• Latest
  • Trending

Tak Pakai APBN, Menteri Eko Kirim 40 Peserta Studi Banding ke Cina dan India

Eks Jubir KPK Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie

Mantan Jubir KPK Febri Diansyah Ungkap Alasan Jadi Pengacara Eks Jampidsus

Api Hanguskan 70 Rumah di Kampung Adat Sukabumi

Api Hanguskan 70 Rumah di Kampung Adat Sukabumi

Kabar Duka, Jubir IKN Troy Harold Pantaow Tutup Usia

Kabar Duka, Jubir IKN Troy Harold Pantaow Tutup Usia

Kapal Pembawa 11 Turis Asing Hilang Kontak di Gorontalo

Speedboat Hilang Kontak di Gorontalo Ditemukan, Begini Kondisi Penumpang

Radio Merah Putih Promosi Kopdes Mengudara

Radio Merah Putih Promosi Kopdes Mengudara

STY Ungkap Tantangan Persija Usai Libur Panjang Jelang Piala Presiden

STY Ungkap Tantangan Persija Usai Libur Panjang Jelang Piala Presiden

Tes Komputer dan Soal Akademik Seleksi Akpol 2026 Berstandar Olimpiade

Tes Komputer dan Soal Akademik Seleksi Akpol 2026 Berstandar Olimpiade

BNI Gulung Lapak 96 Kantor Cabang

BNI Bantah Minta Siswa Sakit ke Kantor BNI Urus PIP

Jusuf Kalla: Indonesia Harus Tegas Sikapi Serangan terhadap Iran

JK: Dari 15 Konflik di Indonesia, 10 Karena Ketidakadilan.

Kapal Pembawa 11 Turis Asing Hilang Kontak di Gorontalo

Kapal Pembawa 11 Turis Asing Hilang Kontak di Gorontalo

Eks Jubir KPK Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie

Eks Jubir KPK Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie

Hotman Paris Ngaku Ditelepon Prabowo soal Kasus Nadiem

Intip Bisnis Hotman Paris  dari Vila ke Hotel

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Tak Pakai APBN, Menteri Eko Kirim 40 Peserta Studi Banding ke Cina dan India

by Zamzami Ali
September 3, 2019
in BERITA UTAMA, TERPOPULER

Mendesa PDTT Eko Putro Sanjojo saat melepas 40 penggiat desa yang akan melakukan studi di Cina dan India, di kantor Kemendesa PDTT, Jakarta, Senin (2/9). (Foto: Humas Kemendesa PDTT)

ASPEK.ID, JAKARTA – Setelah benchmarking batch I ke Tiongkok dan Korea Selatan sukses, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendesa PDTT) Eko Putro Sandjojo kembali melepas 40 peserta Benchmarking Batch II yang terdiri dari Kepala Desa, Penggiat Desa danPendamping Desa ke Republik Rakyat Tiongkok dan India.

“Kegiatan ini diharapkan bisa mempercepat pembangunan di desa-desa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang ada di desa,” kata Eko dalam sambutannya di kantor Kemendes PDTT di Jakarta, Senin (2/9/2019).

Kegiatan ini dilakukan tanpa menggunakan APBN tapi murni karena menjalin hubungan baik. Seluruh pembiayaan kegiatan benchmarking gelombang ke-2 ini bersumber dari Pemerintah Tiongok dan Pemerintah India.

BacaJuga

Nanik Sudaryati Deyang Mundur dari Kepala BGN

Nanik S Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN

Negeri yang Ingin Pintar, Tapi Bukunya Masih Dipajaki

KPK OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini

Istana Minta Hotman Tak Seret Nama Prabowo dalam Kasus Febrie Adriansyah

Dony Oskaria Tunjuk Iskandar Kunaefi Jadi Dirut Pos Indonesia

“Jadi saya mau kalian selain belajar, juga membina hubungan pribadi dengan kepala desa dan pengurus-pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di China atau India, dengan hubungan baik itu kalian bisa membantu untuk saling memasarkan produk-produk desa baik di China atau India,” tutur Eko.

