• Latest
  • Trending

Ternyata, 90 Persen Lahan Ibukota Baru Sudah Dikuasai Negara

Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir Solok, Prioritaskan Pemulihan Lahan Pertanian

Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir Solok, Prioritaskan Pemulihan Lahan Pertanian

Tips Cek Hoaks Via WA & Situs Resmi

Komdigi akan Matikan Internet Nasional Selama Tiga Hari itu Hoaks

Starbucks Dituduh Lakukan 200 Pelanggaran UU

Starbucks Tutup 250 Gerai Pekan Ini

34% Pasien Covid-19 di ICU Penderita Kencing Manis

20 Juta Warga Indonesia Sakit Diabetes, Nomor  5 Terbanyak di Dunia

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Jokowi: Semua Bekerja Keras Agar PSI Lolos PT 5-7 Persen

DPR Setujui Anggaran Giant Sea Wall Rp481 Miliar

DPR Setujui Anggaran Giant Sea Wall Rp481 Miliar

Kapal Pembawa 11 Turis Asing Hilang Kontak di Gorontalo

Basarnas Kekurangan Anggaran Rp 2,29 T untuk Operasi SAR 2027

Kyohei Yoshino Jadi Bek Dadakan di Persija

Kyohei Yoshino Jadi Bek Dadakan di Persija

Kalau Korporasi Hancur, Retail Juga akan Hancur

RAPBN 2027 Dibawa ke Paripurna Pekan Depan

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Jaksa Penuntut Nadiem Dipromosi Jadi Kajari Jakut

Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mau Pidato di Sidang Umum PBB

Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mau Pidato di Sidang Umum PBB

Dari Bendungan hingga Labuan Bajo, Jejak Jokowi yang Sulit Dipisahkan dari NTT

Jokowi Jelaskan Riwayat Pendidikan Gibran

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, September 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Ternyata, 90 Persen Lahan Ibukota Baru Sudah Dikuasai Negara

by Zamzami Ali
Agustus 28, 2019
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA

ASPEK.ID, JAKARTA – Berapa luas tanah yang diperlukan untuk menyambut lokasi baru pusat pemerintahan baru Indonesia? Luasan tanah yang ditetapkan ternyata seluas 40 ribu hektar dan saat ini pemerintah sudah menguasai sebesar 90 persen.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa dari 180 ribu hektar lahan untuk ibukota baru, tahap awal yang dipakai seluas 40 ribu hektar.

“Ini bisa dilakukan perluasan sampai 180 ribu dan sebagian besar lahan saat ini telah dipegang oleh pemerintah,” kata Bambang di Jakarta, Senin (26/8/2019).

BacaJuga

Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir Solok, Prioritaskan Pemulihan Lahan Pertanian

Komdigi akan Matikan Internet Nasional Selama Tiga Hari itu Hoaks

Starbucks Tutup 250 Gerai Pekan Ini

20 Juta Warga Indonesia Sakit Diabetes, Nomor  5 Terbanyak di Dunia

Jokowi: Semua Bekerja Keras Agar PSI Lolos PT 5-7 Persen

DPR Setujui Anggaran Giant Sea Wall Rp481 Miliar

Sementara itu Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil menyatakan, meski sisa 10% tanahnya belum dikuasai, namun pemerintah akan melakukan pembebasan saat dibutuhkan.

“Sisa tanah itu bisa digunakan untuk lahan pembuatan jalan penghubung dari dan ke ibukota baru. Sisa tanah 10 persen (kalau dibebaskan) hanya untuk jalan pengubung saja,” kata Sofyan dilansir dari laman Detik, Selasa (27/8).

“Itu 90% adalah tanah negara, paling sisanya kalau dibebaskan hanya untuk jalan-jalan penghubung saja dan saat ini statusnya telah dibekukan untuk menghindari spekulan tanah,” jelas Sofyan.

Sementara itu Gubernur Kaltim Isran Noor mengemukakan bahwa pemeirntah provinsi yang dipimpinnya beserta segenap warga Kaltim siap menerima pemindahan ibu kota negara dari Jakarta.

“Kalau kami semua siap, masyarakat siap, pemerintah daerah siap, dan kita akan melakukan koordinasi dengan Walikota, Samarinda dan Balikpapan, kemudian  Bupati Kutai Kartanegara dan Bupati Penajam Paser Utara. Itu kesiapan kita, tentu tidak ada pilihan lain kecuali harus siap,” tegas Isran.

Dia meyakini, dampak positif pemindahan ibu kota itu bukan hanya untuk kepentingan Kalimantan Timur, tapi juga untuk semua provinsi dan wilayah yang ada di Kalimantan, termasuk juga provinsi-provinsi yang ada di wilayah tengah dan timur.

Komentar
Share19Tweet11SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jokowi Setuju Rancangan Istana di Ibu Kota Baru

Bambang Susantono Bakal Jadi Kepala Otorita IKN, Ini Tugas dan Wewenangnya

Ibu Kota Negara Indonesia dipastikan pindah ke Provinsi Kalimantan Timur. Rencana ini telah ditandatangani Presiden Joko Widodo secara resmi melalui...

Temui Jokowi, Tokoh Masyarakat dan Adat Kaltim Dukung Pembangunan IKN

Presiden Jokowi menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat dan adat Kalimantan Timur di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman,...

5 Alasan Kaltim Jadi Ibu Kota Baru

KSP: Tidak Ada Timsus Pilih Kepala Otorita IKN

Kantor Staf Presiden (KSP) memastikan tidak ada tim khusus (timsus) untuk menyeleksi nama-nama calon Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN)...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In