• Latest
  • Trending
Rugi Rp617 Miliar, Matahari Tutup 7 Toko

Mall Sepi, Matahari Tutup 2 Gerai

Tunjangan Khusus Pegawai PPATK Naik hingga Rp47,5 Juta

PPATK Tidak Blokir Rekening Donasi Demo Pati ke Jakarta

Kejagung Telusuri Aset Eks Stafsus Nadiem Meski Masih Buron

Kejagung Limpahkan Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra ke Kejari Jakpus

Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan XXXIII

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Ditutup 30 Agustus, Ini Daftar Kampus yang Masih Sepi Peminat

Adhi Karya Ajukan PMN Rp 3 Triliun untuk 2021

BEI Suspensi Saham ADHI Imbas Tunda Bayar Bunga Dua Obligasi

Survei Indikator: Dedi Mulyadi Salip Prabowo di Bursa Capres

Gerindra Jabar Buka Suara soal Rumor Dedi Mulyadi Hijrah ke PSI

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dibawa ke Jakarta

Pesawat Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin

Pesawat Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin

Siaga Tempur, 600 Prajurit TNI dan 5 Kapal Perang ke Natuna

TNI Kerahkan 8.012 Prajurit dan 27 Alutsista untuk Penanganan Gempa NTT

Pandemi Tak Hilangkan Makna & Kesyahduan Ramadan

Pramono Luruskan Isu Soal Tarif Parkir Mobil Jakarta Naik Rp 60 Ribu per Jam

Jelang 100 Hari, Begini Penilaian Prabowo Terhadap Kabinetnya

Prabowo Kumpulkan Kepala BIN hingga Menhan di Hambalang, Ini yang Dibahas

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Jelang Championship, Ricky Nelson Siapkan Senjata Baru Persis Solo

Prabowo ke Riau, Pastikan Karhutla Padam

Prabowo ke Riau, Pastikan Karhutla Padam

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Mall Sepi, Matahari Tutup 2 Gerai

by Aspek
Juli 2, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
Rugi Rp617 Miliar, Matahari Tutup 7 Toko

Suasana Matahari Department Store di Pasaraya Manggarai, Jakarta, Selasa (19/9/2017). PT Matahari Department Store Tbk menutup dua gerai yang berlokasi di Pasaraya Blok M dan Pasaraya Manggarai pada akhir bulan September 2017 akibat pusat perbelanjaan tersebut sepi pengunjung. [Kristianto Purnomo/Kompas.com]

Jakarta –  Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) membenarkan kabar ditutupnya dua gerai Matahari Departement Store di kawasan Tangerang, Banten. Terjadinya tren pusat perbelanjaan yang sepi menjadi salah satu penyebabnya.

Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengatakan fenomena tutup gerai di kalangan peritel menjadi hal yang umum terjadi. Menurutnya penutupan gerai Matahari di Tangerang murni menjadi strategi bisnis manajemen.

BacaJuga

PPATK Tidak Blokir Rekening Donasi Demo Pati ke Jakarta

Kejagung Limpahkan Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra ke Kejari Jakpus

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Ditutup 30 Agustus, Ini Daftar Kampus yang Masih Sepi Peminat

BEI Suspensi Saham ADHI Imbas Tunda Bayar Bunga Dua Obligasi

Gerindra Jabar Buka Suara soal Rumor Dedi Mulyadi Hijrah ke PSI

Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dibawa ke Jakarta

“Itu jadi baguan dari strategi perusahaan, kan dari tahun lalu ada pergantian manajemen, mungkin itu bagian dari rencana kerja baru,” ujar Budihardjo, Senin (1/7/2024).

Budihardjo tak menampik bahwa fenomena sepinya pusat perbelanjaan telah berdampak pada pendapatan gerai ritel penyewa pusat perbelanjaan. Termasuk Matahari Departement Store. Menurutnya sepinya pengunjung untuk berbelanja di mall saat ini lebih cenderung disebabkan daya saing yang rendah pada produk di dalam negeri.

Kalangan menengah atas lebih memilih untuk berbelanja ke luar negeri, sementara kalangan menengah bawah lebih memilih berbelanja pakaian impor ilegal yang harganya jauh lebih murah. Ruwetnya tata kelola impor, kata dia, membuat produk di dalam negeri jadi kalang saing. Dampaknya, pakaian impor merek global di Indonesia cenderung lebih mahal dibandingkan di negara lain.

“Kalau mall aja tidak didatangi orang, kafe dan departement store juga enggak kebagian traffic. Sebenarnya peluang usaha di Indonesia besar, namun belum ada kebijakan yang tepat aja,” ucapnya.

Komentar
Share38Tweet24SendShareShare7Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Catat Puncak Panas di Indonesia

Indonesia dilanda cuaca panas berkepanjangan pada beberapa hari belakangan, tepatnya di minggu keempat April 2023. Bahkan pada Selasa (25/4/2023), Badan...

Atap Gedung DPR/MPR Dipasang Panel Surya

Gedung di DPR /MPR RI Senayan, Jakarta  akan dipasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) oleh PT Agra Surya Energy. Kerja...

Rugi Rp617 Miliar, Matahari Tutup 7 Toko

Buyback Saham, Matahari Rogoh Rp450 Miliar

ASPEK.ID, JAKARTA - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) akan beli kembali saham atau buyback atas saham-saham yang telah dikeluarkan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In