• Latest
  • Trending
KSP Minta LKPP dan BPKP Perkuat Pelaksanaan Kartu Prakerja

Moeldoko Apresiasi Keringanan Bea Masuk AS Bagi Produk Ekspor RI

Pertamina Tambah Titik Operasional BBM Satu Harga di NTB

Pertamina Pastikan Harga BBM Sesuai Kebijakan Pemerintah

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa M 5,9 Guncang Kepulauan Seribu, Terasa hingga Bogor

Persis Solo Resmi Umumkan 32 Pemain untuk Championship 2026/27

Persis Solo Resmi Umumkan 32 Pemain untuk Championship 2026/27

Wapres Gibran Jenguk Siswa Keracunan MBG & Minta Maaf   

Wapres Gibran Jenguk Siswa Keracunan MBG & Minta Maaf   

Bisnis SMS dan Telepon Turun, Telkom Indonesia Masih Laba Rp 16,46 T

Danantara Ungkap Alasan Pemindahan Kantor BGN ke Gedung Telkom

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Periksa Anggota Polri Terkait Pengembangan Kasus Suap Bupati Bekasi

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Air Sungai Surut, Kalimantan Alami Kelangkaan BBM, Pertamina Pasok Melalui Darat

Wapres Gibran Tinjau Penanganan Karhutla Kalteng

Wapres Gibran: Keselamatan Anak-anak Harus Jadi Prioritas  di Karhutla

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal Lewat Selat Sunda Diminta Waspada

Basarnas: Helikopter Sulit Cari Jurnalis Hilang karena Asap Anak Krakatau

Pertamina Patra Niaga Terus Dorong Penggunaan Energi yang Lebih Baik

Pertamina Pastikan Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik

Polda Terbitkan SP3 Eggi dan Damai, Jokowi Tunjukan Sikap Negarawan

Eks Jubir KPK Temui Jokowi di Solo

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, September 12, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Moeldoko Apresiasi Keringanan Bea Masuk AS Bagi Produk Ekspor RI

by Zamzami Ali
November 13, 2020
in EKONOMI
KSP Minta LKPP dan BPKP Perkuat Pelaksanaan Kartu Prakerja

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko. (Foto: Ist/HO]

ASPEK.ID, JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengapresiasi perpanjangan fasilitas keringanan bea masuk dalam skema Generalized System of Preferences (GSP).

Fasilitas GSP ini diberikan oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) bagi produk ekspor yang berasal dari Indonesia.

“Ini menjadi supporting (dukungan) yang luar biasa untuk Indonesia dalam meningkatkan perekonomian menjadi semakin lebih baik,” kata Moeldoko saat menerima Duta Besar AS untuk Indonesia Sung Yong Kim di Gedung Bina Graha Jakarta, Jumat (13/11).

BacaJuga

Anggota DPR Masuk Desil 4, BPS Jelaskan Penyebab

Buka Rekening 200 Juta Warga, Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun

Purbaya: Ada Rp 100 Triliun Uang Pemda tidak Terpakai

Karhutla dan Abu Anak Krakatau Ancam Aktivitas Ekonomi Hingga Rp 123,1 Triliun

Harga Emas Antam 8 September 2026 Turun, Segini Harganya

OJK Tutup 951 Pinjol Ilegal

Dengan perpanjangan fasilitas GSP, Moeldoko sebagaimana dilansir dari laman Antara meminta investor tidak khawatir untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Apalagi saat ini, tambah mantan Panglima TNI tersebut, stabilitas politik, keamanan dan ekonomi di Indonesia terjaga baik.

Dengan terjaganya stabilitas, ujar mantan Panglima TNI itu, hubungan bilateral perekonomian antara Indonesia dan AS dalam investasi, dan juga sektor lainnya seperti pendidikan dan kesehatan dapat semakin kuat.

“Stabilitas politik, ekonomi, dan keamanan ini kami jaga dengan baik,” ujarnya.

Pemerintah RI, ujar Moeldoko juga berupaya terus memperbaiki tatanan regulasi untuk mempermudah aliran investasi. Hal itu pula yang membuat pemerintah menginisiasi perumusan Undang-Undang Cipta Kerja.

UU pertama yang dibuat dengan Omnibus Law itu ditujukan agar Indonesia dapat mengakselerasi pendapatan per kapita agar tidak terjebak menjadi negara berpendapatan menengah.

“Kebutuhan logistik juga terjaga melalui pembangunan infrastruktur baik darat, laut, dan udara sehingga transportasi menjadi mudah dan terjangkau,” ujarnya.

Sedangkan Dubes AS Sung Yong Kim memandang perpanjangan GSP akan turut meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara.

Di sisi lain, Kim juga menyampaikan bahwa pemerintah AS menyambut positif pengesahan UU Cipta Kerja.

“Undang-undang tersebut akan meningkatkan iklim investasi di Indonesia. Terutama, mengenai stabilitas, konsistensi, dan transparansi,” ujar Kim.

Kim yang akan bertugas sebagai Dubes AS untuk Indonesia dalam 3 tahun ke depan juga menginginkan kerja sama lebih erat dan lebih aktif di sektor kesehatan dan pendidikan.
Kim berjanji akan berusaha mengeksplorasi upaya-upaya baru untuk berkolaborasi dengan Indonesia.

Misalnya, di bidang kesehatan, Kim berharap AS dapat terus berkontribusi dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia, terutama melalui sumbangan ventilator.

“Dari sisi pendidikan, saya juga berharap, lebih banyak lagi pelajar Indonesia yang bisa bersekolah di AS. Apalagi kami yakin, AS memberikan pendidikan lebih baik dari negara lain,” ungkapnya.

Komentar
Share128Tweet80SendShareShare22Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Peringati Paskah, Moeldoko Ajak Indonesia Jaga Toleransi

PLN Tampilkan Kesiapan Ekosistem EV di Indonesia

Kepala Staf Kepresidenan Indonesia sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko membuka Periklindo Electric...

KSP Minta LKPP dan BPKP Perkuat Pelaksanaan Kartu Prakerja

Moeldoko: RI Harus jadi Pemain Utama Mobil Listrik di Global

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan, Indonesia harus menjadi pemain utama dalam pengembangan kendaraan listrik di tingkat global. Hal itu, kata Moeldoko, karena...

Peringati Paskah, Moeldoko Ajak Indonesia Jaga Toleransi

Moeldoko Beri ICW 3×24 Jam untuk Minta Maaf

ASPEK.ID, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memberikan waktu 3 x 24 jam kepada Indonesia Corruption Watch (ICW) untuk...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In