Ketika sedang mengemudikan kendaraan di Jalan Tol kita sudah berupaya untuk fokus dan berhati-hati mengemudikan kendaraan, tapi siapa sangka kendaraan didepan menghentikan laju kendaraannya dengan mendadak sehingga sulit dihindari dan terjadilah tabrakan beruntun hingga mobil di belakang yang ikut menabrak.
BPJT menyebutkan, selain kita harus tetap “Jaga Jarak Aman” dengan kendaraan lain ada juga rumus perhitungan waktu untuk meminimalisir dan terhindar dari bahaya kecelakaan yang dikenal dengan “Rumus 3 Detik”.
Pada umumnya setiap pengendara akan bereaksi berdasarkan persepsi dan informasi dari keadaan yang sedang dialami.
Perhitungan waktu pada waktu 1,5 – 2 detik yakni lama waktu persepsi manusia selaku pengendara dalam mengemudikan kendaraannya dan melihat kendaraan lain didepannya pada saat melakukan pengereman mendadak.
Selanjutnya pada waktu 0,5 – 1 detik, dimana seorang pengendara mendapatkan reaksi secara cepat untuk menghentikan kendaraan dengan tenang sesuai jarak aman berkendara agar tidak menabrak kendaraan di depannya yang sudah melakukan pengereman secara mendadak.
Penghitungan rumus 3 detik tersebut diharapkan untuk tetap menjaga jarak aman saat mengerem kendaraan mendadak, sehingga kendaraan tidak langsung menabrak kendaraan di depan, begitupun kendaraan dibelakang yang juga menjaga jarak dengan aman.
Dibutuhkan fokus yang cukup tinggi saat berkendara di Jalan Tol serta jangan lengah saat sedang mengemudikan kendaraan. Pastikan kendaraan dalam kondisi aman dan tetap patuhi aturan berkendara dengan benar.
Kalau lelah jangan paksakan mengemudi ya sobat, istirahat sejenak lalu lanjutkan perjalanan. Utamakan Keselamatan Bukan Kecepatan, Setuju untuk Selamat Sampai Tujuan.






















