peluncuran jaringan bioskop negara bernama Sinewara pada 2027.  Kehadiran bioskop pelat merah ini berpotensi meramaikan peta industri bioskop nasional yang selama ini didominasi oleh pemain besar seperti PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. (CNMA) selaku pengelola Cinema XXI dan PT Graha Layar Prima Tbk. (BLTZ) pengelola CGV Cinemas.

 

BacaJuga

DPR Targetkan RUU Perampasan Aaset disahkan Sebelum Desember

BI-ASPI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia

KPK Respons Wacana Pengadilan Ad Hoc Usut Korupsi BUMN

Pemerintah Siapkan Rp 5 Triliun untuk Penanganan Bencana

Dirut Pertamina Turun Langsung ke Flores, Pastikan Pasokan BBM Aman

BEM UI Demo di Bundaran HI, Ajukan 8 Tuntutan

Direktur Utama PFN Riefian Fajarsyah menyatakan tengah mematangkan seluruh aspek persiapan operasional sebelum Sinewara resmi dirilis ke publik.

“Sinewara still on progress, masih dalam penggodokan. Kami mematangkan dulu agar produk ini begitu keluar sudah menjadi produk yang matang dan siap dirilis,” ujarnya di Gedung BP BUMN, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Ifan Seventeen itu menyampaikan bahwa PFN akan membangun bioskop percontohan atau pilot project di kantor pusat perseroan yang berlokasi di Jalan Otista, Jakarta Timur.  Pengembangan jaringan tersebut kemudian akan diperluas ke berbagai daerah, seiring dengan tingginya minat dari sejumlah pemerintah daerah (Pemda).

“Insyaallah diluncurkan tahun depan. Saat ini sudah ada beberapa kepala daerah dan pemerintah kabupaten yang berkomunikasi langsung,” tuturnya.

Dalam rapat di DPR pada Februari 2026, Ifan menuturkan kehadiran Sinewara ditujukan untuk mengatasi ketimpangan sebaran layar bioskop nasional yang saat ini didominasi oleh pengelola bioskop swasta dan terpusat di Pulau Jawa.

Sebagai pembanding, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. (CNMA) selaku pengelola Cinema XXI mengoperasikan 267 bioskop dengan total 1.388 layar di 86 kabupaten/kota hingga akhir 2025.

Sementara itu, pada periode yang sama, PT Graha Layar Prima Tbk. (BLTZ) yang menaungi jaringan CGV Cinemas Indonesia mencatatkan 72 lokasi bioskop dengan 411 layar.

Berdasarkan data PFN, Indonesia saat ini baru memiliki sekitar 505 lokasi bioskop dengan total 2.401 layar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70% layar berada di Pulau Jawa, disusul Sumatra sebesar 15%, dan Kalimantan sebesar 5%.

 

PFN memperkirakan Indonesia idealnya membutuhkan hingga 20.000 layar bioskop, dengan target ideal jangka menengah sebanyak 10.000 layar guna melayani kebutuhan hiburan masyarakat secara merata di berbagai daerah.

 

 

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

DPR Dukung Pembentukan Satgas BLBI

Bioskop Dekat Ka’bah Segera Dibangun

Mekkah - Arab Saudi berencana membangun bioskop dekat Ka'bah di Mekah. Rencana itu menjadi perbincangan usai video seorang insinyur Saudi sedang...

400 Bioskop Buka Besok di Jakarta

Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) berencana memulai operasional bioskop di Jakarta Kamis (16/9/2021), mundur dari jadwal semula pada Selasa...

Pengusaha Bioskop Rugi Rp446 Miliar pada 2020

ASPEK.ID, JAKARTA - PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) mencatatkan rugi bersih sepanjang tahun 2020. Pada laporan keuangan tahunan, Perseroan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In