• Latest
  • Trending

Soal Investor, Jokowi ‘Warning’ Para Menteri

Purbaya: APBN 2025 Solid

Purbaya: APBN 2025 Solid

Cuaca Buruk, 16 Pesawat Dialihkan dari Soekarno-Hatta

Cuaca Buruk, 16 Pesawat Dialihkan dari Soekarno-Hatta

Alasan Prabowo Gagas Sekolah Rakyat

Alasan Prabowo Gagas Sekolah Rakyat

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

Menteri pun Ikut Ngeluh, Tiket Pesawat ke Aceh Lebih Mahal dari ke Luar Negeri

Banjir Jakarta Meluas, ini 23 Ruas Jalan di Jaksel–Jakut yang Terendam

Banjir Jakarta Meluas, ini 23 Ruas Jalan di Jaksel–Jakut yang Terendam

Otorita IKN Teken Tujuh Perjanjian Kerja Sama dengan Lima Investor

Otorita IKN Teken Tujuh Perjanjian Kerja Sama dengan Lima Investor

Bank Artha Graha Internasional, Electronic City, dan Grooceries City Telah Hadir di IKN

Bank Artha Graha Internasional, Electronic City, dan Grooceries City Telah Hadir di IKN

Shalat Subuh Perdana di Masjid IKN

Shalat Subuh Perdana di Masjid IKN

Prabowo akan Beri Kado Sapi Meugang untuk Masyarakat Aceh

Prabowo akan Beri Kado Sapi Meugang untuk Masyarakat Aceh

DJP Buka Suara Soal Pegawainya Kena OTT KPK

22 Napi Tipikor Berpotensi Bebas, Ada OC Kaligis, Setnov hingga Sejumlah Kepala Daerah

Petugas dan Wajib Pajak Terjaring OTT KPK

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Januari 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Soal Investor, Jokowi ‘Warning’ Para Menteri

by Zamzami Ali
September 4, 2019
in EKONOMI

ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa jalan yang paling cepat dalam mengantisipasi terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi dan kemungkinan resesi adalah yang berkaitan dengan Foreign Direct Investment (FDI).

“Kuncinya hanya ada di situ, nggak ada yang lain, nggak ada yang lain. Kuncinya hanya ada di situ,” tegas Presiden Jokowi saat menyampaikan pengantar pada Rapat Terbatas (Ratas) tentang Antisipasi Perkembangan Perekonomian Dunia, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/9).

Untuk itu, Jokowi meminta seluruh kementerian yang berkaitan dengan ekonomi menginventarisir regulasi-regulasi yang menghambat, aturan-aturan yang menghambat, regulasi-regulasi yang memperlambat, regulasi-regulasi yang membuat Indonesia lamban.

BacaJuga

Purbaya: APBN 2025 Solid

Aturan Baru APBN 2026: Saldo Anggaran Lebih Kini Harus Lewat DPR

Jokowi Resmikan Cabang Kedelapan The Atjeh Connection di Solo

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

KB Bank Tetapkan Susunan Pengurus Perseroan Baru

Nezar Patria Jadi Komisaris Utama Indosat

Advertisement. Scroll to continue reading.

Seminggu lagi, Jokowi menyampaikan, akan bicara mengenai masalah bagaimana segera menyederhanakan peraturan-peraturan yang menghambat dan memperlambat hal itu.

Jokowi menunjuk contoh, dari 33 perusahaan yang dua bulan lalu keluar dari Tiongkok, 23 memilih di Vietnam, 10 lainnya perginya ke Malaysia, Thailand dan Kamboja. Tidak ada yang ke Indonesia.

“Dari 33 tadi, sekali lagi 33 perusahaan yang di Tiongkok yang keluar, saya ulang, 23 ke Vietnam 10 ke Kamboja, Thailand, dan Malaysia. Tidak ada yang ke Indonesia. Tolong ini digarisbawahi,” tegas Jokowi seraya mengingatkan bahwa Indonesia memiliki persoalan yang harus diselesaikan.

