ASPEK.ID, JAKARTA – Royke Tumilaar diangkat sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Rabu (2/9).
Royke sebelumnya merupakan Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Beberapa jajaran manajemen senior Bank Mandiri juga dipercaya mengisi jabatan di BNI.
Mereka adalah mantan Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Silvano Rumantir, mantan Senior Executive Vice President Wholesale Risk Bank Mandiri David Pirzada, mantan Senior Vice President SME Banking Muhammad Iqbal, dan mantan Senior Vice President Strategy & Performance Management Bank Mandiri Novita Widya Anggraini.
Berikut ini profil singkat Royke Tumilaar:
Royke Tumilaar sebelumnya diangkat menjadi Direktur Utama Bank Mandiri melalui RUPS Luar Biasa pada 9 Desember 2019 lalu. Pria kelahiran 21 Maret 1964 ini merupakan alumni Universitas Trisakti tahun 1987.
Ia mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi dari jurusan Jurusan Ekonomi Manajemen disana. Gelar Master of Business Finance di University of Technology Sydney pada tahun 1999. Karier Royke memulai karier sebagai analis kredit di Bank Dagang Negara dan diakhiri dengan jabatan Senior Professional di Tim Penyelesaian Kredit.
Setelah krisis 1998, Royke bergabung dengan Bank Mandiri yang merupakan gabungan bank-bank yang dilebur pasca krisis seperti Bank Dagang Negara, Bank Bumi Daya, Bank Ekspor Impor Indonesia dan Bank Pembangunan Indonesia.
Royke pernah memegang berbagai jabatan struktural di Bank Mandiri. Pada tahun 2007, ia menjadi Group Head Regional Commercial Sales I hingga Mei 2010. Pada Agustus 2009, ia merangkap jabatan sebagai Komisiaris Mandiri Sekuritas.
Setelah itu ia menjadi Group Head of Commercial Sales Jakarta dan memegang jabatan tersebut selama setahun hingga Mei 2011. Setelah itu ia dipromosikan menjadi Direktur Pengelolaan Perbendaharaan, Institusi Finansial dan Pengelolaan Aset Khusus lalu ia menjabat sebagai Direktur Corporate Banking.
Menjadi direktur Bank Mandiri Sebelumnya pada tahun 2016, ia sudah pernah dicalonkan menjadi Dirut, namun akhirnya Kartika Wirjoatmodjo yang terpilih. Penetapan Royke sebagai Dirut dilakukan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Mandiri pada 9 Desember 2019.
Baca juga Waskita Karya Dapat Pinjaman Rp2 Triliun dari BNI























