• Latest
  • Trending

Produktivitas Tak Berkaitan dengan Lama Jam Kerja

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Gibran Ungkap Kondisi Prabowo Usai Operasi Besar

Besok Sidang Kabinet Paripurna di Istana, 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Desember 8, 2025
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Produktivitas Tak Berkaitan dengan Lama Jam Kerja

by Aspek
September 22, 2019
in LIFESTYLE

Ilustrasi pekerja di Vietnam. [Foto: HO/Ist]

ASPEK.ID, JAKARTA – Data perusahaan perbankan UBS dan Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) menyebutkan, di negara-negara maju seperti Amerika Serikat para pekerja rata-rata bekerja 38,6 jam per pekan.

AS dijadikan patokan pengukuran jam kerja per pekan karena dianggap salah satu yang paling produktif. Atas dasar inilah kedua lembaga ini merilis negara-negara dengan jumlah jam kerja paling panjang setiap pekannya.

Di daftar pertama negara dengan jumlah jam kerja terpanjang adalah Kolombia. Negara di Amerika Selatan itu, rata-rata jam kerjanya mencapi 47,7 jam per pekan. Kemudian, Turki (47 jam), Meksiko (45,1 jam) dan Kostarika (44,1 jam). (lihat info grafis). Lalu, apakah lamanya jam kerja berimbas pada produktivitas karyawan di negara-negara tersebut? Ternyata tidak.

BacaJuga

Karang Jamuang, Gerbang Navigasi Strategis Pelabuhan Tanjung Perak

Pemberian Mpasi Harus Penuhi 4 Syarat Ini

RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Siapkan Layanan Onkologi Paripurna dengan Gedung Baru

Jejak Perjalanan Kuntjung: Mengubah Nasib Lewat Musik dan Humor

Calon Mobil Listrik Toyota Kembaran Suzuki e Vitara

Masjid Pertama di Indonesia

Advertisement. Scroll to continue reading.

UBS dan OECD menyatakan, jam kerja panjang tidak memiliki kaitan dengan produktivitas yang tinggi. Contohnya, Meksiko yang menjadi negara ketiga dengan rata-rata jam kerja 2.622 jam per tahun hanya meraup produk domestik bruto (PDB) USD18,8 per jam. Sementara Irlandia yang memiliki jam kerja 1.856 jam per tahun mampu meraup USD84 per jam.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja. Dikutip Business Insider studi UBS dan OECD bersama beberapa perguruan tinggi menyebutkan, jam kerja selama 45 jam per pekan dianggap sebagai porsi yang ideal. Namun, porsi ideal ini belum cukup mendukung produktivitas seseorang karena dipengaruhi efisiensi, dan unsur kebahagiaan karyawan.

Ini sejalan dengan studi Chartered Institute of Personnel and Development, yang menemukan bahwa satu dari empat karyawan di Inggris sedikitnya bekerja lembur selama 10 jam per pekan. Menurut studi itu, sebagian besar dari karyawan mengaku memegang terlalu banyak pekerjaan namun tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyelasaikannya.

“Pemberi kerja masih beranggapan jam kerja panjang berhubungan dengan kinerja yang baik,” kata Profesor Gail Kinman, ahli psikologi kesehatan kerja dari Universitas Bedfordshire, dikutip The Guardian.

“Faktanya justru sebaliknya. Semakin lama orang bekerja, kinerja, konsentrasi, dan kreativitasnya justru menurun,” ujar Kinman.

Di negara-negara ASEAN, isu jam kerja karyawan juga menjadi perhatian tersendiri. Dalam sepekan terakhir, pelaku usaha yang bergerak di bisang industri perstektilan di Tanah Air mewacanakan penambahan jam kerja karyawan dari saat ini 40 jam pekan menjadi 45 hingga 48 jam per pekan. Di Vietnam, otoritas setempat akan mengurangi jam kerja karyawan dari 48 jam per pekan menjadi 44 per pekan.

Menanggapi isu jam kerja, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Danang Girindrawardana menyatakan, lamanya jam kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja.

Menurut dia, rata-rata 40 jam kerja per pekan tidak hanya diterapkan di Indonesia tapi juga banyak dijalankan di luar negeri. Hanya saja, terkait urusan jam kerja lembur merupakan kebijakan perusahaan masing-masing.

“Saya kira kalau jam kerja tidak berpengaruh besar terhadap produktivitas. Peningkatan produktivitas kerja diukur berdasarkan peningkatan keterampilan kerja,” ujarmya, Minggu (22/9/2019).

Apindo akan mendorong peningkatan pelatihan keterampilan secara intensif bisa dilakukan melalui lembaga pendidikan maupun perusahaan. Pasalnya sebanyak 65% pekerja di industri padat karya tingkat pendidikannya rata-rata hanya setingkat SD dan SMP.

“Untuk itu perlu skill terus ditingkatkan jika kaitannya dengan produktivitas kerja karena mayoritas atau 65% berada di padat karya dengan jenjang pendidikan masih rendah,” katanya. (Sindonews)

Komentar
Share68Tweet43SendShareShare12Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

Demo Buruh 10 Agustus di Gedung DPR, Patung Kuda & Medan Merdeka

Buruh akan menggelar demonstrasi pada Kamis (10/8/2023) di kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat. Polda Metro Jaya melalui Traffic Management Center...

Gagal Saingi Nike, Adidas Bakal Lepas Reebok

Adidas Indonesia Laba, Buruh di-PHK Sepihak

Sekretaris Jenderal Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), Emelia Yanti Siahaan, mengatakan, PT Panarub Industry yang menjadi mitra Adidas di Indonesia melakukan pemotongan...

Pemerintah Tak Hapus Cuti Hamil dan Haid di UU Cipta Kerja

Mayoritas Buruh di Indonesia Generasi Sandwich

Menteri PMK  Muhadjir Effendy mengatakan mayoritas buruh di Indonesia masuk ke dalam generasi sandwich (sandwich generation). "Saya belum menemukan beberapa...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Daftar 8 Perusahaan Besar Milik Prabowo Subianto

Profil Rudi As Aturridha yangDitunjuk Jadi Plt Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT KAI

Profil Rudi As Aturridha yangDitunjuk Jadi Plt Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT KAI

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In