ASPEK.ID, JAKARTA – Pendiri sekaligus CEO Tesla Inc, Elon Reeve Musk, resmi menjadi orang terkaya di dunia saat ini. Dia menggeser bos Amazon, Jeff Bezos yang berada di urutan pertama sejak 2017.
Hal ini didapat berkat kenaikan saham Tesla Inc (TSLA) yang melonjak hampir 8% pada penutupan perdagangan di bursa AS semalam.
Lonjakan itu juga mendorong nilai pasar saham perusahaan milik Elon Musk mengalahkan Facebook untuk pertama kalinya. Valuasi perusahaan tercatat naik lebih dari 700% dalam 12 bulan terakhir.
Kapitalisasi pasar Tesla sekarang mencapai US$ 774 miliar setara Rp 10.800 triliun (kurs Rp 14.00/US$), sementara kapitalisasi pasar Facebook sebesar US$ 765 miliar setelah sahamnya naik 2%.
Hal itu juga membuat Tesla menjadi perusahaan paling berharga di Wall Street atau bursa saham New York, tepat di belakang induk Google, Alphabet dan berhasil menyalip Facebook.
Berdasarkan data Bloomberg Billionaires Index, pria berusia 49 tahun itu mencatatkan kekayaan sebesar US$ 195 miliar atau setara Rp 2.742 triliun (kurs Rp 14.000).
Dilansir dari CNBC, Jumat (8/1/2021), saham TSLA yang tercatat di indeks Nasdaq Composite berada di level US$ 816,04 per lembar.
Tesla kini menjadi perusahaan otomotif paling berharga di dunia. Padahal, jumlah produksi kendaraannya hanya sebagian kecil dibandingkan saingannya seperti Toyota, Volkswagen dan General Motors.
Pada Juli 2020, Elon Musk menggeser Warren Buffett dari posisi orang terkaya ke-7 di dunia. Lalu, pada November 2020 Musk menggeser Bill Gates dari posisi orang terkaya ke-2 di dunia.
Kenaikan harta Elon Musk lebih besar ketimbang seluruh kekayaan bersih Bill Gates yang sebesar US$ 134 miliar atau setara Rp 1.884 triliun.