Setelah dilihat lebih detail lagi, menurut Jokowi, kalau mau pindah ke Vietnam itu hanya butuh waktu 2 bulan rampung semuanya. Indonesia bisa bertahun-tahun, penyebabnya hanya itu nggak ada yang lain.

Jokowi juga menunjuk contoh tahun 2017, ada 73 perusahaan Jepang memilih relokasi. Pilihan relokasinya 43 ke Vietnam, 11 ke Thailand dan Filipina, baru yang berikutnya 10 ke Indonesia.

Jangan Minta Dilayani

Jokowi juga meminta semua kementerian yang berkaitan dengan investasi, semuanya tidak hanya di BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) saja, Pertanian, Perindustrian dan BUMN, serta kementerian yang lain agar membuka pintu perusahaan-perusahaan yang sudah masuk tapi belum realisasi.

Dalam seminggu ini juga diinventarisir dan nanti disampaikan kepadanya, ada problem apa, misalnya petrochemical yang dari Taiwan misalnya problem masalah tanah dengan Pertamina padahal investasinya gede banget, lalu Aramco nggak mau masuk-masuk karena apa dari Saudi, semuanya akan dicek satu per satu listnya. Sehingga betul-betul mereka merasa dilayani.

“Jadi tolong juga menteri-menteri ini memberikan pelayanan yang baik kepada investasi-investasi yang memang itu menjadi sebuah solusi dan jalan keluar dari tadi yang sudah saya sampaikan. Dampingi mereka sampai terealisasi, kita jangan kaya pejabat minta dilayani, kita melayani, dah,” tegas Jokowi.

Ratas tentang Antisipasi Perkembangan Perekonomian Dunia itu diikuti oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Jalil, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua OJK Wimboh Santosa, Mendag Enggartiasto Lukita, Menperin Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Komentar
Share10Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jokowi Mau RAPBN 2025 Akomodasi Semua Program Prabowo

Prabowo Antar Jokowi ke Bandara

Jakarta -  Bendahara Umum (Bendum) relawan Pro Jokowi (Projo) Panel Barus mengatakan prediden terpilih Prabowo Subianto bakal mengantarkan Presiden Joko...

Prabowo-Gibran Lawan Kelompok Radikal, Sindir Siapa?

Prabowo-Gibran Perlu Selesaikan RPJMN Jokowi di 100 Hari

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menilai bahwa Prabowo-Gibran perlu mengkaji serius langkah pemerintahan...

Bocoran Susunan Satgas Pemberantasan Judi Online yang akan Dibentuk Jokowi

Jokowi Pening Kepala  Packing Barang-barang Jelang Lengser

Jokowi  sudah mulai bersiap untuk meninggalkan Istana Negara jelang lengser pada 20 Oktober 2024. Dia bahkan disebut sudah mulai mengemasi...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Banjir Jakarta Meluas, ini 23 Ruas Jalan di Jaksel–Jakut yang Terendam

Banjir Jakarta Meluas, ini 23 Ruas Jalan di Jaksel–Jakut yang Terendam

Menteri pun Ikut Ngeluh, Tiket Pesawat ke Aceh Lebih Mahal dari ke Luar Negeri

Cuaca Buruk, 16 Pesawat Dialihkan dari Soekarno-Hatta

Cuaca Buruk, 16 Pesawat Dialihkan dari Soekarno-Hatta

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Purbaya: APBN 2025 Solid

Purbaya: APBN 2025 Solid

Cuaca Buruk, 16 Pesawat Dialihkan dari Soekarno-Hatta

Cuaca Buruk, 16 Pesawat Dialihkan dari Soekarno-Hatta

Alasan Prabowo Gagas Sekolah Rakyat

Alasan Prabowo Gagas Sekolah Rakyat

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In