ASPEK.ID, JAKARTA – Proses restrukturisasi perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor karya kini memasuki tahap akhir. Pemerintah memastikan langkah selanjutnya adalah fase konsolidasi yang akan memperkuat struktur bisnis dan tata kelola perusahaan.
Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa restrukturisasi yang berjalan selama ini telah mencapai hampir final. Fokus berikutnya adalah mengelompokkan kekuatan BUMN Karya ke dalam tiga lini utama, yakni konstruksi bangunan (building), infrastruktur, serta engineering procurement and construction (EPC).
Menurutnya, tahap restrukturisasi diawali dengan pembenahan mendasar pada kondisi keuangan perusahaan. Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah penyesuaian nilai aset dan perbaikan laporan keuangan melalui mekanisme impairment, termasuk penataan ulang utang.
“Mereka (BUMN Karya) kan saat ini sudah melakukan restrukturisasi, sudah hampir final. Kita sudah lakukan impairment juga terhadap bolong-bolong bukunya. Kemudian restrukturisasi terhadap hutang-hutangnya. Setelah ini mereka masuk ke fase konsolidasi,” ujar Dony, Selasa (17/3).
Dony menjelaskan, setelah fondasi keuangan dinilai lebih sehat, perusahaan-perusahaan BUMN Karya akan memasuki tahap konsolidasi berbasis kompetensi. Setiap entitas akan diarahkan fokus pada bidang usaha yang paling sesuai dengan keunggulan masing-masing.
Langkah ini diyakini dapat memperkuat efisiensi sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan pelat merah di sektor konstruksi dan infrastruktur.
Selain itu, Dony menegaskan bahwa proses transformasi ini juga diiringi dengan komitmen terhadap transparansi. Ia membuka ruang pengawasan publik sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.
“Kalau ada yang tidak baik, tidak benar, langsung diangkat saja. Tidak apa-apa. Kan itu bentuk daripada kontrol terhadap BUMN-BUMN yang memang milik rakyat,” ujarnya.
Dengan perbaikan fundamental dan konsolidasi yang segera berjalan, pemerintah optimistis kinerja BUMN Karya ke depan akan lebih solid, sehat, dan akuntabel. []
























