• Latest
  • Trending
Buka Isi FDR Black Box Sriwijaya Perlu 2-5 Hari

Sistem Autothrottle Diduga Penyebab Tragedi Sriwijaya Air SJ182

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Jimly Asshiddiqie: Alex Noerdin Bukan Orang Jahat

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

PSI Ada Standar Ganda Politik Dinasti, Gibran Dibandingkan dengan AHY dan Puan

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

RI Beli LPG dari Abu Dhabi Senilai Rp28 T

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla Terima Bantuan Operasional Rp1,23 Triliun

Prabowo: Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan Tidak Boleh Sombong

Prabowo: Filosofi Ekonomi Indonesia Sudah Melenceng dari UUD 1945

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

BNPB: Dry Ice Bukan Untuk Padamkan Api

Sritex Akui Tak Terdampak Langsung Virus Corona

Survei Kadin: Minat Pengusaha Berinvestasi Semakin Melemah

Forbes Umumkan 10 Orang Terkaya di Dunia 2026

Elon Musk Donasi Rp 6,62 Triliun ke Partai Republik Pemilu AS

9 Kampus Terbaik di Indonesia Versi The Times Higher Education

Wamen Stella: Lulusan PT ada yang Tidak Tahan Banting

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Sistem Autothrottle Diduga Penyebab Tragedi Sriwijaya Air SJ182

by Zamzami Ali
Januari 22, 2021
in NEWS, TEKNOLOGI
Buka Isi FDR Black Box Sriwijaya Perlu 2-5 Hari

Serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang ditemukan di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (12/1). [Foto: Azwar Ipank/Aspek.id]

ASPEK.ID, JAKARTA – Sistem autothrottle diduga menjadi penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 pada 9 Januari 2021 lalu di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Sumber yang dekat dengan penyelidikan kecelakaan pesawat tersebut mengatakan kepada Wall Street Journal (WSJ) bahwa data FDR (flight data recorder) menunjukkan sistem autothrottle tidak beroperasi dengan baik di salah satu mesin pesawat saat naik ketika berangkat.

Sebuah autothrottle (throttle otomatis) memungkinkan pilot untuk mengontrol pengaturan daya dari mesin pesawat dengan menentukan karakteristik penerbangan yang diinginkan, bukan mengontrol manual aliran bahan bakar.

BacaJuga

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

PSI Ada Standar Ganda Politik Dinasti, Gibran Dibandingkan dengan AHY dan Puan

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla Terima Bantuan Operasional Rp1,23 Triliun

Sistem ini dapat menghemat bahan bakar dan memperpanjang umur mesin dengan metering jumlah yang tepat dari bahan bakar yang dibutuhkan untuk mencapai target kecepatan udara tertentu, atau untuk fase yang berbeda dari penerbangan.

A/T dan AFDS (Auto Sistem Flight Director) bekerja sama untuk memenuhi rencana keseluruhan penerbangan dan sangat mengurangi beban kerja pilot ‘.

Menurut WSJ, alih-alih mematikan sistem, FDR mengindikasikan pilot mencoba untuk membuat throttle yang macet berfungsi. Itu bisa menciptakan perbedaan tenaga yang signifikan antarmesin, membuat jet lebih sulit dikendalikan.

Meski demikian, penyelidik Indonesia sedang menyelidiki apakah masalah dengan sistem autothrottle benar-benar berkontribusi pada kecelakaan Sriwijaya Air.

Penyelidik dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Nurcayho Utomo, mengatakan masalah dengan sistem autothrottle Boeing 737-500 dilaporkan setelah penerbangan beberapa hari sebelumnya.

“Ada laporan kerusakan pada autothrottle beberapa hari sebelumnya kepada teknisi di log perawatan, tapi kami tidak tahu apa masalahnya,” katanya dilansir laman Reuters, Jumat (22/1).

“Jika kami menemukan CVR (cockpit voice recorder), kami dapat mendengar percakapan pilot dan kami akan tahu apa masalahnya,” tambah dia.

Diberitakan sebelumnya, SJ182 terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang (CGK) dengan tujuan Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (PNK) pada Sabtu (9/1).

Sriwijaya Air SJ182 kehilangan lebih dari 10.000 kaki ketinggian dalam waktu kurang dari satu menit, sekitar 4 menit setelah keberangkatan dari Jakarta usai mengalami delay sekitar 30 menit.

Di laman flighradar24.com, tertera informasi pesawat tersebut terjadwal berangkat pada pukul 13.40 WIB dan dijadwalkan tiba pukul 15.15 WIB.

Berdasarkan data manifest yang diterima, pesawat tersebut mengangkut sebanyak 40 penumpang dewasa, 7 anak, 3 bayi dan 12 kru kabin.

Berdasarkan data yang dikumpulkan radar ADS-B dari Airnav Indonesia, tercatat pesawat mengudara pada pukul 14.36 WIB dan terbang menuju arah Barat Laut.

Pada pukul 14.40 WIB pesawat mencapai ketinggian 10.900 kaki, namun selanjutnya pesawat mulai turun dan data terakhir pesawat berada pada ketinggian 250 kaki hingga akhirnya hilang kontak.

Komentar
Share77Tweet48SendShareShare14Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Buka Isi FDR Black Box Sriwijaya Perlu 2-5 Hari

Setelah Sriwijaya Air Jatuh, Boeing Didesak Periksa Tipe 737

ASPEK.ID, JAKARTA - Amerika Serikat (FAA) memerintahkan produsen pesawat Boeing untuk memeriksa jenis 737 generasi lama, setelah kecelakaan Sriwijaya Air...

Penampakan Sriwijaya Air SJ182 Saat Masih Mengudara

16 Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ182 Gugat Boeing

ASPEK.ID, JAKARTA - Pabrikan pesawat raksasa dunia, The Boeing Company, menghadapi tuntutan hukum di Seattle terkait dugaan tidak berfungsinya sistem...

Sriwijaya Air ‘Pulangkan’ 11 Karyawan Garuda Indonesia

Pesawat Dilarang Terbang, Sriwijaya Air Minta Perhatian Pemerintah

ASPEK.ID, JAKARTA - Direktur Niaga Sriwijaya Air Group Henoch Rudi Iwanudin mengatakan, pihaknya dapat memahami bahwa pertimbangan pemerintah dalam menetapkan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In