• Latest
  • Trending

Start Bagus Menteri BUMN Erick Thohir

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Bertambah Jadi 566 Orang

Jaksa Agung di HUT Kejaksaan: Badai Pasti Berlalu, Saatnya Bangkit!

Jaksa Agung di HUT Kejaksaan: Badai Pasti Berlalu, Saatnya Bangkit!

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Kementerian LH Segel 21 Perusahaan karena Karhutla

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Prabowo Minta Karhutla Padam dalam 2 Minggu

Lantik 14 Kajati, Jaksa Agung Soroti Disiplin hingga Disinformasi

HUT Kejaksaan, Jaksa Agung Burhanuddin Sampaikan 7 Perintah Harian

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Jajaki Investasi Rp 2 Triliun di Perusahaan Bus Listrik Bakrie

Anak Kewarganegaraan Ganda Diusulkan Punya Waktu Pilih WNI hingga Usia 28 Tahun

Anak Kewarganegaraan Ganda Diusulkan Punya Waktu Pilih WNI hingga Usia 28 Tahun

Butik Emas Logam Mulia Surabaya 1 Pindah Alamat

Harga Emas Antam Rontok Lagi! Turun Rp 40.000 per Gram Hari Ini

Kebakaran Hebat di Kemayoran, 250 Rumah Ludes dan 3 Warga Terluka

457 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Juli-Agustus, Jakbar Tertinggi

Persiraja vs PSMS: Derbi Sumatera di Laga Penutup

Persiraja Tantang Klub Milik Raffi Ahmad di Launching Tim Musim 2026/2027

Media Asing Kupas Kebakaran Hutan di Taman Nasional Bromo

RI Izinkan 35 Pesawat Asing Bantu Padamkan Karhutla

Pakar: Uban Bukan Tanda Tubuh Melawan Kanker

Pakar: Uban Bukan Tanda Tubuh Melawan Kanker

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, September 2, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Start Bagus Menteri BUMN Erick Thohir

by Zamzami Ali
November 20, 2019
in BERITA UTAMA, BUMN, TERPOPULER

ASPEK.ID, JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini dinilai merupakan kementerian yang paling aktif ‘bergerak’ pasca pengumuman serta pelantikan Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024 pada 23 Oktober 2019 lalu.

Analis The Perfekto Indonesia, Almufarid C.Gadeng mengatakan, Kementerian BUMN yang dipimpin oleh Erick Thohir seperti telah menyadari sejak awal masalah dan penyakit di BUMN dan langkah-langkah strategis yang harus dilakukan.

Almufarid mencontohkan, penunjukan 2 orang Wakil Menteri yang telah mendapat porsi masing-masing untuk mengkoordinir ratusan perusahaan pelat merah yang dinaungi Kementerian BUMN adalah salah satu start yang bagus dari Erick Thohir.

BacaJuga

Danantara Jajaki Investasi Rp 2 Triliun di Perusahaan Bus Listrik Bakrie

Mulai Hari Ini, Harga Pertamax Turbo hingga Pertamina Dex Kompak Naik

Gunung Sinabung Erupsi, 2.451 Warga Karo Dievakuasi dari Dua Desa

Prabowo Tutup 290 BUMN Rugi, Negara Hemat Rp50 Triliun

Laba Bersih Jasa Marga Tembus Rp 1,9 Triliun di Semester I 2026

5 BUMN dengan Karyawan Terbanyak

“Meski keduanya (Wamen BUMN) datang dari dunia perbankan, tapi kita melihat bahwa Erick Thohir punya rencana untuk menyehatkan kondisi keuangan BUMN yang terlihat bocor selama ini,” kata Almufarid kepada Aspek.id, Rabu (20/11).

Penunjukan duo Wamen ‘bankir’ tersebut selaras dengan apa yang dikatakan Erick yang akan mengutamakan kinerja keuangan sebagai Key Indicator Performance (KPI) Direksi BUMN.

