• Latest
  • Trending
60% Produk Makanan & Minuman Nestle Tak Sehat

Susu Beruang Dijual hingga Rp50 Ribu, Nestle Buka Suara

Cuaca Panas Bisa Picu Miastenia Gravis, Kenali Gejalanya!

Cuaca Panas Bisa Picu Miastenia Gravis, Kenali Gejalanya!

1.200 Personel Gabungan Amankan Duel Chelsea Vs AC Milan di SUGBK

1.200 Personel Gabungan Amankan Duel Chelsea Vs AC Milan di SUGBK

Kebakaran Bapenda DKI Padam, 2 Mobil Damkar Masih Siaga

Kebakaran Bapenda DKI Padam, 2 Mobil Damkar Masih Siaga

Tak Terima Dimarahi Nakhoda, ABK Bakar Kapal di Perairan Aru Maluku

Tak Terima Dimarahi Nakhoda, ABK Bakar Kapal di Perairan Aru Maluku

Tips Cek Hoaks Via WA & Situs Resmi

Penyebar Hoaks Bisa Dijerat Dengan UU Tipikor

Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Jenderal AS Dorong Trump Akhiri Perang dengan Iran

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

25,22 Juta Penduduk Indonesia Masih Miskin

BPS: Sensus Ekonomi 2026 Sudah 86 Persen

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

OJK: Dana Asing Masuk ke Pinjol Rp 17 Triliun

Awasi Penerapan Digital ID, Nezar Patria: Lindungi Konsumen dan Pengguna Layanan

Nezar Patria: 3 Strategis Dosen Hadapi AI Generatif

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI Ubah Uang Rusak jadi Medali

Telkom Bukukan Pendapatan Positif Rp75,3 Triliun di Paruh Pertama 2024

Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Susu Beruang Dijual hingga Rp50 Ribu, Nestle Buka Suara

by Zamzami Ali
Juli 5, 2021
in EKONOMI
60% Produk Makanan & Minuman Nestle Tak Sehat

[Photo: Business Today]

ASPEK.ID, JAKARTA – Permintaan susu beruang atau Bear Brand melonjak belakangan ini, di tengah kenaikan tren kasus Covid-19.

Banyak warga menduga susu bergambar beruang itu dapat menyembuhkan seseorang yang terinfeksi virus Corona jenis baru atau Covid-19, sehingga harganya naik.

Direktur Corporate Affairs PT Nestle Indonesia Debora Tjandrakusuma mengatakan, di tengah lonjakan tersebut, pihaknya akan terus memaksimalkan upaya memasok produk susu ke konsumen.

BacaJuga

BPS: Sensus Ekonomi 2026 Sudah 86 Persen

Rosan: Danantara Ditawarkan Kelola Bersama Bandara Madinah

Prabowo Masih Cari Calon Gubernur BI Baru, Banyak Nama Masuk Daftar

Jamaah Haji RI Habiskan Rp 4,25 Triliun untuk Beli Oleh-oleh di Arab

Rosan: RI-Arab Saudi Teken MoU Investasi

Airlangga Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026

Pihaknya menegaskan juga bahwa sama sekali tidak melakukan kenaikan harga atas produk-produk Nestle, termasuk produk susu.

Selain itu, lonjakan permintaan juga membuat susu beruang langka di pasaran. Biasanya, susu beruang dibanderol Rp8.000 hingga Rp9.000 per kaleng.

Namun, di sejumlah marketplace harga susu beruang terlihat naik. Ada penjual yang memasang harga Rp14 ribu per kaleng.

Ada juga penjual yang membanderolnya dengan harga Rp530 ribu untuk satu dus susu beruang yang berisi 30 pieces. Artinya untuk satu kalengnya dihargai Rp17.700.

Sejumlah netizen juga ikut memberikan komentar yang menjadikan susu topik populer di media sosial, salah satunya Twitter.

Beberapa netizen mengunggah kelakuan latah warga yang rela membeli susu beruang dengan harga yang cukup tinggi yakni Rp50 ribu per satu kaleng.

Debora mengatakan kenaikan harga di pasaran termasuk di marketplace di luar kendali perusahaannya.

“Mengenai kenaikan harga di e-commerce untuk produk-produk (susu beruang), sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya peraturan persaingan usaha, kami tidak dapat menentukan harga jual akhir produk kami,” jelas dia.

Pihaknya hanya berjanji akan tetap memenuhi permintaan konsumen. Itu dilakukan dengan memastikan operasi pabrik yang tetap berjalan di tengah PPKM darurat dengan tetap memastikan kesehatan dan keselamatan para karyawan, mitra bisnis dan pelanggan.

“Kami melakukan yang terbaik yang kami bisa guna memenuhi permintaan para konsumen akan produk-produk kami untuk mengoptimalkan kapasitas produksi dan rantai pasokan, terutama untuk produk susu (beruang),” tandasnya.

Komentar
Share28Tweet18SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Manajer Coca-cola Terima Suap US$1,96 Juta

Boikot Israel, Turki Hapus Produk Coca Cola dan Nestle dari Daftar Menu

Parlemen Turki menghapus produk Coca Cola dan Nestle dari daftar menu di restoran-restorannya. Tindakan ini setelah dua perusahaan tersebut diduga...

60% Produk Makanan & Minuman Nestle Tak Sehat

Nestle dan Unilever Bakal Naikkan Harga Jual

ASPEK.ID, JAKARTA - Raksasa produsen makanan, Nestle dan Unilever, dilaporkan akan menaikkan harga jual produk, sejalan dengan meningkatnya biaya komoditas...

Covid-19 Mengganas, India Harus Tekan Mobilitas

Rebutan Beli Susu Beruang, Warga Minim Literasi Gizi

ASPEK ID, JAKARTA - Dokter Tan Shot Yen, pakar gizi dan pendiri Remanlay Institute mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In