Menurut Eko, pada batch pertama lumayan bagus, jadi mereka selain di kirim ke Tiongkok, beberapa dari mereka yang dianggap idenya visible ternyata bisa menjadikan desanya untuk dijadikan model/desa percontohan untuk daerah-daerah lainnya.

“Dan ini cukup efektif. Saya monitor di WAG, mereka proaktif, ide-idenya banyak sehingga pemanfaatan dana desa dan inovasi desa bisa lebih baik,” ungkap Eko seraya menambahkan, untuk desa-desa yang cukup berhasil, dikirim supaya bisa jadi contoh desa-desa lain dan dari China akan memberikan pendampingan di Indonesia. Termasuk pasca panen.

“Saya harapkan anda jadi motor-motor pembangunan di desa-desa kalian semua. Belajar dari mereka karena pembangunan desanya cukup baik. Belajar bagaimana mereka kelola pasca panen, desa wisata, bisa terapkan pola-pola keberhasilan di kedua negara tersebut di Indonesia,” pungkas Eko.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Anwar Sanusi mengatakan bahwa kegiatan Benchmarking diikuti oleh 40 peserta terdiri dari 34 laki laki dan 6 orang perempuan yang terdiri dari unsur Kepala Desa, Penggiat Desa, dan Pendamping Desa yang mewakili 29 Kabupaten di 17 Provinsi.

Ke 17 Provinsi itu yakni Sumatera Utara, Riau, Jambi, Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Selatan dan Maluku Utara.

Pelatihan Benchmarking di Tiongkok dilaksanakan melalui kerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok dan Kementerian Pertanian dan Perdesaan di Tiongkok. Peserta akan mengikuti pelatihan di 4 kota dimulai dari Beijing, Huzhou, Hangzhou dan Shanghai.

Pelatihan akan dilakukan selama 17 hari mulai dari tanggal 3 sampai dengan 18 September 2019, diikuti oleh 26 peserta dari desa dan didampingi oleh 4 pejabat dari Kemendesa serta 2 orang dari Kedutaan Tiongkok di Indonesia.

Sedangkan untuk pelatihan Benchmarking di India dilaksanakan melalui kerjasama dengan kedutaan Besar India di Indonesia dan India Technical Coperation (ITEC). Peserta yang akan mengikuti pelatihan sebanyak 14 orang dari desa dan 4 pejabat pendamping dari Kemendesa yang akan mengikuti pelatihan selama 14 hari yaitu dari tanggal 2-15 September 2019 di National Institue of Rural Development, Hyderabad.

Format benchmarking yang dilakukan merupakan kombinasi antara pembelajaran dikelas, diskusi dan melihat langsung dilapangan serta melakukan interaksi dengan pelaku-pelaku pembangunan perdesaan di kedua negara.

Komentar
Share20Tweet9SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kemendes Daftarkan Pendamping Desa Jadi Anggota BPJS Ketenagakerjaan

DPR Minta Kemendes Evaluasi Kinerja Pendamping Desa

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw mendesak Badan Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi...

Kemendes Daftarkan Pendamping Desa Jadi Anggota BPJS Ketenagakerjaan

Pendamping Desa harus Berperan Dalam Nol Persen Kemiskinan Ekstrem di 2024

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar membuka kegiatan Training of Trainer (ToT) Peningkatan Kapasitas...

Ini 3 Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggelar Sosialisasi Kebijakan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022 yang tercantum...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Eks Jubir KPK Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie

Mantan Jubir KPK Febri Diansyah Ungkap Alasan Jadi Pengacara Eks Jampidsus

Api Hanguskan 70 Rumah di Kampung Adat Sukabumi

Api Hanguskan 70 Rumah di Kampung Adat Sukabumi

Kabar Duka, Jubir IKN Troy Harold Pantaow Tutup Usia

Kabar Duka, Jubir IKN Troy Harold Pantaow Tutup Usia

Kapal Pembawa 11 Turis Asing Hilang Kontak di Gorontalo

Speedboat Hilang Kontak di Gorontalo Ditemukan, Begini Kondisi Penumpang

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In