Pengangkatan 4 orang Staf Khusus Menteri BUMN juga akan sangat membantu tugas Erick Thohir karena keempat nama yang diangkat itu akan memberikan pendapat sebagai pertimbangan bagi Menteri BUMN terkait hal-hal yang bukan merupakan bidang tugas unsur-unsur organisasi kementerian.

“Erick memanfaatkan situasi dan kondisi dengan baik. Karena merasa butuh Wamen dan Staf Khusus, Erick langsung mengusulkan nama-nama yang dianggap bisa membantunya di Kementerian BUMN,” tambahnya.

Pengangkatan nama-nama pembantu yang terkesan bagi-bagi jabatan tersebut sebenarnya bukan hal yang dilarang karena diatur secara tegas dalam Peraturan Presiden No. 68 Tahun 2019 Tentang Organisasi Kementerian Negara.

Dalam hal terdapat beban kerja yang membutuhkan penanganan secara khusus, Presiden dapat mengangkat Wakil Menteri pada kementerian tertentu. Menteri/Menteri Koordinator/Kepala Lembaga juga mengangkat paling banyak 5 (lima) orang Staf Khusus. Usulan mengenai jumlah Staf Khusus yang dibutuhkan dan calon Staf Khusus diajukan kepada Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara untuk mendapat persetujuan.

Selain itu, langkah Erick untuk melakukan ‘bersih-bersih’ pejabat di birokrasi Kementerian BUMN juga dinilai sangat tepat untuk mewujudkan Kementerian BUMN yang transparan dan berbasis kinerja.

“Para pejabat lama yang dirombak tentu akan memberikan  pengaruh berupa penyegaran terhadap kinerja Kementerian BUMN, apalagi mereka yang dirombak adalah pejabat Eselon I,” ungkap dia.

Perubahan struktural birokrasi yang dilakukan oleh Erick dikatakannya juga membawa angin positif dari segi kinerja birokrasi karena tugas dan fungsi mereka yang telah diangkat (Wamen serta Staf Khusus) akan lebih terarah.

Semua urusan bisnis BUMN saat ini memang telah dimandatkan untuk ditangani oleh duo Wamen BUMN dimana Wamen I, Budi Gunadi Sadikin mengkoordinir 48 perusahaan BUMN sedangkan Wamen II, Kartika Wirjoatmodjo akan membawahi 73 BUMN lainnya.

“Pemangkasan jumlah Deputi (dari 7 menjadi 3) juga salah satu strategi yang bagus, sesuai dengan arahan Presiden untuk mempercepat gerak dalam membangun bangsa ini, efisiensi birokrasi memang sudah seharusnya dilakukan,” tambah Almufarid.

Kemudian, Deputi yang namanya sedang dipersiapkan nanti akan ditugaskan untuk mengurusi persoalan administrasi. Hal ini juga membuat tugas Deputi menjadi lebih fokus karena tidak harus mengurusi persoalan bisnis seperti yang terjadi di era sebelumnya.

“Wacana untuk menghidupkan posisi Iagi posisi Inspektur Jenderal juga akan semakin membuat kinerja Kementerian BUMN lebih terarah, karena nanti tugasnya hannya melakukan pengawasan internal saja,” pungkasnya.

Komentar
Share41Tweet21SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Menpora Erick Thohir: Event Olahraga Kelas Dunia Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Jakarta - Menpora Erick Thohir menegaskan penyelenggaraan ajang olahraga internasional di Indonesia tidak lagi sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat. Menurutnya,...

PHM Mulai Suplai Gas ke Kilang RU V Balikpapan

Erick Thohir Puji Pertamina Hulu Energi Selamatkan Kapal Karam di Kepulauan Seribu

Jakarta -  Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi langkah PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) yang berhasil...

BUMN Pangan

26th Kementerian BUMN, Erick Thohir: Mari Rayakan Kebersamaan dengan Terus Berprestasi

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar acara Family Gathering, yang bertempat di Plaza Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah,...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In